5 Fakta Kecelakaan Mobil Santri di Tangerang, Sopir Masih Belajar hingga Rem Blong

Kompas.com - 26/11/2018, 10:23 WIB
Ilustrasi kecelakaan nastenkapekaIlustrasi kecelakaan

KOMPAS.com - Kecelakaan tragis terjadi di kawasan Green Lake, Cipondoh, Tangerang, Minggu (25/11/2018).

Mobil bak terbuka yang mengangkut puluhan santri melaju tak terkendali hingga terguling. 3 santri meninggal dunia dan belasan lainnya luka-luka.

Dari hasil pemeriksaan polisi, rem mobil bak terbuka tersebut tidak berfungsi dan sang sopir masih belajar menyetir.


Berikut ini fakta di balik kecelakaan di Cipondoh.

1. Kronologi kecelakaan di Cipondoh, Tangerang

Ilustrasi kecelakaan.Autoevoluton Ilustrasi kecelakaan.

Mobil dengan nopol B-9029-RV memuat 23 orang santri melaju kencang dari arah Metland Ciledug mengarah ke Green Lake, sekitar pukul 11.30 WIB.

Pada saat melintas di Fly Over dan kondisi jalan berbelok serta menurun, kendaraan tersebut kehilangan kendali dan menabrak pembatas jalan sebelah kiri.
Akibatnya, kendaraan tersebut terbalik dan penumpang lebih dari 20 orang terpental keluar kendaraan.

"Dari kejadian tersebut, para santri tersebut terluka dan terdata ada yang meninggal dunia sebanyak tiga orang," kata Kasatlantas Polres Metro Tangerang Kota AKBP Ojo Ruslan di Tangerang.

Baca Juga: Bus Siswa SMP Grobogan Masuk Parit, 4 Tewas, Belasan Luka-luka

2. Tiga orang meninggal dunia, belasan luka-luka

Ilustrasi kecelakaan lalu lintastwitter.com/tmcpoldametro Ilustrasi kecelakaan lalu lintas

AKBP Ojo Ruslan di Tangerang mengatakan, korban yang meninggal tersebut bernama Syaif Ali Maulana (14), Mahmud Hanafi (16 ), dan Sofyan (15).

"Ada tiga orang yang meninggal akibat peristiwa kecelakaan tersebut sampai kini. Santri yang lainnya masih jalani perawatan," katanya seperti dikutip Antara.

Para santri yang terluka dibawa oleh anggota Polsek Cipondoh dan Lantas Polres Metro Tangerang ke RSUD Tangerang, RS Bhakti Asih, dan Sari Asih Ciledug.

Sebelumnya, mobil pikap dengan nopol B 9029 RV dengan total penumpang 23 orang mengalami kecelakaan yang diduga rem blong di Jalan Boulevard Green Lake Cipondoh pada pukul 11.30 WIB.

Baca Juga: Ini Identitas 4 Siswa SMP Grobogan yang Tewas Kecelakaan Bus

3. Diduga rem blong dan sopir baru belajar menyetir

Ilustrasi kecelakaan tanpa seat belt belakangtheaustralian.com.au Ilustrasi kecelakaan tanpa seat belt belakang

Dikutip dari Tribunnews, salah satu saksi bernama Amar (28), mengatakan, kecelakaan maut tersebut disebabkan rem mobil bak terbuka itu tidak berfungsi dan sopir baru belajar menyetir.

"Mobilnya kira-kira rem blong soalnya jalan kencang sekitar 60 kilometer per jam. Lagian itu sopirnya bocah baru belajar," kata Amar.

Amar menceritakan detik-detik bagaimana kendaraan berwarna merah itu mengalami kecelakaan.

"Dari arah atas mau turun mobil dari ujung sudah oleng. Terus mojok, terbalik tahu-tahu jatuh ada bocah ngegeletak satu anak kecil meninggal di tempat," ungkapnya.

Baca Juga: Kecelakaan Bus Siswa SMP, Polisi Amankan Supir

4. Polisi menunggu sopir pulih untuk dimintai keterangan

Ilustrasi garis polisi.THINKSTOCK Ilustrasi garis polisi.
 

Usai kecelakaan dan melakukan penyelidikan, Kasat Lantas Polres Metro Tangerang AKBP Ojo Ruslan mengatakan, sopir yang bernisial RFA masih berumur 18 tahun

RFA kini masih menjalani perawatan dan belum bisa dimintai keterangannya oleh polisi.

