Sandiaga: Banyak Petani Tidak Punya Akses Pupuk Organik karena Data Simpang Siur

Kompas.com - 24/11/2018, 14:34 WIB
Calon wakil presiden nomor urut 02 Sandiaga Salahudin Uno dalam diskusi bersama Gapoktan di Lapangan Pasar Bunga, Desa Sidomulyo, Kecamatan Batu, Kota Batu, Jawa Timur, Sabtu (24/11/2018). KOMPAS.com/ANDI HARTIKCalon wakil presiden nomor urut 02 Sandiaga Salahudin Uno dalam diskusi bersama Gapoktan di Lapangan Pasar Bunga, Desa Sidomulyo, Kecamatan Batu, Kota Batu, Jawa Timur, Sabtu (24/11/2018).

MALANG, KOMPAS.com - Calon wakil presiden nomor urut 02 Sandiaga Salahudin Uno menyoroti data petani yang dianggapnya masih simpang siur.

Menurut dia, banyak petani yang belum terdata dan berpengaruh terhadap akses penyaluran bantuan pupuk organik.

"Menurut saya, basisnya itu data. Kita harus kuatkan data kita. Karena kita tahu data kita ini simpang siur, banyak petani yang belum terdata belum mendapatkan akses terhadap pupuk organik," kata Sandiaga dalam diskusi bersama Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan), di Lapangan Pasar Bunga, Desa Sidomulyo, Kecamatan Batu, Kota Batu, Jawa Timur, Sabtu (24/11/2018).

Sandiaga tidak menyebutkan secara eksplisit jumlah petani yang tidak terdata dan tidak memiliki akses untuk bantuan pupuk organik.


Baca juga: Sandiaga: Ada Lulusan S2 Kehilangan Pekerjaan dan Jadi Ojek Online

Ia hanya mengatakan bahwa ada persentase 30 persen dan 70 persen.

Artinya, dari jumlah petani yang ada, sebanyak 70 persen terdata dan sisanya sebanyak 30 persen tidak terdata.

Jumlah petani yang terdata sebesar 70 persen itu pun dinilainya tidak sinkron.

"Selalu kita lihat bahwa konsepnya 30-70, dari 70 persen yang terdata, 30 persennya tidak terdata. 70 persen yang terdata, rata-rata datanya tidak sinkron. Tidak terharmonisasi dengan baik," kata Sandiaga.

Oleh karena itu, lanjut Sandiaga, ia bersama Prabowo Subianto mempersiapkan program Indonesia Smart Mission.

Program itu untuk mengintegrasikan semua data, termasuk data para petani.

Baca juga: Sandiaga Senang Bisa Iris Tempe Setipis Kartu ATM

"Di bawah pemerintahan Prabowo-Sandi, kita punya Indonesia Smart Mission, di mana semua data-data itu terintegrasi. Sehingga kita perlu tahu, sekarang bisa by name by address. Sudah ada pada lokasinya. Sudah ada jenis usahanya, jenis pertanian yang diungkap dalam sebuah data. Sekarang berbasis teknologi. Ini revolusi industri 4.0 dan kita bisa mampu hadirkan itu," kata Sandiaga.

Halaman:
Baca tentang
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Terkena Jebakan Babi, Pemburu Burung di Sumsel Tewas Tersetrum

Terkena Jebakan Babi, Pemburu Burung di Sumsel Tewas Tersetrum

Regional
PVMBG Sebut Lokasi Longsor di Tol Cipularang KM 118 Dulunya Daerah Aliran Sungai

PVMBG Sebut Lokasi Longsor di Tol Cipularang KM 118 Dulunya Daerah Aliran Sungai

Regional
Sempat Tertimbun Longsor, Akses Jalan Geopark Cileteuh Kembali Dilintasi Kendaraan

Sempat Tertimbun Longsor, Akses Jalan Geopark Cileteuh Kembali Dilintasi Kendaraan

Regional
Inovatif, Aspal Jalan di Semarang Berbahan Baku Sampah Plastik Kresek

Inovatif, Aspal Jalan di Semarang Berbahan Baku Sampah Plastik Kresek

Regional
Hati-hati, Tol Cipularang KM 118 Berpotensi Longsor Kembali

Hati-hati, Tol Cipularang KM 118 Berpotensi Longsor Kembali

Regional
Rekomendasi PVMBG soal Longsor yang Mengancam Tol Cipularang KM 118

Rekomendasi PVMBG soal Longsor yang Mengancam Tol Cipularang KM 118

Regional
Cerita Milla, Mahasiswi Program Doktor yang Jalani Observasi di Natuna, Rindu Keluarga

Cerita Milla, Mahasiswi Program Doktor yang Jalani Observasi di Natuna, Rindu Keluarga

Regional
Matt Wright Pulang ke Australia, Buaya di Sungai Palu Masih Berkalung Ban

Matt Wright Pulang ke Australia, Buaya di Sungai Palu Masih Berkalung Ban

Regional
Seberangi Sungai Ciawi, Seorang Ibu Muda Tewas Terseret Banjir Bandang

Seberangi Sungai Ciawi, Seorang Ibu Muda Tewas Terseret Banjir Bandang

Regional
Bangunan SMP di Tasikmalaya Jebol, Kegiatan Belajar Siswa Tak Terganggu

Bangunan SMP di Tasikmalaya Jebol, Kegiatan Belajar Siswa Tak Terganggu

Regional
Ratusan ASN Diduga Sebarkan Konten Provokasi Lewat Medsos

Ratusan ASN Diduga Sebarkan Konten Provokasi Lewat Medsos

Regional
Ini Penyebab Longsor yang Mengancam Tol Cipularang KM 118

Ini Penyebab Longsor yang Mengancam Tol Cipularang KM 118

Regional
Banjir Surut, BPBD Tasikmalaya Imbau Warga Tetap Waspada

Banjir Surut, BPBD Tasikmalaya Imbau Warga Tetap Waspada

Regional
Ular Piton 4 Meter Diamankan Usai Menelan Ayam Milik Warga di Ngawi

Ular Piton 4 Meter Diamankan Usai Menelan Ayam Milik Warga di Ngawi

Regional
Ritual Usir Setan Berujung Maut, Ayah Tega Bunuh Anaknya yang Berusia 3 Tahun

Ritual Usir Setan Berujung Maut, Ayah Tega Bunuh Anaknya yang Berusia 3 Tahun

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X