Dalam Seminggu, LRT Palembang Mogok 3 Kali, Apa Penyebabnya?

Kompas.com - 13/08/2018, 06:04 WIB
Para penumpang LRT Palembang berjalan diatas rel menuju ke stasiun Jakabaring, karena kereta mendadak mogok, Minggu (12/8/2018) ISTIMEWAPara penumpang LRT Palembang berjalan diatas rel menuju ke stasiun Jakabaring, karena kereta mendadak mogok, Minggu (12/8/2018)

PALEMBANG, KOMPAS.com — Moda transportasi light rail transit ( LRT) Palembang, Sumatera Selatan, menjadi angkutan massal pertama yang ada di Indonesia.

Megaproyek pengerjaan LRT pun hanya berada di dua kota besar, yakni Jakarta dan Palembang. Pembangunan kereta layang itu menjadi “nilai jual” pelaksanaan Asian Games yang dilaksanakan di Indonesia sebagai tuan rumah kepada para negara peserta.

Namun, proses pengerjaan untuk LRT di Jakarta banyak mengalami kendala sehingga tak dapat difungsikan pada pelaksanaan Asian Games yang tinggal lima hari lagi.

Berbeda dengan Palembang, mulai dari tiang hingga rel dan rangkaian kereta telah dinyatakan siap dioperasikan sebagai salah satu fasilitas penunjang Asian Games untuk mengangkut para atlet menuju kawasan kompleks Jakabaring Sport City (JSC) dari Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II, Palembang.

Baca juga: LRT Palembang Mogok Lagi, Penumpang Berjalan di Atas Rel

Namun, sejak dioperasikan untuk umum dalam masa proses uji coba operasi pada (1/8/2018) lalu, “ular besi” ini terus terganjal masalah. LRT diketahui telah tiga kali mendadak mogok di tengah jalan.

Kejadian kereta layang karya anak bangsa yang diproduksi oleh PT INKA di Madiun ini pun menjadi cibiran warga Palembang akibat sering mogok.

 

Para penumpang LRT di stasiun Bumi Sriwijaya menunggu kedatangan kereta, lantaran jadwal keberangkatan ditunda akibat LRT mogok akibat gangguan sinyal, Jumat (10/8/2018)KOMPAS.com/ Aji YK Putra Para penumpang LRT di stasiun Bumi Sriwijaya menunggu kedatangan kereta, lantaran jadwal keberangkatan ditunda akibat LRT mogok akibat gangguan sinyal, Jumat (10/8/2018)

Sebetulnya, hampir rata-rata para penumpang LRT di Palembang, hanya ingin merasakan suasana di dalam kereta layang tersebut sebagai salah satu “wisata baru akhir pekan”. Sebab, jika pada hari biasa, para penumpang LRT tidak membludak.

Pada hari libur, masyarakat Palembang juga sering memanfaatkan LRT untuk “berwisata” bersama keluarga sekaligus menjajal ular besi dan melihat pemandangan kota dari ketinggian.

Kali ketiganya LRT Palembang kembali mogok, menjadi pertanyaan, apa yang sebetulnya yang dialami kereta layang di Bumi Sriwijaya itu.

Baca juga: PT KAI: LRT Palembang Tidak Mogok, tetapi Gangguan Sinyal

Apa penyebab LRT Palembang mogok?

Halaman Selanjutnya
Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Rekor Tetinggi Kasus Covid-19 di Kabupaten Bogor, Ada 58 Klaster Keluarga dan 11 Klaster Kantor

Rekor Tetinggi Kasus Covid-19 di Kabupaten Bogor, Ada 58 Klaster Keluarga dan 11 Klaster Kantor

Regional
Produksi Padi Babel Baru 37 Persen, Pemprov Babel Dorong Pemanfaatan Lahan yang Masih Tersedia

Produksi Padi Babel Baru 37 Persen, Pemprov Babel Dorong Pemanfaatan Lahan yang Masih Tersedia

Regional
Siswi SMK Ditikam Saat Belajar Daring oleh Pamannya Sendiri

Siswi SMK Ditikam Saat Belajar Daring oleh Pamannya Sendiri

Regional
Foto Risma Boleh Dipasang di APK Peserta Pilkada Surabaya, Ini Alasannya...

Foto Risma Boleh Dipasang di APK Peserta Pilkada Surabaya, Ini Alasannya...

Regional
Rela Gadaikan Sawah demi Dapat Bantuan, Tukang Becak Ini Justru Kena Tipu

Rela Gadaikan Sawah demi Dapat Bantuan, Tukang Becak Ini Justru Kena Tipu

Regional
UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 29 September 2020

UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 29 September 2020

Regional
Sempat Buat Bupati Sikka Geram, IGD RSUD Tc Hillers Akhirnya Teralirkan Listrik

Sempat Buat Bupati Sikka Geram, IGD RSUD Tc Hillers Akhirnya Teralirkan Listrik

Regional
Pemkab Sumedang Usul 200 Hektar Lahan Negara Bisa Dikelola Warga

Pemkab Sumedang Usul 200 Hektar Lahan Negara Bisa Dikelola Warga

Regional
Pemkot Tegal Tutup Tempat Wisata hingga Karaoke Selama Sebulan

Pemkot Tegal Tutup Tempat Wisata hingga Karaoke Selama Sebulan

Regional
Bermula dari Bayi 21 Hari Positif Covid-19, Ibunya dan 4 Tenaga Medis Terpapar Corona

Bermula dari Bayi 21 Hari Positif Covid-19, Ibunya dan 4 Tenaga Medis Terpapar Corona

Regional
Sebarkan Kolase Foto Wapres dan 'Kakek Sugiono', Pria Ini Dilaporkan ke Polisi

Sebarkan Kolase Foto Wapres dan "Kakek Sugiono", Pria Ini Dilaporkan ke Polisi

Regional
13 Mahasiswi di Makassar Diteror Video Call Seks, Korban: Saya Trauma Pegang HP

13 Mahasiswi di Makassar Diteror Video Call Seks, Korban: Saya Trauma Pegang HP

Regional
Jadi Calon Wabup Karawang, Adly Fairuz Kritik soal Pengangguran

Jadi Calon Wabup Karawang, Adly Fairuz Kritik soal Pengangguran

Regional
33 Santri Positif Corona, Kota Tasikmalaya Siapkan RS Darurat di GOR

33 Santri Positif Corona, Kota Tasikmalaya Siapkan RS Darurat di GOR

Regional
Buka Lahan di Wilayah Sengketa, 4 Warga Timor Leste Diamankan Anggota TNI

Buka Lahan di Wilayah Sengketa, 4 Warga Timor Leste Diamankan Anggota TNI

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X