Seorang Ibu 10 Kali Mencuri Pisang di Pasar demi Bayar Sekolah Anak

Kompas.com - 20/07/2018, 15:45 WIB
Seorang Ibu sedang diperiksa petugas Polsek Muntilan karena diduga telah mencuri pisang milik pegadang di pasar penampungan Muntilan, Kabupaten Magelang, Kamis (20/7/2018). Dok Polres Magelang Seorang Ibu sedang diperiksa petugas Polsek Muntilan karena diduga telah mencuri pisang milik pegadang di pasar penampungan Muntilan, Kabupaten Magelang, Kamis (20/7/2018).

MAGELANG, KOMPAS.com - Seorang wanita berinisial PW (38) diamankan aparat Polsek Muntilan, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, setelah diduga mencuri pisang di pasar penampungan Pucungrejo, Kecamatan Muntulan.

Wanita asal Desa Banyurejo, Kecamatan Tempel, itu, mengaku nekat melakukan perbuatan itu karena membutuhkan biaya untuk sekolah anaknya.

"Saat kami interogasi, pelaku mengaku sudah 10 kali mencuri pisang di pasar. Pisang itu kemudian dijual lagi dan hasilnya untuk biaya sekolah anaknya," terang Kepala Seksi Humas Polsek Muntilan, Aiptu Yuli Wd, Jumat (20/7/2018).

Yuli memaparkan kasus ini bermula ketika petugas keamanan pasar, Juwarno (35), mendapatkan laporan dari seorang pedagang yang melihat pelaku sedang mencuri pisang dagangannya.

"Pedagang itu melihat pelaku sedang memasukkan pisang-pisang ke dalam karung plastik sekitar pukul 05.00 WIB. Dia langsung melaporkan ke petugas keamanan pasar, yang kemudian diteruskan ke petugas kami," jelas Yuli.

Baca juga: Nonton Piala Dunia Sambil Mencuri, Pria Ini Ditangkap Polisi

Petugas selanjutnya mengamankan pelaku tanpa perlawanan. Hasil pemeriksaan, diketahui di dalam karung milik pelaku terdapat 14 sisi pisang diduga hasil curian.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Pelaku sudah berhasil memasukkan sekitar 14 sisir pisang, nilainya sekitar Rp 75.000," papar Yuli.

Saat ini wanita yang sehari-hari bekerja menjadi buruh serabutan itu masih dalam pemeriksaan polisi.

Baca juga: Tertangkap Mencuri 2 Kerabu, Seorang Pencuri Babak Belur Dihajar Massa

Menurut Yuli, apapun alasannya, pencurian merupakan tindak pidana yang melanggar pasal 364 KUHP tentang tindakan pencurian ringan.

"Pelaku akan menjalani sidang tindak pidana ringa (tipiring) di Pengadilan Negeri Kabupaten Magelang, Senin (23/7/2018)," pungkas Yuli.



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kendalikan Laju Pertumbuhan Penduduk, Wali Kota Madiun Terima Penghargaan MKK 2021

Kendalikan Laju Pertumbuhan Penduduk, Wali Kota Madiun Terima Penghargaan MKK 2021

Regional
Sapa Warga Subang dan Purwakarta, Ridwan Kamil Bagikan Sembako dan Tinjau Vaksinasi

Sapa Warga Subang dan Purwakarta, Ridwan Kamil Bagikan Sembako dan Tinjau Vaksinasi

Regional
Mahasiswa Bantu Penanganan Covid-19, Ganjar Pranowo Berikan Apresiasi

Mahasiswa Bantu Penanganan Covid-19, Ganjar Pranowo Berikan Apresiasi

Regional
Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi 'Getar Dilan' Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP

Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi "Getar Dilan" Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP

Regional
Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Regional
Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Regional
Kolaborasi Jadi Kunci Kudus Terlepas dari Status Zona Merah Covid-19

Kolaborasi Jadi Kunci Kudus Terlepas dari Status Zona Merah Covid-19

Regional
Ganjar Pranowo Disambangi Aktivis Mahasiswa Malam-malam, Ada Apa?

Ganjar Pranowo Disambangi Aktivis Mahasiswa Malam-malam, Ada Apa?

Regional
KRI Dr Soeharso-990 Bantu Pasokan Oksigen Jateng, Ganjar: Kami Prioritaskan untuk RS di Semarang Raya

KRI Dr Soeharso-990 Bantu Pasokan Oksigen Jateng, Ganjar: Kami Prioritaskan untuk RS di Semarang Raya

Regional
Kasus Covid-19 di Luwu Utara Tinggi, Bupati Indah Instruksikan Kepala Wilayah Jadi Pemimpin Lapangan

Kasus Covid-19 di Luwu Utara Tinggi, Bupati Indah Instruksikan Kepala Wilayah Jadi Pemimpin Lapangan

Regional
Walkot Benyamin Pastikan Tangsel Tangani Pandemi di Hulu dan Hilir Secara Serampak

Walkot Benyamin Pastikan Tangsel Tangani Pandemi di Hulu dan Hilir Secara Serampak

Regional
Tinjau Vaksinasi di Karawang dan Bekasi, Wagub Uu Optimistis Herd Immunity Akan Tercapai

Tinjau Vaksinasi di Karawang dan Bekasi, Wagub Uu Optimistis Herd Immunity Akan Tercapai

Regional
Melalui Fintech, Kang Emil Minta Bank BJB Adaptasi Sistem Keuangan Masa Depan

Melalui Fintech, Kang Emil Minta Bank BJB Adaptasi Sistem Keuangan Masa Depan

Regional
Dompet Dhuafa Salurkan 106 Ekor Hewan Kurban di Pedalaman Riau

Dompet Dhuafa Salurkan 106 Ekor Hewan Kurban di Pedalaman Riau

Regional
Terkait PPKM Level 4 di Semarang, Walkot Hendi Longgarkan 3 Aturan Ini

Terkait PPKM Level 4 di Semarang, Walkot Hendi Longgarkan 3 Aturan Ini

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X