Kabupaten Landak Siap Terapkan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik - Kompas.com

Kabupaten Landak Siap Terapkan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik

Kompas.com - 12/10/2018, 19:10 WIB
Bupati Kabupaten Landak, Karolin Margret Natasa memotong tumpeng dalam rangkaian HUT Kabupaten Landak ke-19 di aula kantor Bupati Landak, Kalimantan Barat (12/10/2018)KOMPAS.com/YOHANES KURNIA IRAWAN Bupati Kabupaten Landak, Karolin Margret Natasa memotong tumpeng dalam rangkaian HUT Kabupaten Landak ke-19 di aula kantor Bupati Landak, Kalimantan Barat (12/10/2018)

NGABANG, KOMPAS.com - Pemerintah Kabupaten Landak menyatakan siap menerapkan Peraturan Presiden (Perpres) mengenai Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) yang saat ini tinggal menunggu tanda tangan Presiden Republik Indonesia Joko Widodo.

Kesiapan tersebut disampaikan Bupati Landak Karolin Margret Natasa di sela rangkaian peringatan HUT ke-19 Kabupaten Landak yang dipusatkan di Ngabang, Jumat (12/10/2018).

"Sejak saya menjabat sebagai bupati, kita langsung menerapkan non tunai. Kemudian terkait dengan pengadaan barang dan jasa juga sudah ada e-catalog sesuai dengan ketentuan yang berlaku," ujar Karolin.

Untuk e-bugeting, sistem keuangan daerah yang saat ini juga sudah online dan tinggal melengkapi.

"Sistem ini dimintakan oleh pemerintah dalam upaya untuk meningkatkan transparansi, kemudian memperbaiki perencanaan, dan tentu untuk akuntabilitas pemerintah daerah," ungkapnya.

Baca juga: Pilkada Kalbar, Pasangan Karolin-Gidot Ucapkan Selamat pada Sutarmidji-Ria Norsan

Meski demikian, sebut Karolin, saat ini pihaknya juga sedang mempersiapkan e-planning. Sebelum dirinya menjabat sebagai bupati, kepala daerah terdahulu juga sudah memiliki rencana ke sana namun belum dieksekusi.

"Dan, kami sedang dalam proses melengkapi, yang belum tinggal e-planning. Lainnya sudah sistem elektronik dan siap untuk online," sambung Karolin.

Karolin menambahkan, sistem elektronik tersebut diterapkan oleh masing-masing bagian, sehingga terkadang menyulitkan dalam hal koordinasi.

Misalnya, e-planning di Bappeda dan e-budgeting di keuangan daerah, keduanya ditangani oleh SKPD yang berbeda.

"Ini kan kandang-kadang koordinasinya susah, oleh karena itu harus pada level pimpinan yang menyatukan," jelasnya.

"Oleh karena itu sekarang yang di Bappeda-nya ya yang sedang kita benahi, sehingga nanti menjadi satu sistem yang terhubung mulai dari perencanaan, pelaksanaan sampai dengan pengawasan itu semua connected dengan sistem elektronik dan dapat diakses siapa saja," paparnya.

Memasuki usianya yang ke-19 tahun, sambung Karolin, Kabupaten Landak yang dibentuk dengan cita-cita terus berupaya untuk meningkatkan kesejahteraan dan meningkatkan pelayanan umum. Sebagai kabupaten baru, tentu masih banyak kekurangan.

"Sebagai kabupaten yang baru, tentu harus banyak belajar juga dengan kabupaten lain yang telah lebih dulu dan lebih tua," katanya.

Baca juga: Idul Fitri, Cagub Karolin Silaturahim ke Kediaman Cagub Sutarmidji

Oleh karena itu, Karolin meminta kerja sama dari masyarakat dan aparatur pemerintah untuk bersama-sama membangun Kabupaten Landak.

"Kita sama-sama meningkatkan kualitas pelayanan di Kabupaten Landak," tutupnya.


Terkini Lainnya


Close Ads X