Dua Polisi PJR yang Ditembak di Tol Kanci-Pajagan Dioperasi, RS Dijaga Ketat

Kompas.com - 25/08/2018, 11:37 WIB
Sejumlah anggota Kepolisian Resor Cirebon melakukan penjagaan di depan ruang Unit Gawat Darurat RS Mitra Plumbon, Sabtu (28/8/2018) dini hari. Dua anggota PJR Polda Jabar ditembak Orang Tak Dikenal di kilometer 223-400 Tol Kanci Pejagan. KOMPAS.COM/ Muhamad Syahri RomdhonSejumlah anggota Kepolisian Resor Cirebon melakukan penjagaan di depan ruang Unit Gawat Darurat RS Mitra Plumbon, Sabtu (28/8/2018) dini hari. Dua anggota PJR Polda Jabar ditembak Orang Tak Dikenal di kilometer 223-400 Tol Kanci Pejagan.

CIREBON, KOMPAS.com – Dua polisi anggota Patroli Jalan Raya (PJR) Polda Jawa Barat, Aiptu Dodon Kusdianto dan Aiptu Widi Harjana, yang ditembak orang tak dikenal di Tol Kanci-Pejagan di Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, Jumat (25/8/2018) malam, akan menjalani operasi.

Mereka berdua dipindah ruangan, Sabtu (25/8/2018), dari Unit Gawat Darurat ke ruang perawatan RS Mitra Plumbon untuk menjalani operasi pengangkatan serpihan proyektil atau peluru.

Baca juga: Dua Polisi PJR Ditembak di Bagian Dada dan Tangan di Tol Kanci-Pejagan

Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Agung Budi Maryoto menyampaikan, keduanya dalam kondisi sadar.

“Dua-duanya terkena serpihan, ada yang kena tangan dan jaringan kulit. Tapi saya sudah tanya dokter, kondisinya sadar, besok (hari ini) diambil sepihannya. Tidak ada organ vital yang terkena peluru,” tutur dia seusia menjenguk kedua polisi tersebut.

Agung menuturkan, seusai penembakan, para pelaku lari tanpa menggunakan kendaraan. Sementera itu, dia belum dapat memastikan identitas pelaku siapa dan motif ketiga orang tak dikenal tersebut melakukan penembakan. Polisi masih mengejar para pelakunya.

“Bisa saja dia (mereka) pelaku kejahatan yang sedang menunggu orang. Kadang-kadang ada saja mobil yang suka berhenti. Sebetulnya, kalau anggota kami tidak peduli juga enggak ada masalah, kan tetap patroli. Cuman karena peduli, ini ada tiga orang ada apa? Mungkin perlu bantuan. Dihimbau kan, 'Pak ada apa? Enggak boleh duduk di sini karena membahayakan'. Tapi orang itu malah menembak. Jadi (kasus ini) tidak bisa kita kait-kaitkan,” tuturnya.

Baca juga: Dua Polisi PJR Ditembak Orang Tak Dikenal di Tol Kanci-Pejagan

Agung mengimbau agar masyarat tidak perlu takut. Pihak kepolisian bekerja dengan cepat. Dia berharap, tim gabungan dapat dengan cepat mengungkap kasus ini.

Berdasarkan pantauan Kompas.com di RS Mitra Plumbon, sejumlah petugas kepolisian masih melakukan penjagaan di luar dan dalam rumah sakit.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jumlah Pasien Covid-19 yang Sembuh Meningkat Tajam, Risma Ungkap Peran Mobil PCR

Jumlah Pasien Covid-19 yang Sembuh Meningkat Tajam, Risma Ungkap Peran Mobil PCR

Regional
Masjid di Kota Bengkulu Kembali Gelar Shalat Berjemaah

Masjid di Kota Bengkulu Kembali Gelar Shalat Berjemaah

Regional
Diduga Salah Tembak, 2 Petani di Poso Tewas Saat Panen Kopi, Ini Penjelasan Polisi

Diduga Salah Tembak, 2 Petani di Poso Tewas Saat Panen Kopi, Ini Penjelasan Polisi

Regional
50.000 Ribu Butir Obat Batuk Disalahgunakan untuk Mabuk

50.000 Ribu Butir Obat Batuk Disalahgunakan untuk Mabuk

Regional
Ibu Hamil 9 Bulan yang Ditinggal dan Bergantung Tetangga: 'Tolong Jangan Cari Suami Saya'

Ibu Hamil 9 Bulan yang Ditinggal dan Bergantung Tetangga: "Tolong Jangan Cari Suami Saya"

Regional
Ingin Awet Muda dan Cepat Kaya, Oknum Karyawan Tambang Nekat Curi Celana Dalam, Ini Ceritanya

Ingin Awet Muda dan Cepat Kaya, Oknum Karyawan Tambang Nekat Curi Celana Dalam, Ini Ceritanya

Regional
Saat Polisi Kaget Dipergoki Rekan Seprofesinya, Ketahuan Isap Sabu-sabu

Saat Polisi Kaget Dipergoki Rekan Seprofesinya, Ketahuan Isap Sabu-sabu

Regional
Kadis Pariwisata NTB: Konsep New Normal, Hotel Harus Siapkan Klinik

Kadis Pariwisata NTB: Konsep New Normal, Hotel Harus Siapkan Klinik

Regional
Warga Pasuruan Tewas Dilempar Bom Ikan, Pelaku Diduga Masuk dari Jendela

Warga Pasuruan Tewas Dilempar Bom Ikan, Pelaku Diduga Masuk dari Jendela

Regional
Keluarga Ambil Paksa Jenazah Pasien Positif Covid-19 dari Rumah Sakit di Surabaya

Keluarga Ambil Paksa Jenazah Pasien Positif Covid-19 dari Rumah Sakit di Surabaya

Regional
Pasien Covid-19 Tertua dan Bocah 3 Tahun di Sorong Dinyatakan Sembuh

Pasien Covid-19 Tertua dan Bocah 3 Tahun di Sorong Dinyatakan Sembuh

Regional
Penularan Covid-19 Disoroti Presiden Jokowi, Pemprov Kalsel: Kasus Turun di Akhir Juli

Penularan Covid-19 Disoroti Presiden Jokowi, Pemprov Kalsel: Kasus Turun di Akhir Juli

Regional
Berpacaran dengan Orang yang Sama, 3 Oknum TNI Aniaya Pelajar SMA di Depan Rumah si Gadis

Berpacaran dengan Orang yang Sama, 3 Oknum TNI Aniaya Pelajar SMA di Depan Rumah si Gadis

Regional
519 Pasien Covid-19 di Surabaya Sembuh Dalam 5 Hari, Ini Rahasia Risma

519 Pasien Covid-19 di Surabaya Sembuh Dalam 5 Hari, Ini Rahasia Risma

Regional
Viral, Nenek 67 Tahun di Minahasa Menolak BLT, Alasannya Bikin Terharu

Viral, Nenek 67 Tahun di Minahasa Menolak BLT, Alasannya Bikin Terharu

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X