Pakai Atribut 2 Capres, Korban Penipuan Apartemen Mengadu ke Polda Jatim

Kompas.com - 12/10/2018, 16:26 WIB
Korban penipuan apartemen mengenakan atribut 2 capres saat mengadu ke Polda Jatim, Jumat (12/10/2018)KOMPAS.com/ACHMAD FAIZAL Korban penipuan apartemen mengenakan atribut 2 capres saat mengadu ke Polda Jatim, Jumat (12/10/2018)

SURABAYA, KOMPAS.com - Beberapa korban penipuan proyek Sipoa Group mengadu ke Mapolda Jawa Timur, Jumat (12/10/2018).

Mereka mengenakan atribut kaos 2 pasangan capres dan cawapres yang akan bertarung di Pilpres 2019 mendatang.

Penggunaan 2 atribut kaos itu dimaksudkan agar kedua pasangan capres dan cawapres peduli terhadap kasus tersebut.

"Siapapun yang jadi, saya harap bisa mengembalikan uang kami," kata Umar Kasianto yang mewakili korban penipuan apartemen atas nama Suprihatin.

Di Mapolda Jawa Timur, para korban menggelar mediasi dengan perwakilan Ditreskrimsus dan Ditintelkam. Para korban disarankan untuk membuat laporan resmi ke polisi atas kerugian yang dialami para korban tersebut.

"Kami memang menyarankan agar semua korban melapor ke kami, agar kasus ini berproses secara hukum. Memang kerugiannya tidak bisa langsung kembali," kata Direktur Kriminal Umum Polda Jawa Timur, Kombes Agung Yudha.

Baca juga: Yusril Minta KPK Awasi Proses Hukum Penipuan Apartemen di Surabaya

Pihaknya mengaku akan terus memproses laporan yang masuk. Saat ini sudah ada 6 tersangka yang sudah ditetapkan, sebagian tersangka bahkan sudah diadili.

Ada ratusan korban penipuan proyek aprtemen Sipoa Grup. Para korban sudah memproses jual beli apartemen di sejumlah titik di Surabaya dan Sudoarjo. Namun sampai waktu yang dijanjikan untuk serah terima unit, pengembang belum juga menyerahkan unit apartemen yang dibeli. Bahkan ada apartemen yang sama sekali belum dibangun.

Baca juga: Korban Penipuan Apartemen Tagih Janji Yusril soal Pendampingan Hukum



Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Gerebek Pesta Sabu di Sebuah Rumah, Polisi Temukan Senjata Api Rakitan

Gerebek Pesta Sabu di Sebuah Rumah, Polisi Temukan Senjata Api Rakitan

Regional
Ahli Waris Korban Kebakaran Pabrik Korek Api Berhak Terima Santunan 48 Kali Gaji

Ahli Waris Korban Kebakaran Pabrik Korek Api Berhak Terima Santunan 48 Kali Gaji

Regional
Diduga Cabuli Bocah, Seorang Kakek 70 Tahun Diamankan Polisi

Diduga Cabuli Bocah, Seorang Kakek 70 Tahun Diamankan Polisi

Regional
Ulat Bulu Menyerang akibat Tambang, Aparat Bakar Belasan Ponton Timah Apung

Ulat Bulu Menyerang akibat Tambang, Aparat Bakar Belasan Ponton Timah Apung

Regional
Aparat Gabungan Ungkap Kasus Penyelundupan 7 Satwa Dilindungi ke Malaysia, 3 Diantaranya Orangutan

Aparat Gabungan Ungkap Kasus Penyelundupan 7 Satwa Dilindungi ke Malaysia, 3 Diantaranya Orangutan

Regional
Puluhan Gubuk Dibakar, Warga Dua Desa di Bima Bentrok dan 4 Orang Terluka

Puluhan Gubuk Dibakar, Warga Dua Desa di Bima Bentrok dan 4 Orang Terluka

Regional
Speedboat Tenggelam di Perairan Tanjung Kasam, 5 Penumpang Selamat

Speedboat Tenggelam di Perairan Tanjung Kasam, 5 Penumpang Selamat

Regional
Kisah Nasib Kehilangan Dhijah Saat Pabrik Korek Api Terbakar...

Kisah Nasib Kehilangan Dhijah Saat Pabrik Korek Api Terbakar...

Regional
Kuasa Hukum Artis VA: Vonis Hakim Belum Penuhi Rasa Keadilan

Kuasa Hukum Artis VA: Vonis Hakim Belum Penuhi Rasa Keadilan

Regional
Catut Nama Tommy Soeharto, Pria Ini Tipu Pengusaha Rp 213 Juta

Catut Nama Tommy Soeharto, Pria Ini Tipu Pengusaha Rp 213 Juta

Regional
Terbengkalai, Begini Kondisi Situs Suci Kerajaan Singosari di Tol Pandaan-Malang

Terbengkalai, Begini Kondisi Situs Suci Kerajaan Singosari di Tol Pandaan-Malang

Regional
Penemuan Bata Kuno di Pakis Mojokerto, Diduga Kawasan Keraton Majapahit

Penemuan Bata Kuno di Pakis Mojokerto, Diduga Kawasan Keraton Majapahit

Regional
Terjerat Korupsi, Mantan Ketua Bawaslu Papua Barat Ditahan

Terjerat Korupsi, Mantan Ketua Bawaslu Papua Barat Ditahan

Regional
Hukuman Habis di Masa Tahanan, Artis VA Diyakini Segera Bebas

Hukuman Habis di Masa Tahanan, Artis VA Diyakini Segera Bebas

Regional
Jelang Putusan MK, Polisi dan TNI Imbau Warga Jateng Tak ke Jakarta

Jelang Putusan MK, Polisi dan TNI Imbau Warga Jateng Tak ke Jakarta

Regional

Close Ads X