246 Rumah di Sumenep Rusak akibat Gempa Situbondo 6,4 Magnitudo

Kompas.com - 11/10/2018, 17:57 WIB
Gubernur Jatim bersama Kapolda Jatim dan Pangdam Brawijaya meninjau rumah rusak di Pulau Sapudi, Kamis (11/10/2018) Dokumentasi Polda JatimGubernur Jatim bersama Kapolda Jatim dan Pangdam Brawijaya meninjau rumah rusak di Pulau Sapudi, Kamis (11/10/2018)

SURABAYA, KOMPAS.com - Sebanyak 246 rumah warga di Pulau Sapudi, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, tercatat mengalami kerusakan akibat gempa magnitudo 6,4 yang berpusat di timur laut Situbondo, Jawa Timur, Kamis (11/10/2018) dini hari.

Rumah rusak tersebar di 2 kecamatan di Pulau Sapudi, yakni di Kecamatan Gayam dan Kecamatan Nunggunung. Di Kecamatan Gayam, ada 210 yang rusak.

"30 rumah rusak berat, 80 rumah rusak sedang, dan 100 rumah rusak ringan," kata Gubernur Jawa Timur Soekarwo, Kamis (11/10/2018) sore.

Sementara di Kecamatan Nunggunung, ada 36 rumah warga yang rusak. Namun hanya 1 yang rusak parah, sisanya kategori berat dan kategori ringan.

"Dari total rumah yang rusak, ada 2 rumah yang rata dengan tanah, dan mengakibatkan korban jiwa," ucapnya.

Baca juga: Korban Gempa Situbondo di Sumenep Mulai Dirawat di Puskesmas

Sementara total warga yang menjadi korban, kata Soekarwo, ada 27 orang. Tiga orang meninggal dunia dan 24 lainnya luka-luka.

"Saya, kapolda dan pangdam tadi sempat ikut pemakaman salah satu korban," terangnya.

Masing-masing korban jiwa, kata Soekarwo, sudah diberi santunan dari Pemprov Jawa Timur senilai Rp 5 juta. Semantara korban luka akan ditanggung perawatannya oleh Pemprov Jawa Timur.

"Prinsipnya kita siap menanggung, namun jika pemerintah daerah ingin membantu dipersilakan," pungkas Soekarwo.

Gempa dengan kekuatan magnitudo 6,4 di 55 kilometer timur laut Situbondo, Jawa Timur, terjadi pukul 01.44 WIB dini hari. Gempa dengan kedalaman 12 kilometer tersebut menurut pantauan BMKG tidak berpotensi tsunami.

Baca juga: Gempa M 6,4 di Timur Laut Situbondo, Warga Sumenep Paling Terdampak

Namun, getaran gempa terasa dari Kota Malang, hingga beberapa daerah di wilayah Tapal Kuda Jawa Timur seperti Situbondo, Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Lumajang, dan Pasuruan.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Terdesak Kebutuhan Ekonomi, Warga Kulon Progo Jadi Muncikari Prostitusi Online

Terdesak Kebutuhan Ekonomi, Warga Kulon Progo Jadi Muncikari Prostitusi Online

Regional
Nasihat Hakim kepada Terdakwa yang Durhaka karena Melawan Orangtua

Nasihat Hakim kepada Terdakwa yang Durhaka karena Melawan Orangtua

Regional
Ponari, si Dukun Cilik Telah Menikah, Kini Berjualan Online dengan Istrinya

Ponari, si Dukun Cilik Telah Menikah, Kini Berjualan Online dengan Istrinya

Regional
Air Mata Hendra Tak Berhenti Mengalir Ditolak Sekolah karena Cacat, Buku Pelajaran Dikembalikan

Air Mata Hendra Tak Berhenti Mengalir Ditolak Sekolah karena Cacat, Buku Pelajaran Dikembalikan

Regional
UNU Yogya Buka Crisis Center Korban Pelecehan Seksual 'Dosen' Swinger

UNU Yogya Buka Crisis Center Korban Pelecehan Seksual "Dosen" Swinger

Regional
Sudah 2 Bulan Warga Sekitar Danau Limboto Gorontalo Terendam Banjir

Sudah 2 Bulan Warga Sekitar Danau Limboto Gorontalo Terendam Banjir

Regional
Unand Cegah Penyebaran Covid-19, Dosen di Atas 60 Tahun Harus  WFH

Unand Cegah Penyebaran Covid-19, Dosen di Atas 60 Tahun Harus WFH

Regional
Unggahan 'Kacung WHO' Jerinx SID Berujung Laporan ke Polda Bali...

Unggahan "Kacung WHO" Jerinx SID Berujung Laporan ke Polda Bali...

Regional
Seorang Perempuan di Bireuen Ditemukan Terkapar dengan Luka di Leher

Seorang Perempuan di Bireuen Ditemukan Terkapar dengan Luka di Leher

Regional
Buruh Harian Cabuli Anak Tetangga di Kamar Mandi, Pakai Iming-iming Uang Rp 35.000

Buruh Harian Cabuli Anak Tetangga di Kamar Mandi, Pakai Iming-iming Uang Rp 35.000

Regional
Sekda Akui Sempat Ikut Sidang Paripurna Bersama Anggota DPRD Maluku yang Positif Corona

Sekda Akui Sempat Ikut Sidang Paripurna Bersama Anggota DPRD Maluku yang Positif Corona

Regional
Sobek Amplop Penambang Pasir, Nelayan Makassar Mengaku Tak Niat Robek Uang

Sobek Amplop Penambang Pasir, Nelayan Makassar Mengaku Tak Niat Robek Uang

Regional
Jalan Kelok 44 Sumbar Ambles, Baru Dibuka Lagi 10 Agustus

Jalan Kelok 44 Sumbar Ambles, Baru Dibuka Lagi 10 Agustus

Regional
Marah Tak Diberi Uang oleh Ibu, Seorang Anak Divonis Hukuman Penjara

Marah Tak Diberi Uang oleh Ibu, Seorang Anak Divonis Hukuman Penjara

Regional
Bupati Langkat Izinkan Kawasan Wisata Bukit Lawang Dibuka, tapi...

Bupati Langkat Izinkan Kawasan Wisata Bukit Lawang Dibuka, tapi...

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X