"Sopirnya juga masih dirawat di Rumah Sakit Sari Asih Ciledug, kondisinya sudah sadar namun masih belum bisa dimintai keterangan," kata Ojo Ruslan.

Baca Juga: Bus Bertabrakan dengan Isuzu Panther di Boyolali, 7 Orang Tewas

5. Rombongan santri usai mengikuti acara peringatan Maulid

IlustrasiSTOCKVAULT.net Ilustrasi

Rombongan santri yang mengalami kecelakaan di kawasan Green Lake, Cipondoh, berasal dari Pesantren Miftahul Huda Semanan.

Para santri itu baru saja menghadiri perayaan Maulid Nabi Muhammad di Kampung Pondok Pesantren KH Rosyid di Karang Tengah, Kota Tangerang.

Namun, dalam perjalanan pulang, kendaraan yang mereka tumpangi mengalami rem blong dan menabrak pembatas jalan.

Seperti diketahui, saat itu kendaraan yang disopiri RFA melaju sangat kencang dari arah Ciledug. Mobil sempat melayang sebelum terguling di jalan.

Baca Juga: Fakta Kecelakaan Maut di Pasuruan, Mobil Terseret 50 Meter hingga 3 Orang Terbakar

Sumber: KOMPAS.com (Sandro Hatra)/ Tribunnews/ Antara

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Terkena Jebakan Babi, Pemburu Burung di Sumsel Tewas Tersetrum

Terkena Jebakan Babi, Pemburu Burung di Sumsel Tewas Tersetrum

Regional
PVMBG Sebut Lokasi Longsor di Tol Cipularang KM 118 Dulunya Daerah Aliran Sungai

PVMBG Sebut Lokasi Longsor di Tol Cipularang KM 118 Dulunya Daerah Aliran Sungai

Regional
Sempat Tertimbun Longsor, Akses Jalan Geopark Cileteuh Kembali Dilintasi Kendaraan

Sempat Tertimbun Longsor, Akses Jalan Geopark Cileteuh Kembali Dilintasi Kendaraan

Regional
Inovatif, Aspal Jalan di Semarang Berbahan Baku Sampah Plastik Kresek

Inovatif, Aspal Jalan di Semarang Berbahan Baku Sampah Plastik Kresek

Regional
Hati-hati, Tol Cipularang KM 118 Berpotensi Longsor Kembali

Hati-hati, Tol Cipularang KM 118 Berpotensi Longsor Kembali

Regional
Rekomendasi PVMBG soal Longsor yang Mengancam Tol Cipularang KM 118

Rekomendasi PVMBG soal Longsor yang Mengancam Tol Cipularang KM 118

Regional
Cerita Milla, Mahasiswi Program Doktor yang Jalani Observasi di Natuna, Rindu Keluarga

Cerita Milla, Mahasiswi Program Doktor yang Jalani Observasi di Natuna, Rindu Keluarga

Regional
Matt Wright Pulang ke Australia, Buaya di Sungai Palu Masih Berkalung Ban

Matt Wright Pulang ke Australia, Buaya di Sungai Palu Masih Berkalung Ban

Regional
Seberangi Sungai Ciawi, Seorang Ibu Muda Tewas Terseret Banjir Bandang

Seberangi Sungai Ciawi, Seorang Ibu Muda Tewas Terseret Banjir Bandang

Regional
Bangunan SMP di Tasikmalaya Jebol, Kegiatan Belajar Siswa Tak Terganggu

Bangunan SMP di Tasikmalaya Jebol, Kegiatan Belajar Siswa Tak Terganggu

Regional
Ratusan ASN Diduga Sebarkan Konten Provokasi Lewat Medsos

Ratusan ASN Diduga Sebarkan Konten Provokasi Lewat Medsos

Regional
Ini Penyebab Longsor yang Mengancam Tol Cipularang KM 118

Ini Penyebab Longsor yang Mengancam Tol Cipularang KM 118

Regional
Banjir Surut, BPBD Tasikmalaya Imbau Warga Tetap Waspada

Banjir Surut, BPBD Tasikmalaya Imbau Warga Tetap Waspada

Regional
Ular Piton 4 Meter Diamankan Usai Menelan Ayam Milik Warga di Ngawi

Ular Piton 4 Meter Diamankan Usai Menelan Ayam Milik Warga di Ngawi

Regional
Ritual Usir Setan Berujung Maut, Ayah Tega Bunuh Anaknya yang Berusia 3 Tahun

Ritual Usir Setan Berujung Maut, Ayah Tega Bunuh Anaknya yang Berusia 3 Tahun

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X