Kompas.com - 30/09/2018, 00:24 WIB
Sejumlah warga Mamuju Utara, Sulawesi Tengah memadati SPBU di wilayah Pasang Kayu, Sabtu (29/9/2018) malam. KOMPAS.com/KRISTIANTO PURNOMOSejumlah warga Mamuju Utara, Sulawesi Tengah memadati SPBU di wilayah Pasang Kayu, Sabtu (29/9/2018) malam.

MAMUJU UTARA, KOMPAS.com - Wilayah Mamuju Utara, Sulawesi Barat juga terdampak gempa besar yang berpusat di Palu dan Donggala, Jumat (28/9/2018) lalu. Di wilayah ini, tepatnya di wilayah Pasang Kayu, listrik padam hingga SPBU penuh antrian warga.

Pantauan Kompas.com di lokasi, ada puluhan sepeda motor mengantre di sebuah SPBU. Antrean pun tak lagi beraturan lantaran kepadatan sepeda motor cukup membludak. 

Sementara itu, di sepanjang perjalanan di Mamuju Utara, kondisi juga gelap gulita. Pencahayaan utama hanya mengandalkan lampu kendaraan yang melintas. Di beberapa rumah, warga memilih memasang genset.

Baca juga: Petugas ATC yang Tewas Saat Gempa di Palu Sempat Lompat ke Luar Menara

Di sini, masih ada sejumlah warga yang lebih memilih tetap bertahan di rumah mereka. Namun, mereka memilih tidur di luar rumah karena khawatir adanya gempa susulan.

Sementara sebagian besar warga Pasang Kayu, terutama yang ada di pesisir Teluk Tomoni lebih memilih mengungsi. Ada dua lokasi pengungsian bagi warga Pasang Kayu, Mamuju Utara ini.

"Selain tidur di bukit juga tidur di halaman stadion yang belum selesai di bangun. Tempatnya agak tinggi di sana," ujar Rusman, warga Pasang Kayu.

Baca juga: Korban Jiwa di Gempa dan Tsunami Palu Bertambah Jadi 420 Orang

Selain aliran listrik yang masih terputus, kendala telekomunikasi juga terjadi. Jaringan telekomunikasi di kota ini masih cukup baik dibandingkan wilayah terdampak lainnya. Di sini, warga Pasang Kayu masih bisa mengakses internet. Namun, mereka tidak bisa menerima telepon masuk atau telepon keluar.

Wilayah Pasang Kayu, Mamuju Utara ini merupakan jalur yang bisa ditempuh menuju Donggala, yang menjadi wilayah terdampak sangat parah akibat gempa dan tsunami. Ada banyak jalur alternatif dari sini ke Donggala. Namun, yang paling utama adalah Poros Donggala yang masih bisa digunakan kendaraan bermotor.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Fashion Show Batik Daur Ulang Warnai Penutupan KKJ dan PKJB, Atalia Kamil: Ini Tanda Ekraf Jabar Bergerak Kembali

Fashion Show Batik Daur Ulang Warnai Penutupan KKJ dan PKJB, Atalia Kamil: Ini Tanda Ekraf Jabar Bergerak Kembali

Regional
Proses Geotagging Rumah KPM di Bali Capai 65 Persen, Ditargetkan Rampung Akhir Mei 2022

Proses Geotagging Rumah KPM di Bali Capai 65 Persen, Ditargetkan Rampung Akhir Mei 2022

Regional
Peringati Trisuci Waisak, Ganjar Sebut Candi Borobudur Tak Hanya Sekadar Destinasi Wisata

Peringati Trisuci Waisak, Ganjar Sebut Candi Borobudur Tak Hanya Sekadar Destinasi Wisata

Regional
Pertumbuhan Ekonomi Jabar Triwulan I-2022 Capai 5,62 Persen, Lebih Tinggi dari Nasional

Pertumbuhan Ekonomi Jabar Triwulan I-2022 Capai 5,62 Persen, Lebih Tinggi dari Nasional

Regional
KKJ dan PKJB Digelar, Kang Emil Minta Pelaku UMKM Jabar Hemat Karbon

KKJ dan PKJB Digelar, Kang Emil Minta Pelaku UMKM Jabar Hemat Karbon

Regional
Cegah Wabah PMK, Jabar Awasi Lalu Lintas Peredaran Hewan Ternak Jelang Idul Adha

Cegah Wabah PMK, Jabar Awasi Lalu Lintas Peredaran Hewan Ternak Jelang Idul Adha

Regional
Genjot Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Optimistis Capai Target

Genjot Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Optimistis Capai Target

Regional
Bertemu DPP GAMKI, Bobby Nasution Didaulat Sebagai Tokoh Pembaharu

Bertemu DPP GAMKI, Bobby Nasution Didaulat Sebagai Tokoh Pembaharu

Regional
Cegah Stunting di Jabar, Kang Emil Paparkan Program “Omaba”

Cegah Stunting di Jabar, Kang Emil Paparkan Program “Omaba”

Regional
Hadapi Digitalisasi Keuangan, Pemprov Jabar Minta UMKM Tingkatkan Literasi Keuangan

Hadapi Digitalisasi Keuangan, Pemprov Jabar Minta UMKM Tingkatkan Literasi Keuangan

Regional
Resmikan SLB Negeri 1 Demak, Ganjar Berharap Tenaga Pendidikan Bantu Siswa Jadi Mandiri

Resmikan SLB Negeri 1 Demak, Ganjar Berharap Tenaga Pendidikan Bantu Siswa Jadi Mandiri

Regional
Jabar Quick Response Bantu Warga Ubah Gubuk Reyot Jadi Rumah Layak Huni

Jabar Quick Response Bantu Warga Ubah Gubuk Reyot Jadi Rumah Layak Huni

Regional
PPKM Diperpanjang, Ridwan Kamil Minta Warga Jabar Lakukan Ini

PPKM Diperpanjang, Ridwan Kamil Minta Warga Jabar Lakukan Ini

Regional
Baru Diresmikan, Jembatan Gantung Simpay Asih Diharapkan Jadi Penghubung Ekonomi Warga Desa

Baru Diresmikan, Jembatan Gantung Simpay Asih Diharapkan Jadi Penghubung Ekonomi Warga Desa

Regional
Disdik Jabar Kembali Izinkan Siswa Gelar Studi Wisata, asalkan...

Disdik Jabar Kembali Izinkan Siswa Gelar Studi Wisata, asalkan...

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.