Kronologi Gempa Lombok Bermagnitudo 7 Berpotensi Tsunami

Kompas.com - 05/08/2018, 21:42 WIB
Warga yang panik menaiki sepeda motor ketika terjadi gempa bermagnitudo 7 di Kecamatan Ampenan, Mataram, NTB, Minggu (5/8/2018). ANTARA FOTO/AHMAD SUBAIDIWarga yang panik menaiki sepeda motor ketika terjadi gempa bermagnitudo 7 di Kecamatan Ampenan, Mataram, NTB, Minggu (5/8/2018).

SOLO.KOMPAS.com - Gempa bermagnitudo 7 dan berpotensi tsunami mengguncang Lombok Timur, NTB dan sekitarnya pada Minggu (5/8/2018) malam . Gempa tersebut membuat masyarakat di Lombok dan Bali berhamburan keluar rumah.

Berikut fakta-fakta di balik gempa Lombok, Minggu (5/8/2018) berdasar pantauan Kompas.com.

1. Pukul 18:46 WIB

Setelah gempa bermagnitudo 7, BMKG mendeteksi potensi tsunami di sejumlah titik pesisir di sekitar Lombok Timur, NTB.

Titik tsunami di Carik terdeteksi pada pukul 18:38, sedangkan di Badas pada pukul 18:54, dengan gelombang tinggi bervariasi.

Baca juga: Gempa Bermagnitudo 7 Guncang Lombok, Berpotensi Tsunami

Titik pusat gempa adalah di 8.37 LS,116.48 BT, sekitar 27 km di arah timur laut. Kedalaman gempa sekitar 15 kilometer. Getaran gempa terasa oleh warga di Mataram, NTB.

Warga berlarian panik ke luar rumah dan memilih berlindung di masjid yang dinilai aman. Sejumlah warga dilaporkan pingsan.

Warga panik ketika terjadi gempa bermagnitudo 7 di Kecamatan Ampenan, Mataram, NTB, Minggu (5/8/2018).ANTARA FOTO/AHMAD SUBAIDI Warga panik ketika terjadi gempa bermagnitudo 7 di Kecamatan Ampenan, Mataram, NTB, Minggu (5/8/2018).

2. Pukul 19:49 WIB

Dilansir dari laman BMKG, terjadi gempa bermagnitudo 5.6 Skala Richter dengan pusat gempa di darat, -8.28 LS, 116.17 BT, sekitar 15 kilometer di Lombok utara. Kedalaman gempa tercatat 10 kilometer.

Baca juga: Gempa Lombok Terasa di Bali, Warga Keluar Rumah Sambil Teriak Hidup... hidup...

3. Pukul 20:07 WIB

BMKG mencatat gempa bermagnitudo 5.0 Skala Richter terjadi di 15 kilomter Baratlaut Lombok utara, 37 kilometer Timurlaut, -8.09LS, 116.17BT.

Ilustrasi gempa bumi.AFP Ilustrasi gempa bumi.

4. Pukul 20.25 WIB

BMKG mengeluarkan pernyataan pencabutan peringatan tsunami. Sebelumya, BMKG memperkirakan ketinggian tsunami kurang dari 50 cm.

Baca juga: Gempa Lombok, BMKG Akhiri Peringatan Dini Tsunami

Sumber: (Kompas.com: Robinson Gamar/ Antara: Desi Purnamawati, Sutyanto, Riza Fahriza)

 

Baca tentang


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Aplikasi Fight Covid-19 Babel Raih Penghargaan dari Kemenpan RB

Aplikasi Fight Covid-19 Babel Raih Penghargaan dari Kemenpan RB

Regional
Limbah Sungai Ciujung Jadi Topik Debat, Ini Kata 2 Paslon Pilkada Serang

Limbah Sungai Ciujung Jadi Topik Debat, Ini Kata 2 Paslon Pilkada Serang

Regional
Ratusan Rumah di Kabupaten Tasikmalaya Terendam Banjir

Ratusan Rumah di Kabupaten Tasikmalaya Terendam Banjir

Regional
Ditegur Tak Pakai Helm, Ibu Ini Marahi Polisi di Tengah Jalan, Ini Ceritanya

Ditegur Tak Pakai Helm, Ibu Ini Marahi Polisi di Tengah Jalan, Ini Ceritanya

Regional
Dalam Hitungan Menit Setelah Berikan Kode OTP, Ratusan Juta Tabungan Nasabah Bank Raib

Dalam Hitungan Menit Setelah Berikan Kode OTP, Ratusan Juta Tabungan Nasabah Bank Raib

Regional
Sumbangkan Warisan Naskah Kuno Diduga Berusia 200 Tahun, Ini Harapan Rasiti

Sumbangkan Warisan Naskah Kuno Diduga Berusia 200 Tahun, Ini Harapan Rasiti

Regional
KPK Tangkap Menteri Edhy, Pukat UGM Sebut Penangkapan Level Tinggi

KPK Tangkap Menteri Edhy, Pukat UGM Sebut Penangkapan Level Tinggi

Regional
[POPULER NUSANTARA] Siswi SMP Diperkosa 10 Pria, 2 Pelaku Tokoh Masyarakat | Mobil Avanza Dibarter Bunga Keladi

[POPULER NUSANTARA] Siswi SMP Diperkosa 10 Pria, 2 Pelaku Tokoh Masyarakat | Mobil Avanza Dibarter Bunga Keladi

Regional
Waspada DBD di Riau, Tercatat 33 Orang Meninggal Dunia

Waspada DBD di Riau, Tercatat 33 Orang Meninggal Dunia

Regional
Debat Pamungkas Pilkada Serang, Dua Paslon Janjikan Hal Ini

Debat Pamungkas Pilkada Serang, Dua Paslon Janjikan Hal Ini

Regional
Diduga Bawa Kabur Rp 134 Juta, Bandar Arisan Online Dilaporkan ke Polisi, Ini Kronologinya

Diduga Bawa Kabur Rp 134 Juta, Bandar Arisan Online Dilaporkan ke Polisi, Ini Kronologinya

Regional
Cerita Para Perempuan Terdampak Covid-19, Alami Stress hingga  Kekerasan Fisik dan Psikis

Cerita Para Perempuan Terdampak Covid-19, Alami Stress hingga Kekerasan Fisik dan Psikis

Regional
Cerita Ayah Angkat Bocah 8 Tahun yang Konsumsi Susu Campur Narkoba sejak Bayi: Dia Pusing Jika Tak Mencuri

Cerita Ayah Angkat Bocah 8 Tahun yang Konsumsi Susu Campur Narkoba sejak Bayi: Dia Pusing Jika Tak Mencuri

Regional
Cerita Warga Malang Kehilangan Ratusan Juta, Modus Pulsa Gratis hingga Diminta Sebut OTP

Cerita Warga Malang Kehilangan Ratusan Juta, Modus Pulsa Gratis hingga Diminta Sebut OTP

Regional
Cerita Ibu Laporkan Anaknya Sendiri, Emas yang Dipersiapkan Untuk Kuliah Dicuri, Dipakai Foya-foya Bersama Pacar

Cerita Ibu Laporkan Anaknya Sendiri, Emas yang Dipersiapkan Untuk Kuliah Dicuri, Dipakai Foya-foya Bersama Pacar

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X