Kompas.com - 13/08/2018, 21:58 WIB
Warga yang berjalan diatas rel LRT Palembang, lantaran kereta mendadak mogok. ISTIMEWAWarga yang berjalan diatas rel LRT Palembang, lantaran kereta mendadak mogok.

PALEMBANG, KOMPAS.com - Kendala teknis berupa lepasnya kabal Current Collector Device (CCD) yang ada di bawah kereta bagian sebelah kiri, menyebabkan Light Rail Transit (LRT) tidak bisa berjalan.

Hal ini sempat membuat para penumpang yang ada di dalam LRT tertahan sekitar satu jam.

Direktur Jenderal Perkeretaapian dari Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Zulfikri menjelaskan, para penumpang dilarang keluar kereta lantaran ketika itu kondisi rel masih teraliri listrik.

Sementara, kabal CCD yang terlepas di bagian sebelah kiri akibat tikungan itu terlepas. Sedangkan kabal CCD bagian kanan masih dalam kondisi menempel, hingga dapat menyebabkan sengatan listrik jika dilewati.

“Sehingga, kami memastikan seluruh aliran listrik dalam kondisi off terlebih dahulu," kata Zulfikri di Palembang, Sumatera Selatan, Senin (13/8/2018).

Baca juga: Dalam Seminggu, LRT Palembang Mogok 3 Kali, Apa Penyebabnya?

"Memang sempat warga panik, karena kepanasan akibat AC mati. Namun, setelah dipastikan aliran listrik keluar, penumpang dievakuasi melalui walkway,” tambahnya.

Dia melanjutkan, mekanisme penumpang pun memiliki beberapa tahapan. Seperti evakuasi melalui jalur rel (walkway) ataupun penarikan kereta menggunakan rangkaian lain, ketika mengalami mati mesin.

“SOP-nya ada dua evakuasi dengan jalur rel atau ditarik kereta lain. Tapi yang kemarin digunakan evakuasi dengan walkway menuju stasiun terdekat,” ujarnya.

Pemerintah, menurut Zulfikri, memberikan jaminan keselamatan kepada para penumpang moda transportasi. Keselamatan para penumpang menjadi prioritas utama, terlebih ketika LRT mogok.

“Jaminan apakah LRT tidak mogok lagi? yang pasti pemerintah menjamin keselamatan penumpang. Soal LRT kita masih evaluasi terus dan dibahas dengan seluruh stakeholder terkait,” ungkap dia.

Baca juga: Antisipasi LRT Palembang Mogok, Kemenhub Dirikan Posko di Setiap Stasiun

Kereta LRT Palembang sebelumnya mogok di sekitar kawasan Jakabaring, ketika kereta baru keluar dari stasiun DJKA, sekitar pukul 16.30WIB.

Akibatnya ratusan penumpang yang ada di dalam gerbong tertahan dan tak bisa keluar selama satu jam. Pukul 19.00 WIB, kereta berhasil diperbaiki dan kembali beroperasi.

Kompas TV Jurnalis KompasTV, Robiansyah, akan mengajak kamu mencoba sensasi naik moda transportasi terbaru ini.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cegah Wabah PMK, Jabar Awasi Lalu Lintas Peredaran Hewan Ternak Jelang Idul Adha

Cegah Wabah PMK, Jabar Awasi Lalu Lintas Peredaran Hewan Ternak Jelang Idul Adha

Regional
Genjot Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Optimistis Capai Target

Genjot Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Optimistis Capai Target

Regional
Bertemu DPP GAMKI, Bobby Nasution Didaulat Sebagai Tokoh Pembaharu

Bertemu DPP GAMKI, Bobby Nasution Didaulat Sebagai Tokoh Pembaharu

Regional
Cegah Stunting di Jabar, Kang Emil Paparkan Program “Omaba”

Cegah Stunting di Jabar, Kang Emil Paparkan Program “Omaba”

Regional
Hadapi Digitalisasi Keuangan, Pemprov Jabar Minta UMKM Tingkatkan Literasi Keuangan

Hadapi Digitalisasi Keuangan, Pemprov Jabar Minta UMKM Tingkatkan Literasi Keuangan

Regional
Resmikan SLB Negeri 1 Demak, Ganjar Berharap Tenaga Pendidikan Bantu Siswa Jadi Mandiri

Resmikan SLB Negeri 1 Demak, Ganjar Berharap Tenaga Pendidikan Bantu Siswa Jadi Mandiri

Regional
Jabar Quick Response Bantu Warga Ubah Gubuk Reyot Jadi Rumah Layak Huni

Jabar Quick Response Bantu Warga Ubah Gubuk Reyot Jadi Rumah Layak Huni

Regional
PPKM Diperpanjang, Ridwan Kamil Minta Warga Jabar Lakukan Ini

PPKM Diperpanjang, Ridwan Kamil Minta Warga Jabar Lakukan Ini

Regional
Baru Diresmikan, Jembatan Gantung Simpay Asih Diharapkan Jadi Penghubung Ekonomi Warga Desa

Baru Diresmikan, Jembatan Gantung Simpay Asih Diharapkan Jadi Penghubung Ekonomi Warga Desa

Regional
Disdik Jabar Kembali Izinkan Siswa Gelar Studi Wisata, asalkan...

Disdik Jabar Kembali Izinkan Siswa Gelar Studi Wisata, asalkan...

Regional
Antisipasi Hepatitis Akut, Pemprov Jabar Siapkan Skenario Jitu dengan Teknologi Molekuler Terbaru

Antisipasi Hepatitis Akut, Pemprov Jabar Siapkan Skenario Jitu dengan Teknologi Molekuler Terbaru

Regional
Melalui BLUD, Ridwan Kamil Optimistis Pendidikan di Jabar Bisa Hasilkan Prestasi

Melalui BLUD, Ridwan Kamil Optimistis Pendidikan di Jabar Bisa Hasilkan Prestasi

Regional
Tidak Libur Lebaran, 21 Anggota Jabar Quick Response Bantu Operasi SAR Evakuasi Korban Banjir Bandang Sumedang

Tidak Libur Lebaran, 21 Anggota Jabar Quick Response Bantu Operasi SAR Evakuasi Korban Banjir Bandang Sumedang

Regional
Ramadhan dan Lebaran Usai, Wagub Uu Ajak ASN Semangat Laksanakan Tugas

Ramadhan dan Lebaran Usai, Wagub Uu Ajak ASN Semangat Laksanakan Tugas

Regional
Jadwal Masuk Sekolah Ditunda, Ridwan Kamil: Kami Apresiasi, asal Tidak Mengganggu KBM

Jadwal Masuk Sekolah Ditunda, Ridwan Kamil: Kami Apresiasi, asal Tidak Mengganggu KBM

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.