6 Fakta Pembunuhan Sopir Taksi Online di Palembang: Polisi Ancam Tembak Mati hingga Mimpi Putri Korban

Kompas.com - 13/11/2018, 11:12 WIB
Ilustrasi KompasIlustrasi

KOMPAS.com - Polisi berhasil meringkus salah satu terduga pelaku pembunuhan Sofyan, seorang sopir taksi online di Palembang, pada hari Senin (12/11/2018).

Seperti diketahui istri Sofyan, Fitriani, melaporkan suaminya telah hilang pada hari Selasa (30/10/2018) lalu. Saat itu Fitriani hanya mendapat pesan dari Sofyan untuk memantau dirinya saat mengantar penumpang yang misterius.

Usaha polisi selama kurang lebih satu bulan pun akhirnya membuahkan hasil. Dugaan sementara, Sofyan telah tewas di tangan komplotan perampok spesialis sopir taksi online tersebut.

Berikut ini fakta di balik kasus tewasnya Sofyan di Palembang.

1. Sofyan menjadi korban perampokan dan pembunuhan

Kgs Hidayat (24) adik kandung dari Sofyan ketika berada dikediaman korban di Jalan Jenderal Sudirman Gang Pelita, Kelurahan Ario Kemuning, Kecamatan Kemuning, Palembang, Sumatera Selatan, Senin ( 12/11/2018).KOMPAS.com/ Aji YK Putra Kgs Hidayat (24) adik kandung dari Sofyan ketika berada dikediaman korban di Jalan Jenderal Sudirman Gang Pelita, Kelurahan Ario Kemuning, Kecamatan Kemuning, Palembang, Sumatera Selatan, Senin ( 12/11/2018).

Sederet kasus kekerasan yang beberapa berujung dengan kematian sopir taksi online telah terjadi di Palembang.

Hal itu membuat Fitriani resah saat suaminya, Sofyan, memberikan pesan untuk memantau dirinya saat mengantar penumpang ke kawasan KFC Bandara Sultan Mahmud Badarudiin II.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Ternyata apa yang ditakutkan Fitriani benar terjadi. Pada hari Senin (12/11/2018), polisi mengabarkan bahwa Sofyan telah menjadi korban perampokan serta pembunuhan.

Salah satu pelaku telah berhasil ditangkap dan beberapa lainnya masih buron.

"Iya korbannya sudah tewas, pelakunya lupa di mana jenazahnya. Sekarang masih diperiksa petugas, untuk mencari korban," kata Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol Zulkarnain Adinegara.

Baca Juga: Polisi Pastikan Sopir Taksi Online Sofyan Tewas Dibunuh, Jenazahnya Masih Dicari

2. Tangkap satu pelaku, Polisi ancam tembak mati para pelaku

IlustrasiKOMPAS.com/LAKSONO HARI WIWOHO Ilustrasi

Satu orang yang diduga pelaku perampokan sopir taksi online Sofyan (43) ditangkap jajaran Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Sumatera Selatan, Senin (12/11/2018).

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pengusaha Langgar Aturan, Walkot Bobby Robohkan Bangunan di Atas Drainase

Pengusaha Langgar Aturan, Walkot Bobby Robohkan Bangunan di Atas Drainase

Regional
100 Hari Kerja Walkot Bobby Fokus Atasi Sampah, Walhi: Ini Langkah Tepat

100 Hari Kerja Walkot Bobby Fokus Atasi Sampah, Walhi: Ini Langkah Tepat

Regional
Kejar Medali Emas, Provinsi Papua Kirim 14 Atlet Sepak Takraw ke PON XX 2021

Kejar Medali Emas, Provinsi Papua Kirim 14 Atlet Sepak Takraw ke PON XX 2021

Regional
Wabup Luwu Utara Resmikan Program Air Bersih untuk 60 KK di Desa Pombakka, Malangke Barat

Wabup Luwu Utara Resmikan Program Air Bersih untuk 60 KK di Desa Pombakka, Malangke Barat

Regional
Tinjau Vaksinasi di Tanjung Emas, Walkot Hendi Pastikan Vaksin Covid-19 Aman Digunakan

Tinjau Vaksinasi di Tanjung Emas, Walkot Hendi Pastikan Vaksin Covid-19 Aman Digunakan

Regional
Kejari Semarang Bantu Selamatkan Aset Negara Rp 94,7 Miliar, Pemkot Berikan Apresiasi

Kejari Semarang Bantu Selamatkan Aset Negara Rp 94,7 Miliar, Pemkot Berikan Apresiasi

Regional
Penanganan Covid-19 di Kota Medan Dinilai Sudah “On the Track”, Pengamat Kesehatan Puji Kinerja Bobby

Penanganan Covid-19 di Kota Medan Dinilai Sudah “On the Track”, Pengamat Kesehatan Puji Kinerja Bobby

Regional
Ada 499 Pasien Covid-19 dari Luar Semarang, Walkot Hendi Siapkan Hotel untuk Karantina

Ada 499 Pasien Covid-19 dari Luar Semarang, Walkot Hendi Siapkan Hotel untuk Karantina

Regional
Apresiasi Penanganan Covid-19  di Luwu Utara, Kapolda Sulsel: Protokol Kesehatan Jangan Kendor

Apresiasi Penanganan Covid-19 di Luwu Utara, Kapolda Sulsel: Protokol Kesehatan Jangan Kendor

Regional
Bupati IDP Harap Kedatangan Pangdam XIV Hasanuddin dan Rombongan Bisa Bantu Pulihkan Luwu Utara

Bupati IDP Harap Kedatangan Pangdam XIV Hasanuddin dan Rombongan Bisa Bantu Pulihkan Luwu Utara

Regional
Antisipasi Kerumunan, Wali Kota Hendi Batasi Kuota Vaksinasi 'Drive Thru'

Antisipasi Kerumunan, Wali Kota Hendi Batasi Kuota Vaksinasi "Drive Thru"

Regional
Pemkab Luwu Utara Genjot Pembangunan 1.005 Huntap Bagi Korban Banjir Bandang

Pemkab Luwu Utara Genjot Pembangunan 1.005 Huntap Bagi Korban Banjir Bandang

Regional
Pastikan Luwu Utara Bebas BAB Sembarangan, Bupati IDP Harap Hasil Verifikasi Kabupaten ODF Valid

Pastikan Luwu Utara Bebas BAB Sembarangan, Bupati IDP Harap Hasil Verifikasi Kabupaten ODF Valid

Regional
Tercatat 217 UMKM Ajukan Surat PIRT, Bupati Lampung Timur: Jangan Dipersulit

Tercatat 217 UMKM Ajukan Surat PIRT, Bupati Lampung Timur: Jangan Dipersulit

Regional
Dua Bangunan di Kota Metro Jadi Cagar Budaya, Walkot Wahdi: Bisa Jadi Referensi Penelitian

Dua Bangunan di Kota Metro Jadi Cagar Budaya, Walkot Wahdi: Bisa Jadi Referensi Penelitian

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X