Buka Pesparani Katolik Nasional, Jonan Sampaikan Pesan Presiden

Kompas.com - 27/10/2018, 23:36 WIB
Kontingen Pesparani Katolik Nasional Pertama dari berbagai daerah saat menggelar defile di lapangan Merdeka Ambon, Sabtu (27/10/2018) malam Kontributor Ambon, Rahmat Rahman PattyKontingen Pesparani Katolik Nasional Pertama dari berbagai daerah saat menggelar defile di lapangan Merdeka Ambon, Sabtu (27/10/2018) malam


AMBON,KOMPAS.com-Menteri Energi Sumber Daya Mineral (ESDM), Ignasius Jonan secara resmi membuka pelaksanaan Pesta Paduan Suara Gerejani (Pesparani) Katolik Nasional Pertama di Kota Ambon, Sabtu malam (27/10/2018).

Acara pembukaan Pesparani Katolik Nasional yang berlangsung di Lapangan Merdeka Ambon ini ditandai dengan pemukulan tifa oleh Menteri Jonan didampingi Menteri Agama Lukman Hakim Syaifuddin, Gubernur Maluku Said Assagaff, Ketua Konferensi Waligereja Indonesia, Ignatius Suharyo dan Ketua Panitia Pesparani Katolik, Zeth Sahubura.

Sebelum dibuka secara resmi, ribuan peserta dari 34 provinsi terlebih dahulu mengikuti defile dengan mengenakan pakaian adat dari daerahnya masing-masing.

Mereka berjalan sambil melambaikan tangannya kepada ribuan warga yang menyaksikan acara tersebut.

Dalam sambutannya, Menteri Jonan menyampaikan agar kepada peserta yang hadir dari seluruh Indonesia dapat menjadikan ajang tersebut sebagai upaya untuk meningkatkan rasa keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa.

“Semoga kegiatan ini dapat meningkatkan pelayanan kita kepada Tuhan,” kata Jonan saat membacakan sambutannya.

Baca juga: Bupati Asmat Kirim Kontingen ke Pesparani Katolik Nasional Pertama di Ambon

Dalam kesempatan itu Menteri Jonan juga menyampaikan pesan dari Presiden Joko Widodo kepada para peserta yang datang dari seluruh provinsi agar dapat terus menjaga persatuan dan kesatuan bangsa demi terwujudnya keharmonisasian antarumat beragama di indonesia.

“Pesan pertama dari Pak Presiden, kebhinekaan adalah kekayaan besar yang dimiliki bangsa ini. Kebhinekaan yang dibentuk oleh tokoh-tokoh pendiri bangsa dari Sabang sampai Merauke harus dapat dipertahankan,”ungkapnya.

Selanjutnya Presiden juga berpesan agar seluruh anak bangsa dapat melestarikan dan merawat kebhinekaan, kerukunan dan persaudaraan antarsesama anak bangsa, sebab tanpa kerukunan dan persatuan maka Indonesia tidak akan maju.

“Pesan kedua, kita perlu menjaga dan melestarikan kebhinekaan ini dengan persatuan, kerukunan dan persaudaraan. Karena Indonesia merupakan negara yang sangat besar, tanpa persatuan dan tanpa kerukunan, maka membangun Indonesia akan kerukunan dan persatuan tidak mungkin. Oleh karena itu, kita semua berharap agar tetap menjaga persatuan dan kerukunan dan persaudaraan di dalam kebhinekaan,” ungkap Jonan.

Acara pembukaan Pesparani Katolik Nasional Pertama ini dihadiri oleh lebih dari 4.000 peserta.

Acara pembukaan yang berlangsung meriah itu juga disaksikan langsung ribuan warga dari berbagai penjuru Kota Ambon.

Selain Menteri Jonan dan Menteri Agama, acara pembukaan Pesparani Katolik Nasional Pertama ini juga ikut dihadiri Uskup Agung dan para uskup se-Indonesia, sejumlah kepala daerah, dan para tokoh agama dan para tokoh lintas agama. 



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Banjir dan Tanah Longsor Landa Trenggalek akibat Hujan Deras Semalaman

Banjir dan Tanah Longsor Landa Trenggalek akibat Hujan Deras Semalaman

Regional
Bunga Bangkai Titanum Mekar di Areal Kebun Warga di Agam Sumbar

Bunga Bangkai Titanum Mekar di Areal Kebun Warga di Agam Sumbar

Regional
Jelang Libur Panjang, Penumpang KA Wisata Naik 100 Persen, Perjalanan Ditambah

Jelang Libur Panjang, Penumpang KA Wisata Naik 100 Persen, Perjalanan Ditambah

Regional
Libur Panjang, Polda Sumbar Imbau Masyarakat di Rumah Saja

Libur Panjang, Polda Sumbar Imbau Masyarakat di Rumah Saja

Regional
Pemkab Karawang Pantau Pergerakan Pemudik Jelang Libur Panjang

Pemkab Karawang Pantau Pergerakan Pemudik Jelang Libur Panjang

Regional
Ini Ciri-ciri Mayat Perempuan yang Ditemukan di Pinggir Sungai Sungon, Madiun

Ini Ciri-ciri Mayat Perempuan yang Ditemukan di Pinggir Sungai Sungon, Madiun

Regional
Wali Kota Tasikmalaya Ditahan KPK, Wakilnya Jamin Pelayanan Masyarakat Terus Berjalan

Wali Kota Tasikmalaya Ditahan KPK, Wakilnya Jamin Pelayanan Masyarakat Terus Berjalan

Regional
Ini Penjelasan Lengkap BPPTKG Soal Merapi Erupsi dalam Waktu Dekat

Ini Penjelasan Lengkap BPPTKG Soal Merapi Erupsi dalam Waktu Dekat

Regional
Waspada La Nina, 4 Wilayah Kota Serang Banten Rawan Banjir dan Longsor

Waspada La Nina, 4 Wilayah Kota Serang Banten Rawan Banjir dan Longsor

Regional
Kejutan untuk Warga Perbatasan Indonesia-Timor Leste di Tengah Pandemi Corona

Kejutan untuk Warga Perbatasan Indonesia-Timor Leste di Tengah Pandemi Corona

Regional
Berencana ke Bandung Saat 'Long Weekend'? Waspada Genangan Saat Hujan

Berencana ke Bandung Saat "Long Weekend"? Waspada Genangan Saat Hujan

Regional
Libur Panjang, Wisatawan dari Jakarta Akan Diputar Balik di Puncak Bogor

Libur Panjang, Wisatawan dari Jakarta Akan Diputar Balik di Puncak Bogor

Regional
Kondisi Polisi yang Dibacok Parang Eks Napi di Makassar Mulai Membaik

Kondisi Polisi yang Dibacok Parang Eks Napi di Makassar Mulai Membaik

Regional
Ini Cerita Penyebab Ratusan Santri di Garut Terpapar Covid-19, hingga Dijemput Petugas Pakai APD

Ini Cerita Penyebab Ratusan Santri di Garut Terpapar Covid-19, hingga Dijemput Petugas Pakai APD

Regional
Banjir Rendam 5 Desa dan Jalan Raya di Cilacap, Ketinggian Air Capai 1,5 Meter

Banjir Rendam 5 Desa dan Jalan Raya di Cilacap, Ketinggian Air Capai 1,5 Meter

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X