Solo Bersiap Memasuki Musim Hujan, Mulai Petakan Daerah Rawan Banjir

Kompas.com - 02/11/2018, 17:55 WIB
Warga menyeberang Sungai Bengawan Solo menggunakan perahu kayu dari Kelurahan Sangkrahan, Kecamatan Pasar Kliwon, Kota Surakarta, Jawa Tengah, Kamis (21/7/2016). Menyeberangi Sungai Bengawan Solo adalah salah satu aktivitas yang ditawarkan dalam paket wisata Accor Solo Royal Heritage Cycling. KOMPAS.com / WAHYU ADITYO PRODJOWarga menyeberang Sungai Bengawan Solo menggunakan perahu kayu dari Kelurahan Sangkrahan, Kecamatan Pasar Kliwon, Kota Surakarta, Jawa Tengah, Kamis (21/7/2016). Menyeberangi Sungai Bengawan Solo adalah salah satu aktivitas yang ditawarkan dalam paket wisata Accor Solo Royal Heritage Cycling.

SOLO, KOMPAS.com - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat ( Kementerian PUPR) memprediksi ada 31 wilayah kabupaten/kota di Indonesia berpotensi terjadi banjir saat musim penghujan tiba. Salah satunya adalah Kota Solo, Jawa Tengah.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Surakarta Eko Prajudy Noor Aly mengatakan, sudah menyiapkan segala kemungkinan dalam menghadapi musim penghujan.

Baik melakukan sosialisasi tanggap bencana kepada warga hingga memetakan daerah rawan banjir.

"Kami sudah melakukan sosialisasi kepada warga terutama yang tempat tinggal berdekatan dengan sungai. Membersihkan sampah di selokan maupun sungai. Agar arus air sungai lancar sehingga tidak menimbulkan banjir," kata Eko kepada Kompas.com di Solo, Jawa Tengah, Jumat (2/11/2018).

Baca juga: BNN Tembak Mati Pengedar Narkotika asal Solo yang Coba Kabur dan Melawan

Menurut Eko, ada beberapa rawan daerah rawan banjir di Solo yang telah dipetakan. Di antaranya Kelurahan Semanggi, Kampung Sewu, Jebres, Pajang dan daerah yang berdekatan dengan aliran Sungai Bengawan Solo.

"Meskipun di Solo hanya sekadar gerimis kalau di daerah Boyolali turun hujan deras airnya mengalirnya ke Sungai Bengawan Solo. Kalau airnya sudah meluap pasti masuk ke Solo. Karena ada beberapa titik yang rendah di Solo itu," jelas dia.

Terkait peralatan jika kemungkinan terjadi banjir di Solo, kata Eko, pihaknya telah memiliki beberapa perahu yang siap untuk digunakan. Kemudian pelampung, tenda pengungsian dan logistik.

Pompa

Sementara itu Wali Kota Surakarta FX Hadi Rudyatmo mengatakan, pihaknya telah menyiapkan peralatan pompa air untuk mengantisipasi apabila banjir melanda Kota Solo saat musim hujan tiba.

"Kita sudah menyiapkan dan memanasi pompa air. Petugasnya juga sudah kita latih. Sehingga apabila terjadi banjir kita sudah siap," beber Rudy.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Lahirkan Banyak Pahlawan Nasional, Gowa Jadi Suri Teladan Daerah Lain

Lahirkan Banyak Pahlawan Nasional, Gowa Jadi Suri Teladan Daerah Lain

Regional
Kata Mandor 'Double Track' Sukabumi-Bogor: Proyek Sudah Dipastikan Aman, tapi Takdir Berkata Lain

Kata Mandor "Double Track" Sukabumi-Bogor: Proyek Sudah Dipastikan Aman, tapi Takdir Berkata Lain

Regional
Cerita Penumpang Batik Air Asal Kupang, Tak Tahu Jika Pilot Pingsan

Cerita Penumpang Batik Air Asal Kupang, Tak Tahu Jika Pilot Pingsan

Regional
Gempa Magnitudo 5,1 Rusak 94 Rumah Warga di Ambon

Gempa Magnitudo 5,1 Rusak 94 Rumah Warga di Ambon

Regional
Fakta Paranormal Ditemukan Membusuk di Rumahnya, Hidup Sendiri dan Meninggal karena Sakit

Fakta Paranormal Ditemukan Membusuk di Rumahnya, Hidup Sendiri dan Meninggal karena Sakit

Regional
Saksi: Pelempar Sperma Remaja Bermotor, Dia Dekati Saya dan Berkata Jorok...

Saksi: Pelempar Sperma Remaja Bermotor, Dia Dekati Saya dan Berkata Jorok...

Regional
Antisipasi Telur Berdioxin, Khofifah Sidak Peternakan Ayam Petelur, Ini Hasilnya

Antisipasi Telur Berdioxin, Khofifah Sidak Peternakan Ayam Petelur, Ini Hasilnya

Regional
[POPULER NUSANTARA] Teror Lempar Sperma di Tasikmalaya | Letusan Gunung Merapi

[POPULER NUSANTARA] Teror Lempar Sperma di Tasikmalaya | Letusan Gunung Merapi

Regional
Fakta Pesawat Mendarat Darurat di Kupang karena Pilot Sakit, Pusing Berat, hingga Dikomando Kopilot

Fakta Pesawat Mendarat Darurat di Kupang karena Pilot Sakit, Pusing Berat, hingga Dikomando Kopilot

Regional
Cerita Warga Saat Terduga Teroris Cilacap Ditangkap: Ada Orang Asing Tanya soal Merpati

Cerita Warga Saat Terduga Teroris Cilacap Ditangkap: Ada Orang Asing Tanya soal Merpati

Regional
Pasca-digeledah Densus 88, Rumah Terduga Teroris S di Cilacap Tertutup Rapat

Pasca-digeledah Densus 88, Rumah Terduga Teroris S di Cilacap Tertutup Rapat

Regional
Warga Cilacap yang Ditangkap Densus 88 Dikenal sebagai Tukang Pijat

Warga Cilacap yang Ditangkap Densus 88 Dikenal sebagai Tukang Pijat

Regional
Kronologi Oknum Kepala Desa Tewas di Dalam Mobil, Serangan Jantung Saat Hendak Mesum

Kronologi Oknum Kepala Desa Tewas di Dalam Mobil, Serangan Jantung Saat Hendak Mesum

Regional
Pertama di Pulau Sumatera, Bayar Pajak Pakai GoPay

Pertama di Pulau Sumatera, Bayar Pajak Pakai GoPay

Regional
Wagub Jabar Uu Ruzhanul Ulum: Tolong Pesantren Jangan 'Gaptek'

Wagub Jabar Uu Ruzhanul Ulum: Tolong Pesantren Jangan "Gaptek"

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X