Menhub: Jika 6 "Train Set" LRT Palembang Difungsikan, Penumpang Hanya 25 Menit Menunggu

Kompas.com - 25/08/2018, 17:49 WIB
LRT ketika berada di stasiun  Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang, Sumatera Selatan, (21/8/2018). KOMPAS.com/ Aji YK PutraLRT ketika berada di stasiun Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang, Sumatera Selatan, (21/8/2018).

PALEMBANG, KOMPAS.com - Lonjakan penumpang kereta light rail transit (LRT) Palembang, Sumatera Selatan, terus bertambah setiap hari, meskipun saat ini baru empat set kereta api (train set) yang difungsikan.

Namun, yang menjadi kendala adalah, jeda waktu menunggu para penumpang yang cukup lama ketika hendak menaiki kereta LRT.

Di mana, dalam satu stasiun, penumpang membutuhkan waktu selama 35 hingga 40 menit untuk menunggu LRT datang.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan, di Palembang, sebanyak 13 stasiun LRT dibangun.

Baca juga: Menhub Jamin LRT Palembang Tak Mogok Lagi setelah Uji Coba 6 Bulan

Namun, sejauh ini, baru enam stasiun yang digunakan, sedangkan sisanya masih dalam tahap finishing pengerjaan.

"Walaupun baru enam stasiun, tapi penumpang terus bertambah. Sekarang baru empat train set yang digunakan waktu tunggu 35 sampai 40 menit. Tapi, kalau enam train set sudah digunakan, waktu tunggu penumpang hanya 25 menit," kata Budi, ketika berkunjung di Palembang, Sabtu (25/8/2018).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dia mengatakan, kereta LRT Palembang saat ini masih terus disempurnakan sebagai moda transportasi massal pertama di Indonesia yang dibuat oleh INKA.

Sehingga, proses masa commitioning selama enam bulan terhitung sejak Mei lalu hingga September nanti, akan melihat berbagai permasalahan di kereta.

Hal ini untuk evaluasi dan penyempurnaan, baik itu dari sisi prasarana, komponen di dalam kereta, pendingin, pintu kereta, dan lain sebagainya.

Baca juga: LRT Palembang Kerap Mogok, Menhub Sebut Masih Uji Coba Operasional

"Diharapkan, evaluasi kinerja LRT Palembang, menjadi contoh bagi pengembangan LRT di beberapa kota besar seperti Jakarta, Bandung, Surabaya dan Medan," ujar dia.

Sementera itu, Humas PT KAI Divre III Palembang Aida Suryanti menambahkan, dalam catatan mereka pada 22 Agustus lalu, para penumpang LRT mencapai 10.921 dalam satu hari.

Angka tersebut meningkat pada keesokan harinya yang mencapai 11.230 penumpang.

"Memang minat para masyarakat Palembang sangat besar. Meskipun saat ini para penumpang sudah kami batasi," kata Aida.

Kompas TV Jadwal keberangkatan LRT hingga saat ini berjalan normal selama perjalanan menuju kompleks olahraga Jakabaring peserta Asian Games
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

 Dorong Perputaran Ekonomi, Kang Emil Targetkan Seluruh Desa Miliki BUMDes pada 2023

Dorong Perputaran Ekonomi, Kang Emil Targetkan Seluruh Desa Miliki BUMDes pada 2023

Regional
Luncurkan Kredit Tanpa Agunan untuk Ibu-ibu Pedagang, Ganjar: Bunga Hanya 2 Persen Per Tahun

Luncurkan Kredit Tanpa Agunan untuk Ibu-ibu Pedagang, Ganjar: Bunga Hanya 2 Persen Per Tahun

Regional
Dikunjungi Gus Halim, Ketua Adat Tidung Minta Salimbatu Dijadikan Desa Religi

Dikunjungi Gus Halim, Ketua Adat Tidung Minta Salimbatu Dijadikan Desa Religi

Regional
Cegah Jual Beli Jabatan, Bupati Wonogiri Optimalkan Penerapan Sistem Meritokrasi

Cegah Jual Beli Jabatan, Bupati Wonogiri Optimalkan Penerapan Sistem Meritokrasi

Regional
Walkot Bobby Ajak HMI Sumut Berkolaborasi Dukung Program Pembangunan

Walkot Bobby Ajak HMI Sumut Berkolaborasi Dukung Program Pembangunan

Regional
Panen Raya, Pimpinan DPRD Kota Bogor Turun ke Sawah Bersama Petani

Panen Raya, Pimpinan DPRD Kota Bogor Turun ke Sawah Bersama Petani

Regional
Wonogiri Juara Satu IDSD, Bupati Jekek: Berkat Semangat Reformasi Pemangku Kepentingan

Wonogiri Juara Satu IDSD, Bupati Jekek: Berkat Semangat Reformasi Pemangku Kepentingan

Regional
Tunjukkan Kinerja Baik Bangun Kota Semarang, Walkot Hendi Dapat Penghargaan Pembangunan Daerah 2021

Tunjukkan Kinerja Baik Bangun Kota Semarang, Walkot Hendi Dapat Penghargaan Pembangunan Daerah 2021

Regional
Jabar Kerja Sama dengan Provinsi Chungcheongnam, Korsel, Kang Emil: Semoga Dongkrak Potensi Ekonomi

Jabar Kerja Sama dengan Provinsi Chungcheongnam, Korsel, Kang Emil: Semoga Dongkrak Potensi Ekonomi

Regional
Bupati Banjar Akui PAD Berkurang akibat UU Minerba

Bupati Banjar Akui PAD Berkurang akibat UU Minerba

Regional
Bobby Buka Balai Kota Medan untuk Warga, Dosen UINSU Berikan Apresiasi

Bobby Buka Balai Kota Medan untuk Warga, Dosen UINSU Berikan Apresiasi

Regional
Memahami Gaya Komunikasi 'Parkir Mobil' ala Gibran

Memahami Gaya Komunikasi "Parkir Mobil" ala Gibran

Regional
Tunjukkan Prestasi dalam Penanganan Pandemi, Kang Emil Raih 2 Penghargaan People of the Year 2021

Tunjukkan Prestasi dalam Penanganan Pandemi, Kang Emil Raih 2 Penghargaan People of the Year 2021

Regional
Berkat Ganjar, Gaji Guru Honorer yang Dahulu Rp 200.000 Kini Rp 2,3 Juta

Berkat Ganjar, Gaji Guru Honorer yang Dahulu Rp 200.000 Kini Rp 2,3 Juta

Regional
Dukung UMKM Jabar, Kang Emil Ikut Mendesain dan Pasarkan Produk di Medsos

Dukung UMKM Jabar, Kang Emil Ikut Mendesain dan Pasarkan Produk di Medsos

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.