Bus Masuk Jurang di Bantul, Seorang Penumpang Tewas

Kompas.com - 12/10/2018, 11:47 WIB
Mikrobus jurusan Yogyakarta-Wonosari, masuk jurang di Banguntapan, Bantul, Jumat (12/10/2018) pagi.KOMPAS.com/Markus Yuwono Mikrobus jurusan Yogyakarta-Wonosari, masuk jurang di Banguntapan, Bantul, Jumat (12/10/2018) pagi.

YOGYAKARTA,KOMPAS.com - Sebuah mikrobus jurusan Yogyakarta- Wonosari, masuk ke jurang di Ring Road Selatan atau Jalan Ahmad Yani, Dusun Sarirejo II, Banguntapan, Bantul, Yogyakarta. Seorang penumpang tewas dalam kecelakaan, Jumat (12/10/2018) pagi.

Kanit Laka Lantas, Satlantas Polres Bantul, Ipda Mulyanto menjelaskan, kecelakaan terjadi sekitar pukul 05.50 WIB.

Bus berplat AB-7476-CD menabrak devider dan masuk jurang. Mobil bercat biru itu dikemudikan oleh Budiyono (42), warga Dlingo, Bantul.

"Di dalam bus ada enam orang penumpang," katanya saat dihubungi wartawan, Jumat.

Baca juga: 5 Fakta Terbaru Tragedi Bus Masuk Jurang di Cikidang, MA Tersangka hingga Tak Punya SIM B1

Mulyanto menjelaskan, seorang penumpang yang tewas bernama Payem (40), warga Imogiri, Bantul. Sedangkan penumpang lainnya, mengalami luka ringan dan berat.

Mulyanto menceritakan kronologi kejadian. Saat itu, bus melaju dari arah barat Ke timur. Sesampainya di lokasi, bus kehilangan kendali kemudian oleng ke kiri, menabrak devider, dan masuk jurang.

Bagian depan bus mengalami kerusakan parah karena menabrak dinding pagar sebuah pabrik. 

Warga dan petugas kepolisian langsung mengevakuasi korban. Mereka dibawa ke rumah sakit untuk dilakukan perawatan.

Baca juga: Kernet Bus Masuk Jurang Akan Dioperasi di RS Bhayangkara Sukabumi

 

"Sopir mengalami luka-luka, namun kondisinya sudah berangsur baik," ucapnya.

Salah seorang warga di lokasi, Prapto mengaku ikut membantu mengevakuasi para korban. Dia sendiri merupakan tetangga pengemudi kendaraan nahas itu.

"Saya begitu dikabarin langsung kesini bantu evakuasi. Ada enam orang di dalam bus, satu meninggal, Budi (Budiyono, sopir bus) selamat. Mereka pada dibawa ambulans tadi," pungkasnya. 



Terkini Lainnya

Rekrutmen CPNS 2019, Pemprov Riau Butuh 10.381 PNS

Rekrutmen CPNS 2019, Pemprov Riau Butuh 10.381 PNS

Regional
Bima Arya: PAN Kembali Tentukan Arah Usai Sidang MK

Bima Arya: PAN Kembali Tentukan Arah Usai Sidang MK

Regional
Monumen Korban KM Sinar Bangun Jadi Rumah Kedua Bagi Keluarga yang Ditinggalkan

Monumen Korban KM Sinar Bangun Jadi Rumah Kedua Bagi Keluarga yang Ditinggalkan

Regional
Pasangan Suami Istri yang Suguhkan Seks 'Live' ke Anak-anak Dituntut 10 Tahun Penjara

Pasangan Suami Istri yang Suguhkan Seks "Live" ke Anak-anak Dituntut 10 Tahun Penjara

Regional
2 Orang Pelaku Pungli di Lokasi Jembatan Mesuji Dibekuk Polisi

2 Orang Pelaku Pungli di Lokasi Jembatan Mesuji Dibekuk Polisi

Regional
Isak Tangis Iringi Peringatan Setahun Tenggelamnya KM Sinar Bangun di Danau Toba

Isak Tangis Iringi Peringatan Setahun Tenggelamnya KM Sinar Bangun di Danau Toba

Regional
Gempa Magnitudo 5,2 Guncang Maluku, Tidak Berpotensi Tsunami

Gempa Magnitudo 5,2 Guncang Maluku, Tidak Berpotensi Tsunami

Regional
Ini Rekayasa Lalu Lintas di Jalan Yos Sudarso Selama Pengerjaan Alun-alun Surabaya

Ini Rekayasa Lalu Lintas di Jalan Yos Sudarso Selama Pengerjaan Alun-alun Surabaya

Regional
Polisi Gagalkan 4 Kontainer Kayu Merbau yang Akan Diselundupkan ke Surabaya

Polisi Gagalkan 4 Kontainer Kayu Merbau yang Akan Diselundupkan ke Surabaya

Regional
2 Terduga Pembunuh Pegawai Bank Syariah Mandiri Merupakan Pasangan Suami Istri

2 Terduga Pembunuh Pegawai Bank Syariah Mandiri Merupakan Pasangan Suami Istri

Regional
Suami Istri yang Suguhkan Seks 'Live' ke Anak-anak Ditetapkan Tersangka

Suami Istri yang Suguhkan Seks "Live" ke Anak-anak Ditetapkan Tersangka

Regional
Bobot Turun dari 192 Kg Jadi 85 Kg, Arya Akan Jalani Operasi Gelambir

Bobot Turun dari 192 Kg Jadi 85 Kg, Arya Akan Jalani Operasi Gelambir

Regional
Alun-alun Bawah Tanah Surabaya Mulai Dibangun, Jalan Yos Sudarso Ditutup Separuh

Alun-alun Bawah Tanah Surabaya Mulai Dibangun, Jalan Yos Sudarso Ditutup Separuh

Regional
WN, Tersangka Kasus Hoaks 'Server KPU Diatur' Dikenal sebagai Sosok yang Cerdas dan Ahli Komputer

WN, Tersangka Kasus Hoaks "Server KPU Diatur" Dikenal sebagai Sosok yang Cerdas dan Ahli Komputer

Regional
Hujan Lebat, 3 Penambang Timah Tewas Tertimbun

Hujan Lebat, 3 Penambang Timah Tewas Tertimbun

Regional

Close Ads X