Ini Identitas 24 Warga Sipil Selamat dari Serangan KKB di Nduga Papua

Kompas.com - 06/12/2018, 21:49 WIB
Tampak warga sipil yang ditemukan selamat dievakuasi ke Timika John Roy Purba/IstimewaTampak warga sipil yang ditemukan selamat dievakuasi ke Timika


JAYAPURA, KOMPAS. com - Sebanyak 24 orang warga sipil yang nyawanya terancam dibunuh oleh Kelompok Kriminal Bersenjata ( KKB) berhasil dievakuasi dari Distrik Mbua, Kabupaten Nduga, Papua, selama 3 hari terakhir.

Kini 24 warga sipil tersebut telah dievakuasi ke Kota Timika, Kabupaten Mimika, untuk menjalani perawatan medis dan psikologi untuk menghilangkan rasa trauma yang mereka alami.

Sementara korban meninggal dunia sampai sejauh ini masih berjumlah 16 orang yang ditemukan di Puncak Kabo, yang tak jauh dari kamp PT Istaka Karya yang melaksanakan pembangunan jembatan Jalan Trans Papua, di Kali Yigi-Kali Aurak, Distrik Yigi, Kabupaten Nduga.

Berikut nama-nama 24 warga sipil yang dievakuasi

1. Marthinus Sampe (Istaka Karya)

2. Jefriyanto (Istaka Karya)

3. Ayub (Istaka Karya)

4. Jimmy Aritonang (Istaka Karya)

5. Johny Arung (Istaka Karya)

6. Tarki (Istaka Karya)

7. Matheus Palinggi (Istaka Karya)

8. Awan Maulana (pekerja tower Telkomsel)

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Update Covid-19 Mimika: Total 205 Kasus Positif, 122 Pasien Masih Dirawat

Update Covid-19 Mimika: Total 205 Kasus Positif, 122 Pasien Masih Dirawat

Regional
Knalpot Blong Picu Keributan Antarwarga di Tapanuli Selatan, 1 Orang Tewas

Knalpot Blong Picu Keributan Antarwarga di Tapanuli Selatan, 1 Orang Tewas

Regional
Ombsudman Sumsel Investigasi Pemecatan 109 Tenaga Medis Ogan Ilir

Ombsudman Sumsel Investigasi Pemecatan 109 Tenaga Medis Ogan Ilir

Regional
Update Covid-19 NTB: Bayi 9 Bulan Meninggal, Tambah 25 Kasus Positif Baru

Update Covid-19 NTB: Bayi 9 Bulan Meninggal, Tambah 25 Kasus Positif Baru

Regional
Selama 5 Hari Gunungkidul Nihil Kasus Baru VIrus Corona

Selama 5 Hari Gunungkidul Nihil Kasus Baru VIrus Corona

Regional
Seekor Dugong Diselamatkan Setelah Terjerat Pukat Nelayan di Ketapang

Seekor Dugong Diselamatkan Setelah Terjerat Pukat Nelayan di Ketapang

Regional
Khofifah: Malang Raya Penuhi 6 Syarat Transisi Menuju Fase New Normal

Khofifah: Malang Raya Penuhi 6 Syarat Transisi Menuju Fase New Normal

Regional
Kapalnya Tenggelam, 6 ABK Terapung 3 Hari di Lautan hingga Ditolong Kapal Tangker

Kapalnya Tenggelam, 6 ABK Terapung 3 Hari di Lautan hingga Ditolong Kapal Tangker

Regional
Kronologi Bentrok Warga Dua Desa di Tapanuli Selatan: Dipicu Tembakan dari Senjata Mainan hingga Massa Bakar Rumah dan Motor

Kronologi Bentrok Warga Dua Desa di Tapanuli Selatan: Dipicu Tembakan dari Senjata Mainan hingga Massa Bakar Rumah dan Motor

Regional
'Surabaya Bisa Jadi Wuhan kalau Warganya Tidak Disiplin'

"Surabaya Bisa Jadi Wuhan kalau Warganya Tidak Disiplin"

Regional
Bentrok Warga Gara-gara Senjata Mainan, 1 Rumah dan Sepeda Motor Dibakar, 6 Orang Luka

Bentrok Warga Gara-gara Senjata Mainan, 1 Rumah dan Sepeda Motor Dibakar, 6 Orang Luka

Regional
Detik-detik Kapal Yacht dari Australia Dibegal di Perairan Lampung

Detik-detik Kapal Yacht dari Australia Dibegal di Perairan Lampung

Regional
[POPULER NUSANTARA] Cerita Pemburu Tersesat 5 Hari di Hutan | WNA Australia Dirompak dan Telantar di Laut

[POPULER NUSANTARA] Cerita Pemburu Tersesat 5 Hari di Hutan | WNA Australia Dirompak dan Telantar di Laut

Regional
Viral Cuitan Dokter Soal Bobroknya Penanganan Corona di Surabaya, Ini Fakta Lengkapnya

Viral Cuitan Dokter Soal Bobroknya Penanganan Corona di Surabaya, Ini Fakta Lengkapnya

Regional
Terancam Dicopot dan Diduga Mabuk, Fakta Kapolsek Tabrak Rumah dan Tewaskan 2 Warga

Terancam Dicopot dan Diduga Mabuk, Fakta Kapolsek Tabrak Rumah dan Tewaskan 2 Warga

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X