Cegah Penularan Virus dari Mayat, Petugas Sisir Lokasi Gempa Palu

Kompas.com - 10/10/2018, 17:17 WIB
Seorang petugas Kementerian Kesehatan melakukan penyemprotan di Posko Basranas Petobo, Palu, Sulawesi Tengah guna mencegah penyebaran virus dari mayat. Rabu, (10/10/2018). KOMPAS.com / ABDUL HAQSeorang petugas Kementerian Kesehatan melakukan penyemprotan di Posko Basranas Petobo, Palu, Sulawesi Tengah guna mencegah penyebaran virus dari mayat. Rabu, (10/10/2018).

PALU, KOMPAS.com - Petugas Kementerian Kesehatan menyisir sejumlah lokasi pencarian jenazah korban gempa dan tsunami Palu, Sulawesi Tengah.

Hal ini dilakukan guna mencegah penyebaran virus mematikan yang berasal dari mayat manusia.

Petugas Kementerian Kesehatan menyisir posko Basarnas di Desa Petobo, Kecamatan Palu Selatan, Palu pada pukul 09.00 Wita Rabu, (10/10/2018) dengan menyemprotkan zat pembunuh virus.

Hal ini dilakukan pihak kementerian guna mencegah penyebaran virus yang berasal dari mayat yang belum ditemukan di reruntuhan perkampungan padat penduduk yang terkena likuefaksi.

"Hal ini kami lakukan guna mencegah penyebaran virus yang berasal dari mayat sebab jika itu menyebar ke makanan akan berakibat mematikan bagi petugas SAR maupun warga" kata Eko Budiyanto, salah seorang staf Kementerian Kesehatan yang dikonfirmasi Kompas.com.

Baca juga: Siswa SLBN Kendal Simulasi Kebakaran dan Gempa Bumi

Eko mengungkapkan, virus tersebut mampu menyebar melalui udara dan serangga dan efeknya sangat fatal bagi manusia.

"Penyebarannya melakui udara atau serangga seperti lalat," kata Eko.

Hingga saat ini, proses pencarian terhadap korban yang dinyatakan hilang masih terus dilakukan tim SAR.

Di Desa Petobo sendiri tim SAR berhasil mengevakuasi sebanyak 147 jenazah yang tertimbun lumpur dan reruntuhan bangunan.

Kompas TV Dalam video, dapat dilihat dengan jelas bagaimana pemukiman warga diseret oleh lumpur akibat likuifaksi.

 

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X