5 Berita Terpopuler Nusantara, Pungli SIM Kapolres Kediri hingga Perpecahan Golkar

Kompas.com - 23/08/2018, 05:50 WIB
Bakal cawapres pendamping Jokowi, Maruf Amin di Kantor DPP Partai Golkar, Jumat (10/8/2018) Kompas.com/YOGA SUKMANABakal cawapres pendamping Jokowi, Maruf Amin di Kantor DPP Partai Golkar, Jumat (10/8/2018)

Fadel Muhammad, politisi senior Partai Golkar, menuding langkah Jokowi menggandeng Ma'ruf Amin sebagai cawapres menjadi pemicu perpecahan di partai warisan Orde Baru itu.

Fadel pun menduga beberapa kader akan balik mendukung Prabowo-Sandiaga dalam Pilpres 2019 nanti. Menurutnya, suara Golkar akan merosot akibat tidak memiliki kader yang maju sebagai calon presiden dan wakil presiden.

"Karena kita terancam juga. Begini, nanti suara rakyat itu akan dua. Satu untuk PDI-P, satu ke Gerindra. Golkar ketiga, karena kita tidak ada calon presiden kan. Wapres nggak ada. Terancam Golkar tidak menjadi nomor dua lagi," katanya.

Baca berita selengkapnya di sini

3. Kursi menteri untuk Pakde Karwo?

Gubernur Jawa Timur Soekarwo dan Gubernur Terpilih Khofifah Indar Parawansa melaksanakan salat Hari Raya Idul Adha di Masjid Nasional Al-Akbar Surabaya, Rabu (22/8/2018).KOMPAS.com/GHINAN SALMAN Gubernur Jawa Timur Soekarwo dan Gubernur Terpilih Khofifah Indar Parawansa melaksanakan salat Hari Raya Idul Adha di Masjid Nasional Al-Akbar Surabaya, Rabu (22/8/2018).

Isu politik jelang Pilpres 2019 semakin hangat. Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bapilu) Partai Nasdem, Effendi Choirie (Gus Coy), menjanjikan posisi menteri untuk Soekarwo jika pasangan Jokowi-Ma'ruf Amin menang di pilpres nanti.

"Kita siapkan kursi menteri untuk Pakde Karwo. Mendagri cocok mungkin ya untuk Pakde Karwo," kata Gus Coy saat menyerahkan hewan kurban ke kantor PWNU Jatim di Surabaya, Selasa (21/8/2018).

Dia membenarkan, Pakde Karwo kerap berkomunikasi dengan Ketua Umum Partai Nasdem, Surya Paloh. Wacana tersebut muncul setelah isu kepindahan Gubernur Jawa Timur tersebut dari Partai Demokrat ke Partai Nasdem.

Baca berita selengkapnya di sini

4. Alasan Menteri Susi pilih laut Minahasa saat tenggelamkan ratusan kapal

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X