Kisah Alfiani, Pramugari Lion Air JT 610: Pendiam Tapi Jago Debat Bahasa Inggris

Kompas.com - 29/10/2018, 21:30 WIB
Pramugari Lion Air JT 610, Alfiani Hidayati Solikah (tengah) berfoto bersama rekan-rekannya pramugari lion air lainnya. Instagram AlfianiPramugari Lion Air JT 610, Alfiani Hidayati Solikah (tengah) berfoto bersama rekan-rekannya pramugari lion air lainnya.

MADIUN, KOMPAS.com — Mujur tak dapat diraih, malang tak dapat ditolak. Itulah yang dialami Alfiani Hidayati Solikah (19), pramugari Lion Air asal Dusun Gantrung, Desa Mojorejo, Kecamatan Kebonsari, Kabupaten Madiun, Jawa Timur.

Gadis anak semata wayang pasangan Slamet dan Suparti ini menjadi salah satu korban jatuhnya pesawat Lion Air JT 610 tujuan Jakarta-Pangkal Pinang di perairan Tanjung Karawang, Jawa Barat, Senin ( 29/10/ 2018) pagi.

Belum diketahui nasib Alfi (sapaan akrabnya), gadis yang akan genap berusia 20 tahun, 12 Desember 2018 nanti. Saat ditemui wartawan, keluarga Alfi enggan menemui awak media.

Kedua orang tua Alfiani masih shock mendapatkan khabar Alfi menjadi korban pesawat Lion Air JT 610 yang jatuh di perairan Tanjung Karawang, Jawa Barat. Baik bapak atau ibu kandungnya, memilih berada di dalam rumah menemui tetangga dan sanak saudaranya.

Baca juga: Tiga Jam Sebelum Terbang, Pramugari Lion Air Alfiani Unggah Insta Story

 

"Bapak ibunya Alfi masih shock mendapatkan khabar jatuhnya pesawat Lion Air, " kata Suwito, Ketua RW 7, RT 14, Dusun Gantrung, Desa Mojorejo, Kecamatan Kebonsari, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, Senin ( 29 / 10 / 2018) sore.

Suwito meminta pihak media memahami kondisi keluarga Alfi yang masih tertekan dengan berita jatuhnya pesawat Lion Air JT 610. Pasalnya keluarga masih berharap Alfi selamat dari kecelakaan pesawat Lion Air.

Menurut Suwito, setelah lulus sekolah, putri tunggal pasangan Slamet dan Suparti memilih sekolah pramugari di Yogyakarta. Setelah menempuh sekolah beberapa bulan, Alfi diterima bekerja sebagai pramugari di maskapai penerbangan Lion Air.

Lain halnya dengan Suwito, Katir, tetangga Alfi mengenal sosok pramugari Lion Air itu sebagai sosok pendiam. Semenjak duduk dibangku SD hingga SMA, Alfi dikenal sebagai orang pendiam dan tak banyak bicara.

"Tiange mboten kathah omong (orangnya nggak suka banyak bicara)," kata Katir. 

Wijayanti menunjukkan foto Alfiani Hidayatul Solikah, pramugari Pesawat Lion Air JT 610, warga Dusun Gantrung, Desa Mojorejo, Kecamatan Kebonsari, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, Senin ( 29/10/2018).KOMPAS.com/MUHLIS AL ALAWI Wijayanti menunjukkan foto Alfiani Hidayatul Solikah, pramugari Pesawat Lion Air JT 610, warga Dusun Gantrung, Desa Mojorejo, Kecamatan Kebonsari, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, Senin ( 29/10/2018).

Senada dengan Katir, Rindang Wahyu Wijayanti, guru bahasa Inggris Alfi semasa SMAN I Dolopo, mengatakan Alfi tak banyak bicara kalau lawan bicaranya tidak dikenalnya. "Orangnya cenderung diam tapi santun. Tetapi Alfi orang cekatan, smart dan miliki jiwa leadership," kata Rindang.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pasca-teror di Sigi, Warga Desa Belum Berani Kembali ke Rumah

Pasca-teror di Sigi, Warga Desa Belum Berani Kembali ke Rumah

Regional
Korban Keracunan Makanan Pesta Pernikahan Bertambah Jadi 212 Orang, 1 Balita Tewas

Korban Keracunan Makanan Pesta Pernikahan Bertambah Jadi 212 Orang, 1 Balita Tewas

Regional
Gubernur Sulsel Minta Bupati dan Wali Kota Atur Jalur Vaksin Covid-19

Gubernur Sulsel Minta Bupati dan Wali Kota Atur Jalur Vaksin Covid-19

Regional
Korban Tewas Tabrakan Beruntun di Sumedang Jadi 2 Orang, Ini Kronologinya

Korban Tewas Tabrakan Beruntun di Sumedang Jadi 2 Orang, Ini Kronologinya

Regional
Bertambah 128 Kasus Covid-19 dalam 4 Hari di Boyolali, Didominasi OTG

Bertambah 128 Kasus Covid-19 dalam 4 Hari di Boyolali, Didominasi OTG

Regional
BPBD Sleman Siapkan 4 Barak Pengungsian Gunung Merapi

BPBD Sleman Siapkan 4 Barak Pengungsian Gunung Merapi

Regional
Baliho Risma dan Machfud Arifin Bermunculan, Putra Risma: Jangan Asal Pasang Tanpa Izin

Baliho Risma dan Machfud Arifin Bermunculan, Putra Risma: Jangan Asal Pasang Tanpa Izin

Regional
Kado Natal, 6 Kampung di Distrik Mimika Barat Resmi Memiliki Listrik

Kado Natal, 6 Kampung di Distrik Mimika Barat Resmi Memiliki Listrik

Regional
Risma Tulis Surat untuk Warga, Ajak Tak Golput di Pilkada Surabaya

Risma Tulis Surat untuk Warga, Ajak Tak Golput di Pilkada Surabaya

Regional
Warga yang Tertular Klaster BPR Nganjuk Bertambah, Total 9 Orang

Warga yang Tertular Klaster BPR Nganjuk Bertambah, Total 9 Orang

Regional
Speedboat Rombongan KPU Raja Ampat Terbakar, 7 Penumpang Selamat

Speedboat Rombongan KPU Raja Ampat Terbakar, 7 Penumpang Selamat

Regional
'Massa Langsung ke Rumah Mahfud MD, Saya Tidak Bisa Melarang, Takut Dituduh Pendukung Mahfud MD'

"Massa Langsung ke Rumah Mahfud MD, Saya Tidak Bisa Melarang, Takut Dituduh Pendukung Mahfud MD"

Regional
Ganjar Minta Pemerintah Pusat Sajikan Data Covid-19 Secara 'Real Time'

Ganjar Minta Pemerintah Pusat Sajikan Data Covid-19 Secara "Real Time"

Regional
Mayat di Ladang Singkong Korban Pembunuhan, Pelakunya Sakit Hati Diejek Miskin

Mayat di Ladang Singkong Korban Pembunuhan, Pelakunya Sakit Hati Diejek Miskin

Regional
Keponakan Mahfud MD: Massa Ancam Bakar Rumah Jika Rizieq Shihab Dipenjara

Keponakan Mahfud MD: Massa Ancam Bakar Rumah Jika Rizieq Shihab Dipenjara

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X