Minta Maaf, Pencuri Mobil Cium Tangan Korbannya di Kantor Polisi

Kompas.com - 08/10/2018, 20:36 WIB
Pencuri mobil cium tangan korbannya di Mapolda Jatim, Senin (8/10/2018) KOMPAS.com/ACHMAD FAIZALPencuri mobil cium tangan korbannya di Mapolda Jatim, Senin (8/10/2018)

SURABAYA, KOMPAS.com - Polisi mempertemukan korban dan pelaku pencurian mobil di Markas Polda Jawa Timur, Senin (8/10/2018).

Dalam kesempatan itu, pelaku meminta maaf kepada korban dengan bersalaman dan mencium tangannya.

"Maafkan saya pak," kata pelaku bernama Muhammad Imron alias Baron kepada Solihan, pemilik mobil kijang berwarna biru bernopol P 304 J.

Warga Desa Watu Kosek, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan itu mengaku kehilangan mobil di depan rumahnya awal September 2018 lalu.

"Saya parkir di depan rumah. Dicuri jam 1 dini hari," terangnya.

Senin siang, Solihan bersama Isnaiyah isterinya diundang Ditrekrimsus Polda Jatim untuk penyerahan barang bukti pencurian.

Selain Solihan, ada 2 lagi korban pencurian yang diundang Polda Jatim untuk menerima kendaraannya yang dicuri kelompok pencuri jaringan Baron.

Baca juga: Pencuri Mobil Tabrak Kerumunan Warga, “Jawara” Palembang Jadi Korban

Meskipun sudah meminta maaf, bukan berarti Baron bebas dari hukuman penjara. Bahkan Baron dijerat pasal berlipat. Selain dikenakan pasal pencurian dengan pemberatan Pasal 363 KUHP, warga Pasuruan itu juga dikenakan pasal 480 KUHP.

"Selain pelaku pencurian, Baron ternyata juga penadah barang curian," kata Wakil Direktur Resort Kriminal Umum Polda Jawa Timur, AKBP Yudha Nusa Putra.

Selain menangkap Baron, polisi juga menangkap Solihin, warga Kabupaten Malang.

Keduanya adalah anggota komplotan spesialis pencuri mobil yang kerap beroperasi di wilayah Malang dan Pasuruan.

"Ada 3 lagi anggota komplotan ini yang masih kami kejar," jelas Yudha.

Solihin kata Yudha adalah pencuri spesialis roda 2 yang sudah beraksi di 11 lokasi.

"Semua hasil pencurian ditampung di rumah Baron, lalu dijual di wilayah Madura," pungkasnya.

Kompas TV Pelaku mengancam sopir mobil rental dan membawa kabur mobil.


Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

2 Balita Tewas Terbakar Dalam Mobil Tetangga, Pemilik Kendaraan dan Orangtua Dinilai Lalai

2 Balita Tewas Terbakar Dalam Mobil Tetangga, Pemilik Kendaraan dan Orangtua Dinilai Lalai

Regional
Pelempar Bom Molotov di Rumah Pegawai Pengadilan Tinggi Pura-pura Silaturahim Lebaran

Pelempar Bom Molotov di Rumah Pegawai Pengadilan Tinggi Pura-pura Silaturahim Lebaran

Regional
Polisi dan TNI Akan Dampingi dan Awasi 'New Normal' di Jabar Selama 14 Hari

Polisi dan TNI Akan Dampingi dan Awasi "New Normal" di Jabar Selama 14 Hari

Regional
2 Balita Tewas Terbakar di Dalam Mobil Tetangga, Pemilik Halalbihalal, Orangtua Bekerja

2 Balita Tewas Terbakar di Dalam Mobil Tetangga, Pemilik Halalbihalal, Orangtua Bekerja

Regional
UPDATE Corona Maluku 27 Mei: 188 Positif, 8 Meninggal, 34 Pasien Sembuh

UPDATE Corona Maluku 27 Mei: 188 Positif, 8 Meninggal, 34 Pasien Sembuh

Regional
Tepergok Istri Saat Perkosa Tetangga, Bapak 2 Anak Ditangkap Polisi

Tepergok Istri Saat Perkosa Tetangga, Bapak 2 Anak Ditangkap Polisi

Regional
UPDATE Corona Kalsel 27 Mei: 703 Pasien Positif, 71 Meninggal, 81 Sembuh

UPDATE Corona Kalsel 27 Mei: 703 Pasien Positif, 71 Meninggal, 81 Sembuh

Regional
Oknum TNI Adu Jotos dan Tembak Warga Sipil di Nunukan

Oknum TNI Adu Jotos dan Tembak Warga Sipil di Nunukan

Regional
'Genting Berjatuhan, Saya Mengangkat Lemari Kayu Demi Menyelamatkan Ayah'

"Genting Berjatuhan, Saya Mengangkat Lemari Kayu Demi Menyelamatkan Ayah"

Regional
14 Tahun Gempa Yogya, Gotong Royong Jadi Modal untuk Bangkit

14 Tahun Gempa Yogya, Gotong Royong Jadi Modal untuk Bangkit

Regional
Protes Pembagian BLT, Warga di Maluku Tengah Segel Kantor Desa

Protes Pembagian BLT, Warga di Maluku Tengah Segel Kantor Desa

Regional
Dilempar Bom Molotov, Rumah Pegawai Pengadilan Tinggi Tanjung Karang Terbakar

Dilempar Bom Molotov, Rumah Pegawai Pengadilan Tinggi Tanjung Karang Terbakar

Regional
Pembuat Petasan Tewas Kena Ledakan Mercon, Dua Anak Terluka

Pembuat Petasan Tewas Kena Ledakan Mercon, Dua Anak Terluka

Regional
Update Covid-19 Papua: Total 652 Kasus Positif, 800 Sampel Antre Diperiksa di Lab

Update Covid-19 Papua: Total 652 Kasus Positif, 800 Sampel Antre Diperiksa di Lab

Regional
Tersesat di Permukiman, Ambulans Pasien Covid-19 Diamuk Massa, Ini Kronologinya

Tersesat di Permukiman, Ambulans Pasien Covid-19 Diamuk Massa, Ini Kronologinya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X