Disbudpar Kawal Renovasi Situs Peninggalan Bersejarah di Desa Pataan

Kompas.com - 06/11/2018, 20:09 WIB

LAMONGAN, KOMPAS.com – Tidak hanya Badan Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Trowulan Jawa Timur, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Lamongan juga menyatakan siap mengawal proses renovasi bangunan peninggalan bersejarah yang ditemukan di Dusun Montor, Desa Pataan, Kecamatan Sambeng, Lamongan.

Meski untuk saat ini, Disbudpar 'belum’ melakukan banyak hal lantaran proses sementara masih ditangani langsung oleh BPCB Trowulan bersama para ahli, namun Disbudpar tetap memberikan dukungan.

“Untuk proses ekskavasi, memang menjadi kewenangan BPCB Trowulan bersama dengan para ahli. Kami tidak ikut jauh melangkah di tahap ini, sebab itu sudah menjadi kewenangan BPCB Trowulan,” ujar Kepala Disbudpar Lamongan Rudi Gumilar saat dihubungi Kompas.com, Selasa (6/11/2018).

Baca juga: Arkeolog Kaitkan Bangunan Bersejarah di Lamongan dengan Prasasti Patakan

Dalam hal ini, lanjut Rudi, pihaknya ikut membantu kelancaran kinerja tim BPCB Trowulan dengan cara melakukan penelitian terkait asal-usul situs bersejarah tersebut, bersama dengan budayawan maupun peneliti lokal yang ada di Lamongan.

“Bangunan itu sendiri memang sudah ditemukan sejak 2013, namun di sini kami tidak ikut melakukan ekskavasi melainkan melakukan penelitian sendiri bersama dengan budayawan di Lamongan," jelasnya.

“Dan memang dari penelitian kami, mengarah kuat bila bangunan itu masih berhubungan dengan Situs Pataan pada zaman Airlangga, yang sekarang tersimpan di Museum Nasional,” ucap dia.

Selain itu, Disbudpar juga mengakui, telah menyiapkan anggaran terkait penelitian yang dilakukan. Tidak hanya terhadap bangunan peninggalan bersejarah di Dusun Montor, Desa Patakan, namun juga tempat lain yang ada di Lamongan.

“Untuk tahun ini, kami anggarkan sebesar Rp 50 juta untuk penelitian. Tidak hanya di situ, tapi juga tempat-tempat peninggalan bersejarah lain di Lamongan. Hanya memang, melihat dari ditemukannya pagar luar pada ekskavasi tahap kedua kemarin, bangunan bersejarah di situ lebih luas ketimbang yang ditemukan di tempat lain di Lamongan, yang kebanyakan hanya berupa stupa,” kata dia.

Seperti diberitakan sebelumnya, tim BPCB Trowulan kembali melakukan proses ekskavasi pada bangunan peninggalan bersejarah di Dusun Montor tersebut pada akhir bulan lalu.

Untuk sementara, proses dihentikan lantaran memasuki musim penghujan sekaligus menunggu pencairan anggaran.

“Sepertinya memang tidak bisa langsung (jadi) dalam waktu dekat. Mungkin butuh beberapa tahun lagi, makanya kami sudah bekerja sama dengan warga setempat untuk menjaga area bangunan bersejarah itu dari tangan jahil,” pungkasnya.

Kompas TV Presiden Joko Widodo meresmikan Terminal Baru Bandara Internasional Ahmad Yani Semarang.
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kangen: Kisah Antara Aku, Kau dan Yogya

Kangen: Kisah Antara Aku, Kau dan Yogya

Regional
Khofifah Jadi Pembina K3 Terbaik, Jatim 4 Kali Berturut-turut Raih Penghargaan K3 Nasional

Khofifah Jadi Pembina K3 Terbaik, Jatim 4 Kali Berturut-turut Raih Penghargaan K3 Nasional

Regional
Dani Ramdan Dilantik sebagai Pj Bupati Bekasi, Wagub Uu Sampaikan Pesan Ini

Dani Ramdan Dilantik sebagai Pj Bupati Bekasi, Wagub Uu Sampaikan Pesan Ini

Regional
Kasus Covid-19 di Jabar Mereda, Warga Diminta Waspadai Penyakit Emerging dan Re-emerging

Kasus Covid-19 di Jabar Mereda, Warga Diminta Waspadai Penyakit Emerging dan Re-emerging

Regional
Di Italia, Ridwan Kamil Singgung Pemanasan Global hingga Kondisi Pascapandemi

Di Italia, Ridwan Kamil Singgung Pemanasan Global hingga Kondisi Pascapandemi

Regional
Bedegong Mountain Bike Digelar, Wagub Uu Sampaikan Dukungannya

Bedegong Mountain Bike Digelar, Wagub Uu Sampaikan Dukungannya

Regional
Semakin Terpesona dengan Energi Bersih Danau Toba

Semakin Terpesona dengan Energi Bersih Danau Toba

Regional
Plh Gubernur Jabar Segera Lantik Penjabat Bupati Bekasi

Plh Gubernur Jabar Segera Lantik Penjabat Bupati Bekasi

Regional
Lantik 21 PPIH Embarkasi Jakarta–Bekasi 2022, Wagub Jabar Berharap Petugas Berikan Pelayanan Prima

Lantik 21 PPIH Embarkasi Jakarta–Bekasi 2022, Wagub Jabar Berharap Petugas Berikan Pelayanan Prima

Regional
Menguak Keluh Kesah Warga Mentawir Kaltim akibat Air Sungai Tercemar Bekas Galian Tambang

Menguak Keluh Kesah Warga Mentawir Kaltim akibat Air Sungai Tercemar Bekas Galian Tambang

Regional
Wagub Jabar: Harkitnas Jadi Momentum Bangkitkan Semangat Usai Terpukul Pandemi

Wagub Jabar: Harkitnas Jadi Momentum Bangkitkan Semangat Usai Terpukul Pandemi

Regional
Gawai Adat Dayak: Melihat Manusia sebagai Makhluk Berdimensi Vertikal dan Horizontal

Gawai Adat Dayak: Melihat Manusia sebagai Makhluk Berdimensi Vertikal dan Horizontal

Regional
Serahkan Bantuan ke Korban Banjir di Desa Paledah, Wagub UU: Perlu Kolaborasi untuk Tanggulangi Banjir

Serahkan Bantuan ke Korban Banjir di Desa Paledah, Wagub UU: Perlu Kolaborasi untuk Tanggulangi Banjir

Regional
Tanahnya Diganti Rugi Miliaran Rupiah oleh Pemerintah, Warga Wadas Mendadak Jadi Miliarder

Tanahnya Diganti Rugi Miliaran Rupiah oleh Pemerintah, Warga Wadas Mendadak Jadi Miliarder

Regional
Peringati HUT Ke-281 Wonogiri, Bupati Jekek Ajak Masyarakat Bangkit dengan Harapan Baru

Peringati HUT Ke-281 Wonogiri, Bupati Jekek Ajak Masyarakat Bangkit dengan Harapan Baru

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.