20 Tahun Berlalu, Ibunda Aktivis Bimo Petrus Meninggal dalam Penantian

Kompas.com - 06/08/2018, 16:05 WIB
Jenazah Genoneva Misiati, ibu Petrus Bima Anugrah atau Bimo Petrus saat disemayamkan di Yayasan Gotong Royong, Kota Malang, Senin (6/8/2018) KOMPAS.com / Andi HartikJenazah Genoneva Misiati, ibu Petrus Bima Anugrah atau Bimo Petrus saat disemayamkan di Yayasan Gotong Royong, Kota Malang, Senin (6/8/2018)

MALANG, KOMPAS.com - Genoneva Misiati (76) sudah berbaring dengan tenang di dalam peti persemayaman.

Penantiannya untuk bertemu buah hatinya, Petrus Bima Anugrah atau Bimo Petrus purna tanpa terlaksana.

Bimo Petrus merupakan aktivis Partai Rakyat Demokratik (PRD) asal Kota Malang yang hilang dalam tragedi 1998 bersama aktivis lainnya. Sampai saat ini, keberadaan Bimo Petrus belum diketahui.

Sementara itu, keluarga terus menanti kabar kebaradaan mahasiswa Universitas Airlangga, Surabaya yang akhirnya hijrah ke Jakarta itu. Bahkan pihak keluarga menuntut penyelesaian kasus tersebut.

Terakhir, Bimo Petrus mengatakan akan pulang ke rumahnya pada saat Paskah. Namun hingga 20 Paskah berlalu, Bimo tidak kunjung datang. Sang Ibu tetap menunggu, sampai akhirnya penantian itu terbawa dalam tidurnya yang tenang.

Baca juga: Kontras Akan Terus Tagih Jokowi Tuntaskan Kasus Munir

Genoneva Misiati meninggal di usianya yang ke-76 pada Senin (6/8/2018) sekitar pukul 5.30 WIB. Ia menghembuskan nafas terakhirnya di Rumah Sakit Panti Nirmala, Kota Malang, setelah menjalani serangkaian perawatan.

"Sejak April sampai Juli masuk enam kali ke Panti Nirmala. Mengeluhkan sakit di perut. Tapi sampai akhir tidak ketemu penyakitnya," kata Dionysius Utomo Rahardjo, suami Genoneva Misiati yang juga ayah Bimo Petrus.

Kini, jenazah Misiati disemayamkan di Yayasan Gotong Royong, Kota Malang. Rencananya, jenazah itu dimakamkan pada Selasa (7/8/2017) pukul 8.00 WIB di salah satu pemakaman di Kota Malang.

Oetomo mengatakan, selama ini istrinya selalu berpikir tentang anaknya yang hilang. Hal itu yang juga berpengaruh pada kesehatannya.

"Kalau pikiran pasti, wajar toh mikirin anak-anak," katanya.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pandemi Corona, Terminal Tirtonadi Solo Data Pemudik dari Jabotabek

Pandemi Corona, Terminal Tirtonadi Solo Data Pemudik dari Jabotabek

Regional
Tiga Bocah SD di Makassar Sumbang Uang Celengan untuk Beli APD Tenaga Medis

Tiga Bocah SD di Makassar Sumbang Uang Celengan untuk Beli APD Tenaga Medis

Regional
Bayi 4 Bulan yang Positif Covid-19 di Kulonprogo Dinyatakan Sembuh

Bayi 4 Bulan yang Positif Covid-19 di Kulonprogo Dinyatakan Sembuh

Regional
Kronologi Sopir Ambulans Curi Masker Stok Puskesmas dan Dijual Rp 5 Juta Per Dus

Kronologi Sopir Ambulans Curi Masker Stok Puskesmas dan Dijual Rp 5 Juta Per Dus

Regional
Driver Ojol 59 Tahun Tertipu Antarkan Purwokerto-Solo, Penumpang Hanya Tinggalkan Sandal

Driver Ojol 59 Tahun Tertipu Antarkan Purwokerto-Solo, Penumpang Hanya Tinggalkan Sandal

Regional
Hasil Rapid Test, Seorang Dokter di Batang Terindikasi Positif Corona

Hasil Rapid Test, Seorang Dokter di Batang Terindikasi Positif Corona

Regional
Sinkhole Muncul di Gunungkidul, Seorang Petani Terperosok dalam Lubang

Sinkhole Muncul di Gunungkidul, Seorang Petani Terperosok dalam Lubang

Regional
Satu PDP Corona dari Magetan Meninggal di RSUD Soedono Madiun

Satu PDP Corona dari Magetan Meninggal di RSUD Soedono Madiun

Regional
Pulang dari Jakarta, 8 Pemuda Aceh Besar Pilih Isolasi Diri di Hutan

Pulang dari Jakarta, 8 Pemuda Aceh Besar Pilih Isolasi Diri di Hutan

Regional
Ditipu Bayaran Rp 700 Ribu, Driver Ojol Antar Penumpang Purwokerto-Solo Sejauh 230 Km

Ditipu Bayaran Rp 700 Ribu, Driver Ojol Antar Penumpang Purwokerto-Solo Sejauh 230 Km

Regional
Hendak Tolong Ayah yang Jatuh ke Septic Tank, Ibu dan Anak Ikut Terperosok, Sekeluarga Tewas

Hendak Tolong Ayah yang Jatuh ke Septic Tank, Ibu dan Anak Ikut Terperosok, Sekeluarga Tewas

Regional
Puluhan Rumah di Agam Terendam Banjir Setinggi 1,5 Meter, 163 Warga Dievakuasi

Puluhan Rumah di Agam Terendam Banjir Setinggi 1,5 Meter, 163 Warga Dievakuasi

Regional
Macan Tutul yang Terjebak di Peternakan Ayam Sukabumi Mati di Taman Safari Indonesia

Macan Tutul yang Terjebak di Peternakan Ayam Sukabumi Mati di Taman Safari Indonesia

Regional
Dokter THT Berstatus PDP Corona di Makassar Meninggal, Diduga Terinfeksi dari Pasien

Dokter THT Berstatus PDP Corona di Makassar Meninggal, Diduga Terinfeksi dari Pasien

Regional
Imbas Corona, Ratusan Pekerja di Tegal Dirumahkan Tanpa Diberi Kompensasi

Imbas Corona, Ratusan Pekerja di Tegal Dirumahkan Tanpa Diberi Kompensasi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X