Kompas.com - 17/11/2018, 14:45 WIB
FR (16) pelaku perampokan serta pembunuhan terhadap Sofyan (45) sopir taksi online ketika menyerahkan diri di Polsek Karang Dapo, Kabupaten Musirawas Utara (Muratara) Sumatera Selatan, Kamis (15/11/2018). ISTIMEWAFR (16) pelaku perampokan serta pembunuhan terhadap Sofyan (45) sopir taksi online ketika menyerahkan diri di Polsek Karang Dapo, Kabupaten Musirawas Utara (Muratara) Sumatera Selatan, Kamis (15/11/2018).

KOMPAS.com - Jajaran Polda Sumatera Selatan mendapatkan sejumlah fakta dari hasil pemeriksaan tiga pelaku pembunuhan Sofyan.

Salah satunya, mobil Sofyan dijual di Jambi dengan harga Rp 22,5 juta rupiah. Lalu, aktor utama komplotan adalah DPO, Akbar. Akbar yang mengajak dan mengancam akan membunuh FR dan Acundra bila tak menghabisi Sofyan.

Berikut ini fakta baru kasus pembunuhan Sofyan.

1. Sebelum Sofyan, para pelaku telah menyasar 5 sopir online

IlustrasiKompas Ilustrasi

Tiga dari empat pelaku yang telah diamankan polisi adalah Ridwan (45), FR (16), Acundra (21), mengakui telah meminjam akun orang lain untuk memesan lima taksi online.

Naas, saat menjajal keenam kalinya, Sofyan menerima orderan para pelaku tersebut. Sementara itu, polisi masih melakukan pengejaran terhadap DPO Akbar.

Hal itu diungkapkan oleh Kasubdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Sumsel AKBP Yoga Baskara.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Pelaku sempat memilih target sampai lima target, akhirnya mendapatkan korban dan langsung naik,” kata Yoga.

Seperti diketahui, polisi masih memburu Akbar, yang diduga kuat menjadi dedengkot sekaligus pemimpin komplotan tersebut.

Baca Juga: Perampok Sopir Taksi Online di Palembang Sempat Bidik 5 Korban Lain Sebelum Sofyan

2. Mobil dijual di Jambi seharga Rp 22,5 juta rupiah

Acundra (21) warga Dusun 5, Desa Kertasari Kecamatan Karang Dapo, Kabupaten Musirawas Utara (Muratara), Sumatera Selatan, salah satu pelaku perampokan sopir taksi online ketika dijemput petugas disalah satu kediaman keluarganya.ISTIMEWA Acundra (21) warga Dusun 5, Desa Kertasari Kecamatan Karang Dapo, Kabupaten Musirawas Utara (Muratara), Sumatera Selatan, salah satu pelaku perampokan sopir taksi online ketika dijemput petugas disalah satu kediaman keluarganya.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dibantu Kejari, Pemkot Semarang Berhasil Selamatkan Aset Negara Rp 94,7 Miliar

Dibantu Kejari, Pemkot Semarang Berhasil Selamatkan Aset Negara Rp 94,7 Miliar

Regional
Kembali Perketat PKM di Semarang, Walkot Hendi Paparkan Aturan Kegiatan Sosial Baru

Kembali Perketat PKM di Semarang, Walkot Hendi Paparkan Aturan Kegiatan Sosial Baru

Regional
Jalankan Program 'Sarjana Mengajar', Bupati Luwu Utara Rekrut SDM Berkualitas

Jalankan Program "Sarjana Mengajar", Bupati Luwu Utara Rekrut SDM Berkualitas

Regional
Tinjau Ujian Sekolah di Daerah Terpencil, Bupati Luwu Utara: Alhamdulilah Berjalan dengan Baik

Tinjau Ujian Sekolah di Daerah Terpencil, Bupati Luwu Utara: Alhamdulilah Berjalan dengan Baik

Regional
Bupati IDP Resmikan 'SPBU Satu Harga' di Seko, Masyarakat Kini Bisa Beli BBM Murah

Bupati IDP Resmikan "SPBU Satu Harga" di Seko, Masyarakat Kini Bisa Beli BBM Murah

Regional
Pengusaha Langgar Aturan, Walkot Bobby Robohkan Bangunan di Atas Drainase

Pengusaha Langgar Aturan, Walkot Bobby Robohkan Bangunan di Atas Drainase

Regional
100 Hari Kerja Walkot Bobby Fokus Atasi Sampah, Walhi: Ini Langkah Tepat

100 Hari Kerja Walkot Bobby Fokus Atasi Sampah, Walhi: Ini Langkah Tepat

Regional
Kejar Medali Emas, Provinsi Papua Kirim 14 Atlet Sepak Takraw ke PON XX 2021

Kejar Medali Emas, Provinsi Papua Kirim 14 Atlet Sepak Takraw ke PON XX 2021

Regional
Wabup Luwu Utara Resmikan Program Air Bersih untuk 60 KK di Desa Pombakka, Malangke Barat

Wabup Luwu Utara Resmikan Program Air Bersih untuk 60 KK di Desa Pombakka, Malangke Barat

Regional
Tinjau Vaksinasi di Tanjung Emas, Walkot Hendi Pastikan Vaksin Covid-19 Aman Digunakan

Tinjau Vaksinasi di Tanjung Emas, Walkot Hendi Pastikan Vaksin Covid-19 Aman Digunakan

Regional
Kejari Semarang Bantu Selamatkan Aset Negara Rp 94,7 Miliar, Pemkot Berikan Apresiasi

Kejari Semarang Bantu Selamatkan Aset Negara Rp 94,7 Miliar, Pemkot Berikan Apresiasi

Regional
Penanganan Covid-19 di Kota Medan Dinilai Sudah “On the Track”, Pengamat Kesehatan Puji Kinerja Bobby

Penanganan Covid-19 di Kota Medan Dinilai Sudah “On the Track”, Pengamat Kesehatan Puji Kinerja Bobby

Regional
Ada 499 Pasien Covid-19 dari Luar Semarang, Walkot Hendi Siapkan Hotel untuk Karantina

Ada 499 Pasien Covid-19 dari Luar Semarang, Walkot Hendi Siapkan Hotel untuk Karantina

Regional
Apresiasi Penanganan Covid-19  di Luwu Utara, Kapolda Sulsel: Protokol Kesehatan Jangan Kendor

Apresiasi Penanganan Covid-19 di Luwu Utara, Kapolda Sulsel: Protokol Kesehatan Jangan Kendor

Regional
Bupati IDP Harap Kedatangan Pangdam XIV Hasanuddin dan Rombongan Bisa Bantu Pulihkan Luwu Utara

Bupati IDP Harap Kedatangan Pangdam XIV Hasanuddin dan Rombongan Bisa Bantu Pulihkan Luwu Utara

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X