BNN Tembak Mati Pengedar Narkotika asal Solo yang Coba Kabur dan Melawan

Kompas.com - 02/11/2018, 15:06 WIB
Konferensi pers pengungkapan peredaran narkotika jaringan Solo di Kantor BNNP Jawa Tengah, Jumat (2/11/2018) KOMPAS.com/NAZAR NURDINKonferensi pers pengungkapan peredaran narkotika jaringan Solo di Kantor BNNP Jawa Tengah, Jumat (2/11/2018)


SEMARANG, KOMPAS.com - Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jawa Tengah, menembak mati Imam Yoga Prakosa (26), salah seorang anggota sindikat narkotika jaringan besar di Surakarta.

Imam terpaksa ditembak mati karena hendak kabur dan melawan petugas ketika diminta menunjukkan lokasi penyimpanan narkotika.

"Tersangka mencoba kabur dan melawan, sehingga terpaksa dilakukan tindakan tegas dan terukur setelah sebelumnya diberi tembakan peringatan tiga kali," kata Kepala BNNP Jawa Tengah Brigadir Jenderal Muhammad Nur, di Semarang, Jumat (2/11/1018).

Nur menjelaskan, kasus yang melibatkan Iman yaitu peredaran narkotika jenis sabu-sabu seberat 2,17 kg.

Baca juga: Mahasiswa di Riau Terlibat Peredaran Narkotika Diduga dari Malaysia

Sebelum Iman ditembak, petugas menangkap kaki tangan pelaku berinisial RH (20), saat membawa sabu tersebut melalui jalur darat. RH disergap di tengah jalan saat menaiki bus jurusan Jakarta-Surabaya.

"Tim BNNP Jawa Tengah bersama Dishub memberhentikan bus itu di Terminal Mangkang. Petugas lalu menggeledah barang bawaannya dan ditemukan sabu sebesar 2,17 kg," ujar Nur.

Dalam pemeriksaan, diketahui jika RH diminta mengantarkan sabu oleh Iman. Tersangka Iman sendiri tak ikut naik di bus itu, melainkan kembali ke Solo dengan menaiki pesawat rute Jakarta-Solo.

Atas informasi itu, petugas bergerak cepat hingga dapat menangkap Iman di kawasan Bandara Adi Soemarmo.

Setelah ditangkap, warga Kelurahan Semanggi, Kecamatan Pasar Kliwon, Solo, ini diminta menujukkan tempat penyimpanan narkotika.

Nahas, Iman justru melawan petugas dan mencoba kabur.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Obyek Wisata Pulo Kodok Tegal Rusak Dihantam Tongkang Batu Bara

Obyek Wisata Pulo Kodok Tegal Rusak Dihantam Tongkang Batu Bara

Regional
Rekor Penambahan Kasus Covid-19 Wonogiri, Sehari Bertambah 207 Pasien

Rekor Penambahan Kasus Covid-19 Wonogiri, Sehari Bertambah 207 Pasien

Regional
3 Kolam Renang Air Panas di Garut Disegel Satgas Covid-19

3 Kolam Renang Air Panas di Garut Disegel Satgas Covid-19

Regional
KPU Akan Umumkan 16 Kepala Daerah Terpilih di Jawa Timur, Ini Rinciannya...

KPU Akan Umumkan 16 Kepala Daerah Terpilih di Jawa Timur, Ini Rinciannya...

Regional
Kakek Renta di Bandung Digugat Anaknya Rp 3 Miliar, Dedi Mulyadi Siap Bela

Kakek Renta di Bandung Digugat Anaknya Rp 3 Miliar, Dedi Mulyadi Siap Bela

Regional
Seorang Ibu Nekat Jadi Pengedar Sabu Setelah Dibujuk Anaknya yang Dipenjara, Ini Alasannya

Seorang Ibu Nekat Jadi Pengedar Sabu Setelah Dibujuk Anaknya yang Dipenjara, Ini Alasannya

Regional
Antisipasi Banjir Susulan, BPBD Kabupaten Bogor Bangun Tenda Darurat

Antisipasi Banjir Susulan, BPBD Kabupaten Bogor Bangun Tenda Darurat

Regional
Ruang Isolasi Penuh, RSUD Kota Madiun Sementara Tidak Terima Pasien Covid-19

Ruang Isolasi Penuh, RSUD Kota Madiun Sementara Tidak Terima Pasien Covid-19

Regional
Pengungsi Longsor Sumedang Butuh Makanan Siap Saji hingga Selimut

Pengungsi Longsor Sumedang Butuh Makanan Siap Saji hingga Selimut

Regional
Kristen Gray Tawarkan Jasa Konsultasi Cara Masuk Indonesia Saat Pandemi, Tarifnya Rp 700.000

Kristen Gray Tawarkan Jasa Konsultasi Cara Masuk Indonesia Saat Pandemi, Tarifnya Rp 700.000

Regional
Diguyur Hujan Semalaman, Puluhan Rumah di Batang Terendam Banjir

Diguyur Hujan Semalaman, Puluhan Rumah di Batang Terendam Banjir

Regional
UPDATE Gempa Sulbar: Korban Tewas Bertambah Jadi 89, 3 Orang Masih Hilang

UPDATE Gempa Sulbar: Korban Tewas Bertambah Jadi 89, 3 Orang Masih Hilang

Regional
Bahaya Banjir Susulan di Puncak Bogor, Warga Dilarang Kembali ke Rumah

Bahaya Banjir Susulan di Puncak Bogor, Warga Dilarang Kembali ke Rumah

Regional
Ponorogo Zona Merah Covid-19, Angka Kematian di Atas Rata-rata Nasional

Ponorogo Zona Merah Covid-19, Angka Kematian di Atas Rata-rata Nasional

Regional
Semua Kecamatan di Kabupaten Bogor Zona Merah

Semua Kecamatan di Kabupaten Bogor Zona Merah

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X