5 Fakta Baru Kasus Pembunuhan Sofyan, Mobil Korban Dijual Rp 22,5 Juta hingga Kronologi Versi Polisi

Kompas.com - 17/11/2018, 14:45 WIB
Fitriani (32) meratapi peti jenazah Sofyan (45) sopir taksi online yang menjadi korban perampokan, ketika berada di ruang kamar jenazah Rumah Sakit (RS) Bhayangkara Palembang, Sumatera Selatan, Jumat (16/11/2018). Sofyan sebelumnya ditemukan tewas dengan kondisi tinggal tulang. KOMPAS.com/ Aji YK PutraFitriani (32) meratapi peti jenazah Sofyan (45) sopir taksi online yang menjadi korban perampokan, ketika berada di ruang kamar jenazah Rumah Sakit (RS) Bhayangkara Palembang, Sumatera Selatan, Jumat (16/11/2018). Sofyan sebelumnya ditemukan tewas dengan kondisi tinggal tulang.

FR terpaksa menjual ponsel miliknya untuk membeli bensin dan melanjutkan perjalanan.

“Dari saksi itu yang menyebutkan jika melihat tersangka menjual handphone karena kehabisan bensin. Selanjutnya kami kejar,” ujar Yustan.

Di tengah perjalanan, tepatnya di areal perkebunan kelapa sawit, Kecamatan Lakitan, Kabupaten Musi Rawas, jasad Sofyan yang telah terbujur kaku langsung dibuang para tersangka dipinggir jalan.

“Mobil langsung dibawa tersangka pulang, setelah itu kembali dibawa oleh Akbar, sekarang masih dalam pengejaran,” ujar Yustan. Sebelumnya, perampokan terhadap Sofyan dilakukan oleh Ridwan (45), FR (16) Acundra (21) dan Akbar (DPO).

Baca Juga: Kronologi Sofyan Tewas Ditangan Empat Perampok Versi Polisi

5. Fitriani dan anak-anaknya ikhlaskan kepergian Sofyan

Fitirani (32) istri korban yang selama ini terlihat tegar pun akhirnya tak bisa menahan tangis melihat kerangka suaminya sudah masuk kedalam peti jenazah.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Tiga anak perempuan Sofyan bersama putra tunggal mereka, Rafli (15), terlihat menangis pilu meratapi peti jenazah ayah mereka.

Fitriani yang berlinang air mata masih tetap terlihat tegar dan menenangkan empat buah hatinya itu.

“Ikhlaskan papa ya nak,” ucap Fitriani, mengusap air mata putri bungsunya Apika (10). Apika terdengar sesekali memanggil nama Sofyan.

Sebelum jenazah ayahnya itu ditemukan polisi, putri bungsu korban ini selalu bermimpi bertemu ayahnya tersebut.

Baca Juga: Istri Sopir Taksi "Online" Korban Perampokan: Ikhlaskan Papa ya Nak...

Sumber: KOMPAS.com (Aji YK Putra)

 

 

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pengusaha Langgar Aturan, Walkot Bobby Robohkan Bangunan di Atas Drainase

Pengusaha Langgar Aturan, Walkot Bobby Robohkan Bangunan di Atas Drainase

Regional
100 Hari Kerja Walkot Bobby Fokus Atasi Sampah, Walhi: Ini Langkah Tepat

100 Hari Kerja Walkot Bobby Fokus Atasi Sampah, Walhi: Ini Langkah Tepat

Regional
Kejar Medali Emas, Provinsi Papua Kirim 14 Atlet Sepak Takraw ke PON XX 2021

Kejar Medali Emas, Provinsi Papua Kirim 14 Atlet Sepak Takraw ke PON XX 2021

Regional
Wabup Luwu Utara Resmikan Program Air Bersih untuk 60 KK di Desa Pombakka, Malangke Barat

Wabup Luwu Utara Resmikan Program Air Bersih untuk 60 KK di Desa Pombakka, Malangke Barat

Regional
Tinjau Vaksinasi di Tanjung Emas, Walkot Hendi Pastikan Vaksin Covid-19 Aman Digunakan

Tinjau Vaksinasi di Tanjung Emas, Walkot Hendi Pastikan Vaksin Covid-19 Aman Digunakan

Regional
Kejari Semarang Bantu Selamatkan Aset Negara Rp 94,7 Miliar, Pemkot Berikan Apresiasi

Kejari Semarang Bantu Selamatkan Aset Negara Rp 94,7 Miliar, Pemkot Berikan Apresiasi

Regional
Penanganan Covid-19 di Kota Medan Dinilai Sudah “On the Track”, Pengamat Kesehatan Puji Kinerja Bobby

Penanganan Covid-19 di Kota Medan Dinilai Sudah “On the Track”, Pengamat Kesehatan Puji Kinerja Bobby

Regional
Ada 499 Pasien Covid-19 dari Luar Semarang, Walkot Hendi Siapkan Hotel untuk Karantina

Ada 499 Pasien Covid-19 dari Luar Semarang, Walkot Hendi Siapkan Hotel untuk Karantina

Regional
Apresiasi Penanganan Covid-19  di Luwu Utara, Kapolda Sulsel: Protokol Kesehatan Jangan Kendor

Apresiasi Penanganan Covid-19 di Luwu Utara, Kapolda Sulsel: Protokol Kesehatan Jangan Kendor

Regional
Bupati IDP Harap Kedatangan Pangdam XIV Hasanuddin dan Rombongan Bisa Bantu Pulihkan Luwu Utara

Bupati IDP Harap Kedatangan Pangdam XIV Hasanuddin dan Rombongan Bisa Bantu Pulihkan Luwu Utara

Regional
Antisipasi Kerumunan, Wali Kota Hendi Batasi Kuota Vaksinasi 'Drive Thru'

Antisipasi Kerumunan, Wali Kota Hendi Batasi Kuota Vaksinasi "Drive Thru"

Regional
Pemkab Luwu Utara Genjot Pembangunan 1.005 Huntap Bagi Korban Banjir Bandang

Pemkab Luwu Utara Genjot Pembangunan 1.005 Huntap Bagi Korban Banjir Bandang

Regional
Pastikan Luwu Utara Bebas BAB Sembarangan, Bupati IDP Harap Hasil Verifikasi Kabupaten ODF Valid

Pastikan Luwu Utara Bebas BAB Sembarangan, Bupati IDP Harap Hasil Verifikasi Kabupaten ODF Valid

Regional
Tercatat 217 UMKM Ajukan Surat PIRT, Bupati Lampung Timur: Jangan Dipersulit

Tercatat 217 UMKM Ajukan Surat PIRT, Bupati Lampung Timur: Jangan Dipersulit

Regional
Dua Bangunan di Kota Metro Jadi Cagar Budaya, Walkot Wahdi: Bisa Jadi Referensi Penelitian

Dua Bangunan di Kota Metro Jadi Cagar Budaya, Walkot Wahdi: Bisa Jadi Referensi Penelitian

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X