Uang Transpor Belum Cair, Tenaga Honorer K2 dan PTT Datangi DPRD

Kompas.com - 24/10/2018, 21:25 WIB
Ratusan honor K2 dan petagawai tidak tetap PTT Kabupaten Magetan Jawa Timur ngeluruk ke kantor dewan mempertanyakan uang transportasi tahun 2018 yang belum cair. KOMPAS.com/SUKOCORatusan honor K2 dan petagawai tidak tetap PTT Kabupaten Magetan Jawa Timur ngeluruk ke kantor dewan mempertanyakan uang transportasi tahun 2018 yang belum cair.


MAGETAN, KOMPAS.com – Ratusan tenaga honorer K2 dan pegawai tidak tetap (PTT) Kabupaten Magetan Jawa Timur mendatangi DPRD Magetan mempertanyakan uang transpor tahun 2018 yang belum cair.

Ketua Honorer K2 Kabupaten Magetan Purwanti mengatakan, upaya mendatangi Kantor DPRD Kabupaten Magetan untuk memperjelas nasib uang transpor yang belum cair tahun 2018 dan kejelasan kelanjutan tahun 2019 mendatang.

“Satu tahun ini belum cair, kami menuntut PPK juga deal tahun 2019,”ujarnya, Rabu (24/10/2018).

Baca juga: Peluang Wirausaha Terbuka Lebar, Gubernur NTT Tawarkan Guru Honorer Beralih Profesi

Purwanti menambahkan, yang hadir di kantor DPRD Kabupaten sebanyak 538 tenaga honorer K2 dimana 311 merupakan Pegawai Tidak Tetap (PTT) di Dinas Pendidikan.

Dari hasil pertemuan dengan Anggota DPRD Magetan, Kepala BKD Kabupaten Magetan dan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Magetan memastikan jika uang transpor tersebut akan cair bulan November mendatang.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Sudah disepakati Insya Allah bulan depan cair. Ini sudah dibenahi. Karena sudah disepakati kami tetap akan mengajar,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Magetan Joko Santosa mengatakan, tidak cairnya uang transpor dikarenakan adanya perubahan dari kegiatan induk yang diketahui oleh PPK, sehingga masuk di dalam anggaran perubahan PAK.

Menurutnya anggaran perubahan paling cepat direalisasikan pada bulan Oktober.

“Ada kesalahan waktu itu diketahui PPK, perubahan itu masuk di PAK. PAK paling cepat bulan 10,” katanya.

Kompas TV Seorang guru honorer di Probolinggo, Jawa Timur, ditangkap polisi karena menyebarkan ujaran kebencian terhadap Joko Widodo dan Megawati Soekarnoputri.
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Percepat Vaksinasi di Wonogiri, Bupati Jekek Siapkan Strategi Home Visit

Percepat Vaksinasi di Wonogiri, Bupati Jekek Siapkan Strategi Home Visit

Regional
Ada Guru Meninggal akibat Covid-19, Bupati Wonogiri Ingatkan Pandemi Belum Berakhir

Ada Guru Meninggal akibat Covid-19, Bupati Wonogiri Ingatkan Pandemi Belum Berakhir

Regional
Soal Penutupan Wisata pada Akhir Tahun, Pemkab Wonogiri Tunggu Kebijakan Pusat

Soal Penutupan Wisata pada Akhir Tahun, Pemkab Wonogiri Tunggu Kebijakan Pusat

Regional
Ganjar Kirim 50 Relawan untuk Bantu Korban Erupsi Gunung Semeru

Ganjar Kirim 50 Relawan untuk Bantu Korban Erupsi Gunung Semeru

Regional
Guru di Wonogiri Meninggal karena Covid-19, Bupati Jekek: Terpapar di Area Wisata, Bukan Sekolah

Guru di Wonogiri Meninggal karena Covid-19, Bupati Jekek: Terpapar di Area Wisata, Bukan Sekolah

Regional
Antisipasi Omicron Saat Nataru, Bupati Jekek Minta Perantau Tak Mudik

Antisipasi Omicron Saat Nataru, Bupati Jekek Minta Perantau Tak Mudik

Regional
Jadi Penyangga Borobudur, Wonogiri Siap Unggulkan Obyek Wisata Ini

Jadi Penyangga Borobudur, Wonogiri Siap Unggulkan Obyek Wisata Ini

Regional
Luwu Utara Rawan Bencana, Bupati IDP Beberkan Pentingnya Pelatihan Pengurangan Risiko Bencana

Luwu Utara Rawan Bencana, Bupati IDP Beberkan Pentingnya Pelatihan Pengurangan Risiko Bencana

Regional
Bupati Indah Berharap Pasar Smart Rakyat Salulemo Jadi Pasar Percontohan dan Pasar Sehat

Bupati Indah Berharap Pasar Smart Rakyat Salulemo Jadi Pasar Percontohan dan Pasar Sehat

Regional
Bupati Jekek Pastikan Pembangunan Waduk Pidekso Dipercepat

Bupati Jekek Pastikan Pembangunan Waduk Pidekso Dipercepat

Regional
Pemkab Tanah Bambu Minta Perusahaan Tambang Berpartisipasi dalam Pembangunan Daerah

Pemkab Tanah Bambu Minta Perusahaan Tambang Berpartisipasi dalam Pembangunan Daerah

Regional
Kejar Target Vaksinasi Dosis Kedua, Pemkab Lakukan Home Visit di 25 Kecamatan

Kejar Target Vaksinasi Dosis Kedua, Pemkab Lakukan Home Visit di 25 Kecamatan

Regional
Gelar Sosialisasi Sinergi APIP dan APH, Pemkab Luwu Utara Berkomitmen Ciptakan Pemerintahan Bersih

Gelar Sosialisasi Sinergi APIP dan APH, Pemkab Luwu Utara Berkomitmen Ciptakan Pemerintahan Bersih

Regional
Antisipasi Kelangkaan Pupuk Bersubsidi, Bupati Jekek Berharap Petani Kembangkan Modifikasi dan Inovasi

Antisipasi Kelangkaan Pupuk Bersubsidi, Bupati Jekek Berharap Petani Kembangkan Modifikasi dan Inovasi

Regional
Sebanyak 300 Pesepeda Gunung Ramaikan Event Wonderful Rongkong

Sebanyak 300 Pesepeda Gunung Ramaikan Event Wonderful Rongkong

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.