Ridwan Kamil Sebut Menteri PUPR akan Bantu Revitalisasi Kalimalang

Kompas.com - 04/12/2018, 06:00 WIB
Desain akhir penataan sungai Kalimalang, Kota Bekasi yang diunggah Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil dalam akun Instagramnya @ridwankamil, Senin (3/12/2018). Instagram @ridwankamilDesain akhir penataan sungai Kalimalang, Kota Bekasi yang diunggah Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil dalam akun Instagramnya @ridwankamil, Senin (3/12/2018).


BANDUNG, KOMPAS.com - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengatakan, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat ( PUPR) bakal membantu proyek revitalisasi Kalimalang, Bekasi.

Pria yang akrab disapa Emil itu menuturkan, dukungan itu langsung disampaikan oleh Menteri PUPR Basuki Hadimuljono yang berkomitmen mengeluarkan dana sekitar Rp 40 miliar untuk proyek tersebut.

"Sudah ada berita baik, saking bergembiranya semua orang Pak Menteri PU akan memberikan dana dari APBN sebanyak Rp 40 miliar juga," ujar Emil saat ditemui di Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Senin (3/12/2018) malam.

Dengan tambahan anggaran itu, kata Emil, revitalisasi Kalimalang akan dikerjakan langsung 2 segmen. Adapun perbaikan akan dilakukan sepanjang 5,6 kilometer yang dibagi dalam 4 segmen.

"Jadi asalnya dari satu segmen, alhamdulillah Kalimalang akan jadi dua segmen. Satu segmen dari APBN pusat satu segmen dari APBD Provinsi," ungkapnya.

Baca juga: Ridwan Kamil Tunjukkan Desain Akhir Penataan Zona 1 Kalimalang

Ia menambahkan, secara konsep, tak ada yang berubah dari desain awal. Revitalisasi itu akan dibagi dalam empat zona. Seluruh desain dikerjakan oleh Sibarani Sofian, arsitek dari Urban+.

"Itu kan saluran air bersih. Jadi alhamdulilah keindahannya itu bukan omong kosong, bukan sungai warna cokelat ini memang bersih karena air minum. Kedua, di sana ada taman sejarah seperti yang ada di Bandung sehingga sejarah Bekasi akan berlangsung, kemudian di sana ada kegiatan budaya warga Bekasi, rekreasi ada tiga spot yang dilakukan untuk ekspresi berkesenian," tutur Emil.

"Kemudian ada tower sebagai landmark Bekasi akan dibangun di sana, sehingga khas untuk kota metropolitan kan memang ruang terbuka, konsep ini tidak saya tawarkan di kabupaten tapi di kota yang padat. Terindikasikan Kota Bekasi warganya lebih senang ke mall karena tidak ada pilihan," papar Emil.

Ia menambahkan, anggaran sebesar Rp 40 miliar untuk Kalimalang sudah diajukan kepada Mendagri agar proyek itu bisa dieksekusi mulai tahun depan.

"Sudah diajukan ke Mendagri. Kan prosedurnya APBD sudah ketok palu deal secara politik tunggu persetujuan Kemendagri setelah itu kita lelang, eksekusi," jelasnya. 



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

'Herlis Memang Pulang Kampung, Tapi Sudah Jadi Mayat'

"Herlis Memang Pulang Kampung, Tapi Sudah Jadi Mayat"

Regional
Kebijakan Wali Kota Hendi Antar Semarang Jadi Pilot Project Pendataan Keluarga

Kebijakan Wali Kota Hendi Antar Semarang Jadi Pilot Project Pendataan Keluarga

Regional
Rehabilitasi Anak-anak Tuli di Purbalingga, Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan ABD

Rehabilitasi Anak-anak Tuli di Purbalingga, Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan ABD

Regional
Pedagang Pasar di Surakarta Antusias Divaksin, Ganjar OptimistisPercepat Vaksinasi Pedagang Pasar

Pedagang Pasar di Surakarta Antusias Divaksin, Ganjar OptimistisPercepat Vaksinasi Pedagang Pasar

Regional
Kronologi Pria Mabuk Tembak Dada Bocah 8 Tahun yang Sedang Main, Bermula Omongannya Diacuhkan

Kronologi Pria Mabuk Tembak Dada Bocah 8 Tahun yang Sedang Main, Bermula Omongannya Diacuhkan

Regional
Bocah 8 Tahun Diterkam Buaya di Depan Sang Ayah, Jasad Ditemukan Utuh di Dalam Perut Buaya

Bocah 8 Tahun Diterkam Buaya di Depan Sang Ayah, Jasad Ditemukan Utuh di Dalam Perut Buaya

Regional
Wali Kota Tegal Abaikan Saran Gubernur untuk Cabut Laporan, Ganjar: Padahal, Saya Ajak Bicara Sudah 'Siap, Pak'

Wali Kota Tegal Abaikan Saran Gubernur untuk Cabut Laporan, Ganjar: Padahal, Saya Ajak Bicara Sudah "Siap, Pak"

Regional
Ibu yang Dilaporkan Anak ke Polisi: Saya Ketakutan, Saya Mengandung Dia 9 Bulan Tak Pernah Minta Balasan

Ibu yang Dilaporkan Anak ke Polisi: Saya Ketakutan, Saya Mengandung Dia 9 Bulan Tak Pernah Minta Balasan

Regional
[POPULER NUSANTARA] Kajari Gadungan Menginap 2 Bulan di Hotel Tanpa Bayar | Pelajar SMP Daftar Nikah di KUA

[POPULER NUSANTARA] Kajari Gadungan Menginap 2 Bulan di Hotel Tanpa Bayar | Pelajar SMP Daftar Nikah di KUA

Regional
Nama Ahli Waris Diubah, Anak Laporkan Ibu Kandung ke Polisi, Ini Ceritanya

Nama Ahli Waris Diubah, Anak Laporkan Ibu Kandung ke Polisi, Ini Ceritanya

Regional
Sandera Anak dan Rampok Uang Rp 70 Juta, Pria Ini Ditangkap 2 Jam Setelah Bebas dari Penjara

Sandera Anak dan Rampok Uang Rp 70 Juta, Pria Ini Ditangkap 2 Jam Setelah Bebas dari Penjara

Regional
Nur, Mantan Pegawai BCA, Ceritakan Awal Mula Salah Transfer Uang Rp 51 Juta hingga Ardi Dipenjara

Nur, Mantan Pegawai BCA, Ceritakan Awal Mula Salah Transfer Uang Rp 51 Juta hingga Ardi Dipenjara

Regional
Kampung Mati di Ponorogo, Berawal dari Pembangunan Pesantren Tahun 1850 hingga Warga Pindah karena Sepi

Kampung Mati di Ponorogo, Berawal dari Pembangunan Pesantren Tahun 1850 hingga Warga Pindah karena Sepi

Regional
Wali Kota Semarang Minta Jembatan Besi Sampangan Segera Difungsikan

Wali Kota Semarang Minta Jembatan Besi Sampangan Segera Difungsikan

Regional
Polsek Pekalongan Selatan, Sering Dikira Kafe karena Ada Minibar dan Penuh Lampu Hias

Polsek Pekalongan Selatan, Sering Dikira Kafe karena Ada Minibar dan Penuh Lampu Hias

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X