Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

5 Fakta Penolakan Tokoh #GantiPresiden Ahmad Dhani di Surabaya, Terjebak 3 Jam hingga Polwan Dicakar

Kompas.com - 27/08/2018, 09:25 WIB
Michael Hangga Wismabrata,
Aprillia Ika

Tim Redaksi

3. "Emak-emak" mencakar polwan yang hendak membubarkan aksi #2019GantiPresiden

Saat polisi membubarkan aksi deklarasi Ganti Presiden 2019 di Surabaya, pada hari Minggu (26/8/2018), seorang anggota Polwan terluka wajahnya karena dicakar oleh seorang ibu peserta aksi.

Polwan tersebut bernama Bripda Agis adalah anggota polisi yang bertugas di Polsek Bubutan Surabaya.

Wajahnya terkena goresan kuku seorang ibu yang menolak bubar saat berada di sekitar Monumen Tugu Pahlawan Surabaya.

Bripda Agis mengisahkan, saat itu dia meminta kelompok ibu-ibu peserta deklarasi Ganti Presiden 2019 yang duduk di pinggir Jalan Tembaan untuk membubarkan diri. Namun ibu-ibu tersebut menolak.

"Saya lalu mencoba mengangkat tubuh salah satu ibu yang sedang duduk, tiba-tiba ibu tersebut mencakar wajah saya," kata Agis.

Baca Juga: Polisi Bubarkan Aksi Deklarasi #2019GantiPresiden di Surabaya

4. Terlibat keributan di halaman masjid, massa dibubarkan oleh pengurus masjid

Pengurus masjid mengusir massa kedua kubu di SurabayaKOMPAS.com/Achmad Faizal Pengurus masjid mengusir massa kedua kubu di Surabaya

Aksi dorong terjadi antara dua kubu di halaman Masjid Kemayoran, Jalan Indrapura, Surabaya, dibubarkan oleh pengurus masjid.

"Ayo semuanya keluar, Ini masjid, jangan buat kerusuhan di dalam masjid. Ini belum waktunya Salat Dhuhur," kata pengurus masjid.

Usut punya usut, ternyata massa pro #2019GantiPresiden awalnya menggelar aksi di Monumen Tugu Pahlawan. Setelah dibubarkan polisi, massa bergerak ke arah Jalan Indrapura, tak jauh dari Kantor DPRD.

Sayangnya, di lokasi tersebut sudah berkumpul massa dari kelompok kontra #2019GantiPresiden. Adu mulut dan saling dorong terjadi di halamam masjid yang berada di seberang Kantor DPRD.

Baca Juga: Bubarkan Deklarasi Ganti Presiden di Surabaya, Polwan Dicakar Emak-emak

5. Tanggapan Ahmad Dhani saat dikepung massa

Capture foto Ahmad Dhani dari video yang direkam di lobi Hotel Majapahit SurabayaKOMPAS.com/Achmad Faizal Capture foto Ahmad Dhani dari video yang direkam di lobi Hotel Majapahit Surabaya

Massa yang mengepung hotel Majapahit di Jalan Tanjungan, Surabaya, meneriakan tantangan kepada Ahmad Dhani untuk keluar dari hotel.

"Kalau kamu memang laki-laki ayo Ahmad Dhani keluar, kita diskusi, jangan hanya membuat provokasi di Surabaya," kata Ketua Gerakan Rakyat Surabaya, Mat Mohtar, dalam orasinya.

Sementara itu, di kalangan grup whatsaap wartawan, beredar video Ahmad Dhani berada di loby Hotel Majapahit. Di video tersebut, Ahmad mengungkapkan pendapatnya terjadap massa yang mengepung hotel.

"Mereka itu membela penguasa. Ini lucu, saya musisi yang tidak punya backing polisi didemo," katanya.

Selain itu, Dhani juga meminta maaf kepada massa deklarasi ganti presiden 2019 di Surabaya jika dirinya terlambat atau tidak bisa hadir dalam acara deklarasi di Surabaya, karena dirinya dilarang keluar hotel oleh polisi.

Baca Juga: Dihadang Massa Penolak Deklarasi Ganti Presiden, Ahmad Dhani Tak Bisa Keluar Hotel

Sumber (KOMPAS.com: Achmad Faizal/ Antara: Abdul Hakim)

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com