Kompas.com - 14/10/2018, 09:22 WIB
 Foto Dok Polres Magetan. Sebuah mobil CRV warna putih terjun ke jurang sedalam 100 meter di Kabuoaten Magetan. satu penumpang atas nama Ragil Supriyanto (34) warga Desa Kediren Kabupaten Blora meninggal pasca dievakuasi ke Rumah Sakit Umum Daerah Dr Sayidiman Magetan. Sementara penumpang  lainnya Rini Puspita Wati (26) warga  Desa Semen,  Kabupaten Ngawi saat ini kondisinya kritis. Kontributor Nunukan, Sukoco Foto Dok Polres Magetan. Sebuah mobil CRV warna putih terjun ke jurang sedalam 100 meter di Kabuoaten Magetan. satu penumpang atas nama Ragil Supriyanto (34) warga Desa Kediren Kabupaten Blora meninggal pasca dievakuasi ke Rumah Sakit Umum Daerah Dr Sayidiman Magetan. Sementara penumpang lainnya Rini Puspita Wati (26) warga Desa Semen, Kabupaten Ngawi saat ini kondisinya kritis.

MAGETAN, KOMPAS.com – Sebuah mobil Honda CRV yang ditumpangi 2 orang terjun ke jurang sedalam 100 meter di Kabupaten Magetan, Jawa Timur, Sabtu (13/10) sekitar pukul 15.30.

Kasat Lantas Polres Magetan AKP Himawan Setiawan mengatakan, sebelum terjun, mobil yang melaju dari arah Telaga Sarangan menuju Kota Magetan tersebut dilaporkan melaju dengan kecepatan tinggi.

"Dari hasil olah tempat kejadian perkara, kecepatan mobil sangat tinggi," ujar Himawan, Minggu (14/10/2018).

Baca juga: Bus Masuk Jurang di Bantul, Seorang Penumpang Tewas

Akibat kecelakaan tersebut, satu penumpang atas nama Ragil Supriyanto (34) warga Desa Kediren, Kabupaten Blora, Jawa Tengah, meninggal dunia setelah dievakuasi ke RSUD Dr Sayidiman, Magetan.

Sementara penumpang lainnya, Rini Puspita Wati (26) warga Desa Semen, Kabupaten Ngawi, kondisinya kritis.

Belum diketahui penyebab mobil tersebut terjun ke jurang.

Baca juga: Jatuh ke Jurang, Seorang Pendaki Gunung Semeru Dilaporkan Tewas

"Kami masih mencari saksi di lapangan. Untuk kondisi penumpang, kami masih menunggu pemeriksaan dokter karena kondisi satu penumpang masih kritis," kata dia. 

Adapun kondisi jalan menuju lokasi wisata Telaga Sarangan tersebut memang rawan kecelakaan. Selain jalannya berkelok tajam dan menanjak, di samping jalan juga terdapat jurang yang cukup dalam.

"Satu bulan ini sudah ada 2 kecelakaan di situ. Sebelumnya sebuah bus wisata mengalami kecelakaan dengan korban meninggal 2 orang," ucap Himawan.

Baca juga: Sopir Diduga Kehilangan Kendali, Bus SMK Karanganyar Masuk Jurang

Menurut rencana, kepolisian akan mengevakuasi bangkai mobil berpelat nomor T 1201 EJ tersebut.

Kondisi kendaraan mengalami kerusakan parah dan berada di tengah kebun warga.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Regional
Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi 'Landscape' Menarik

Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi "Landscape" Menarik

Regional
Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Regional
Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Regional
Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Regional
Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Regional
Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Regional
Ingin Warga'Survive' di Masa Pandemi, Dompet Dhuafa Kembangkan Budidaya Ikan Nila

Ingin Warga"Survive" di Masa Pandemi, Dompet Dhuafa Kembangkan Budidaya Ikan Nila

Regional
6 Kali Raih WTP, Pemkab Wonogiri Catat Penurunan Rekomendasi dalam LHP

6 Kali Raih WTP, Pemkab Wonogiri Catat Penurunan Rekomendasi dalam LHP

Regional
Masalah Sampah Terbengkalai Bertahun-tahun, Walkot Bobby Tegaskan Bersih dalam 2 Hari

Masalah Sampah Terbengkalai Bertahun-tahun, Walkot Bobby Tegaskan Bersih dalam 2 Hari

Regional
Dorong Perusahaan Bayar THR Pekerja, Walkot Semarang: 'Cash Ojo Nyicil'

Dorong Perusahaan Bayar THR Pekerja, Walkot Semarang: "Cash Ojo Nyicil"

Regional
Dapat Bantuan 'Bedah Rumah' dari Korem 074/WRT Surakarta, Agus Tak Kuasa Bendung Haru

Dapat Bantuan "Bedah Rumah" dari Korem 074/WRT Surakarta, Agus Tak Kuasa Bendung Haru

Regional
Copot Kadis Kesehatan, Wali Kota Bobby Targetkan Medan Terbebas dari Covid-19

Copot Kadis Kesehatan, Wali Kota Bobby Targetkan Medan Terbebas dari Covid-19

Regional
Optimis Pada Energi Terbarukan, Ridwan Kamil Ajak Anak Muda Tangkap Peluang

Optimis Pada Energi Terbarukan, Ridwan Kamil Ajak Anak Muda Tangkap Peluang

Regional
MDTA Direnovasi Dompet Dhuafa, Murid dan Kepala Yayasan Menangis Haru

MDTA Direnovasi Dompet Dhuafa, Murid dan Kepala Yayasan Menangis Haru

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X