Kompas.com - 16/10/2018, 17:11 WIB
Bupati Aceh Utara H Muhammad Thaib akrab disapa Cek Mad Kompas.com/MasriadiBupati Aceh Utara H Muhammad Thaib akrab disapa Cek Mad

ACEH UTARA, KOMPAS.com - Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TPAD) Kabupaten Aceh Utara mengusulkan pembelian empat mobil baru dalam Kebijakan Umum Anggaran dan Plafon Prioritas Anggaran Sementara (KUA PPAS) APBD kabupaten itu tahun 2019.

Empat mobil yang belum disebut jenis dan mereknya itu direncanakan digunakan bupati, wakil bupati, istri bupati, dan tim pengamanan tertutup kepala daerah.

Wakil Ketua DPRK Aceh Utara, Zubir HT, membenarkan usulan itu. Dewan, sambung Zubir, akan mengkaji layak atau tidaknya pembelian mobil itu.

“Pendapat saya, tunda saja dulu beli mobil. Itu kan tidak mendesak, masih banyak hal yang lebih mendesak, mobil lama bupati juga masih bagus,” kata politisi Partai Nasional Demokrat itu.

Dia menyarankan baiknya bupati fokus saja pada pengentasan kemiskinan. Sebab, Aceh Utara saat ini termasuk daerah termiskin di Aceh dengan jumlah penduduk 118.740.

“Tunda sajalah Pak Bupati beli mobilnya,” terangnya.

Baca juga: Menristek Dikti Perpanjang Masa Jabatan Rektor Unimal Aceh Utara

Sementara itu, Sekretaris Daerah Aceh Utara, Abdul Aziz, menyebutkan, pembelian kendaraan dinas itu mendesak karena saat ini Bupati Muhammad Thaib menaiki mobil dinas Prado tahun 2007.

“Itu sudah lama sekali. Sudah tidak layak pakai,” katanya.

Disingung soal krisis anggaran, dia menyatakan dalam KUA PPAS APBD 2019 tercatat total anggaran Rp 1,8 triliun. Dana Rp 3,3 miliar untuk beli mobil dianggap tidak mengurangi fokus pemerintah untuk pembangunan daerah.

“Hanya Aceh Utara pakai mobil bekas. Ini seharusnya dibeli baru, agar aktivitas pimpinan daerah lancar,” pungkasnya.

Baca juga: 16 Desa di Aceh Utara Masih Terendam Banjir

Sekadar diketahui, Aceh Utara mengalami defisit anggaran karena harus membayar utang kepada pihak ketiga sekitar Rp 180 miliar lebih. Awal tahun lalu mereka meminta persetujuan Kementerian Dalam Negeri RI untuk meminjam uang pada perbankan sebesar Rp 50 miliar untuk mendanai pembangunan. Namun, kementerian tidak mengizinkan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pertumbuhan Ekonomi Jabar Triwulan I-2022 Capai 5,62 Persen, Lebih Tinggi dari Nasional

Pertumbuhan Ekonomi Jabar Triwulan I-2022 Capai 5,62 Persen, Lebih Tinggi dari Nasional

Regional
KKJ dan PKJB Digelar, Kang Emil Minta Pelaku UMKM Jabar Hemat Karbon

KKJ dan PKJB Digelar, Kang Emil Minta Pelaku UMKM Jabar Hemat Karbon

Regional
Cegah Wabah PMK, Jabar Awasi Lalu Lintas Peredaran Hewan Ternak Jelang Idul Adha

Cegah Wabah PMK, Jabar Awasi Lalu Lintas Peredaran Hewan Ternak Jelang Idul Adha

Regional
Genjot Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Optimistis Capai Target

Genjot Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Optimistis Capai Target

Regional
Bertemu DPP GAMKI, Bobby Nasution Didaulat Sebagai Tokoh Pembaharu

Bertemu DPP GAMKI, Bobby Nasution Didaulat Sebagai Tokoh Pembaharu

Regional
Cegah Stunting di Jabar, Kang Emil Paparkan Program “Omaba”

Cegah Stunting di Jabar, Kang Emil Paparkan Program “Omaba”

Regional
Hadapi Digitalisasi Keuangan, Pemprov Jabar Minta UMKM Tingkatkan Literasi Keuangan

Hadapi Digitalisasi Keuangan, Pemprov Jabar Minta UMKM Tingkatkan Literasi Keuangan

Regional
Resmikan SLB Negeri 1 Demak, Ganjar Berharap Tenaga Pendidikan Bantu Siswa Jadi Mandiri

Resmikan SLB Negeri 1 Demak, Ganjar Berharap Tenaga Pendidikan Bantu Siswa Jadi Mandiri

Regional
Jabar Quick Response Bantu Warga Ubah Gubuk Reyot Jadi Rumah Layak Huni

Jabar Quick Response Bantu Warga Ubah Gubuk Reyot Jadi Rumah Layak Huni

Regional
PPKM Diperpanjang, Ridwan Kamil Minta Warga Jabar Lakukan Ini

PPKM Diperpanjang, Ridwan Kamil Minta Warga Jabar Lakukan Ini

Regional
Baru Diresmikan, Jembatan Gantung Simpay Asih Diharapkan Jadi Penghubung Ekonomi Warga Desa

Baru Diresmikan, Jembatan Gantung Simpay Asih Diharapkan Jadi Penghubung Ekonomi Warga Desa

Regional
Disdik Jabar Kembali Izinkan Siswa Gelar Studi Wisata, asalkan...

Disdik Jabar Kembali Izinkan Siswa Gelar Studi Wisata, asalkan...

Regional
Antisipasi Hepatitis Akut, Pemprov Jabar Siapkan Skenario Jitu dengan Teknologi Molekuler Terbaru

Antisipasi Hepatitis Akut, Pemprov Jabar Siapkan Skenario Jitu dengan Teknologi Molekuler Terbaru

Regional
Melalui BLUD, Ridwan Kamil Optimistis Pendidikan di Jabar Bisa Hasilkan Prestasi

Melalui BLUD, Ridwan Kamil Optimistis Pendidikan di Jabar Bisa Hasilkan Prestasi

Regional
Tidak Libur Lebaran, 21 Anggota Jabar Quick Response Bantu Operasi SAR Evakuasi Korban Banjir Bandang Sumedang

Tidak Libur Lebaran, 21 Anggota Jabar Quick Response Bantu Operasi SAR Evakuasi Korban Banjir Bandang Sumedang

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.