Beberapa Bulan Buron, Terpidana Penggelapan Uang Ditangkap

Kompas.com - 25/10/2018, 09:05 WIB
Sempat buron beberapa bulan, akhirnya terpidana kasus penggelapan uang Rp 417.719.297 di PT. Faras Shipbuilding and Shiprepairs, Tanjung Uncang, Batam, Kepri, Nining Agustriana (46) berhasil ditangkap, Kamis (25/10/2018) KOMPAS.COM/ HADI MAULANASempat buron beberapa bulan, akhirnya terpidana kasus penggelapan uang Rp 417.719.297 di PT. Faras Shipbuilding and Shiprepairs, Tanjung Uncang, Batam, Kepri, Nining Agustriana (46) berhasil ditangkap, Kamis (25/10/2018)

BATAM, KOMPAS.com - Sempat buron beberapa bulan, akhirnya terpidana kasus penggelapan uang Rp 417.719.297 di PT. Faras Shipbuilding and Shiprepairs, Tanjung Uncang, Batam, Kepri, Nining Agustriana (46) berhasil ditangkap.

Nining berhasil ditangkap Tim Kejaksaan Negeri (Kejari) Batam di kediamannya di Perumahan Tiban Bukit Asri, Blok G, Kecamatan Sekupang, Batam, Rabu (24/10/2018) malam.

Kepala Kejaksaan Negeri Batam Dedie Tri Hariyadi mengatakan sebelum mengamankan terdakwa, tim terlebih dahulu melakukan pengumpulan informasi terkait kediaman Nining.


Setelah didapati alamat Nining, tim mulai memantau pergerakan Nining sejak kemarin pagi. Bahkan, Nining juga sempat dibuntuti saat keluar rumah.

"Kami sempat memantau di rumahnya dan kami lihat suaminya sempat pergi ke masjid untuk shalat Magrib. Akhirnya, sekitar pukul 18.30 WIB, yang bersangkutan langsung kami amankan di rumahnya," kata Dedie, Kamis (25/10/2018).

Baca juga: Tangis Haru Dea, Pelaku Penggelapan Uang, Saat Divonis 8 Bulan Penjara

Saat dilakukan penangkapan, terpidana sama sekali tidak ada melakukan perlawanan dan bersikap kooperatif.

"Dari hasil pemeriksaan hakim di PN Batam, Nining dinyatakan bersalah karena melanggar Pasal 374 KUHP, Putusan kasasi No.837 K/ PID/2017 tanggal 6 September 2017 dengan hukuman satu tahun penjara," jelas Dedie.

Sebelumnya, saat menjalani proses hukum persidangan hingga kasasi, Nining berstatus tahanan rumah. Dalam ketentuan, tahanan rumah ini dihitung 1:3 dimana 3 hari tahanan rumah dihitung satu hari dalam sel.

"Untuk proses selanjutnya akan langsung kami eksekusi ke Lembaga Pemasyarakatan (LP) Perempuan kelas II B,Baloi, Batam," pungkasnya.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pencemaran di Sungai Avur, Jombang, Diduga dari Pabrik Kertas

Pencemaran di Sungai Avur, Jombang, Diduga dari Pabrik Kertas

Regional
Petugas Masih Berupaya Evakuasi Kereta Api yang Terguling di Blora

Petugas Masih Berupaya Evakuasi Kereta Api yang Terguling di Blora

Regional
Aniaya PSK karena Tak Mau Bayar Usai Berkencan, Pria Ini Kabur Sambil Telanjang

Aniaya PSK karena Tak Mau Bayar Usai Berkencan, Pria Ini Kabur Sambil Telanjang

Regional
Pemkot Surabaya Cairkan Anggaran Pilkada Tahap Pertama Sebesar Rp 1 Miliar

Pemkot Surabaya Cairkan Anggaran Pilkada Tahap Pertama Sebesar Rp 1 Miliar

Regional
Kisah Kakak Beradik 18 Tahun Alami Kulit Melepuh jika Kena Matahari, Sempat Minta Dibunuh

Kisah Kakak Beradik 18 Tahun Alami Kulit Melepuh jika Kena Matahari, Sempat Minta Dibunuh

Regional
Menristek Tantang ITB Rancang Transportasi Kota Bandung Berbasis Kereta

Menristek Tantang ITB Rancang Transportasi Kota Bandung Berbasis Kereta

Regional
Proyek PLTA Jatigede Capai 73 Persen, September 2020 Siap Beroperasi

Proyek PLTA Jatigede Capai 73 Persen, September 2020 Siap Beroperasi

Regional
Oknum Guru SMP Pendamping Olimpiade Sains yang Cabuli Siswinya di Hotel Berstatus Honorer

Oknum Guru SMP Pendamping Olimpiade Sains yang Cabuli Siswinya di Hotel Berstatus Honorer

Regional
Kasus Bayi Penderita Hydrocephalus, RSUD dr Soetomo Fokus Perbaiki Status Gizinya

Kasus Bayi Penderita Hydrocephalus, RSUD dr Soetomo Fokus Perbaiki Status Gizinya

Regional
Ini Alasan Jaksa KPK Tuntut Mantan Kepala Imigrasi Mataram 7 Tahun Penjara

Ini Alasan Jaksa KPK Tuntut Mantan Kepala Imigrasi Mataram 7 Tahun Penjara

Regional
Mau Bertarung di Pilkada Sumbar, Dibutuhkan 'Isi Tas' Minimal Rp 30 Miliar

Mau Bertarung di Pilkada Sumbar, Dibutuhkan "Isi Tas" Minimal Rp 30 Miliar

Regional
Antisipasi Telur Mengandung Dioksin, Pengusaha Tahu di Sidoarjo Mulai Tinggalkan Bahan Bakar Plastik

Antisipasi Telur Mengandung Dioksin, Pengusaha Tahu di Sidoarjo Mulai Tinggalkan Bahan Bakar Plastik

Regional
Kronologi Bus yang Bawa Siswa SMA Terlibat Tabrakan Beruntun

Kronologi Bus yang Bawa Siswa SMA Terlibat Tabrakan Beruntun

Regional
Program Mensos: Satu Kabupaten/Kota Berdiri Dua Puskessos

Program Mensos: Satu Kabupaten/Kota Berdiri Dua Puskessos

Regional
Festival Mlaku Mlaku Nang Tunjungan Surabaya, Suguhkan Aneka Kuliner dari 240 UMKM

Festival Mlaku Mlaku Nang Tunjungan Surabaya, Suguhkan Aneka Kuliner dari 240 UMKM

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X