Untuk Tujuan Edukasi, Zohri Muncul Jadi Lakon Wayang Sasak

Kompas.com - 20/07/2018, 10:19 WIB
Pertunjukan wayang Zohri yang muncul di kelir wayang dengan inovasi dan interaktif. Pertunjukan wayang ini untuk menyampaikan pesan agar masyarakat menjaga alam dan budaya untuk menampilkan Zohri-Zohri lain dari Lombok, Kamis (19/7/2018) malam. KOMPAS.com/FITRI RPertunjukan wayang Zohri yang muncul di kelir wayang dengan inovasi dan interaktif. Pertunjukan wayang ini untuk menyampaikan pesan agar masyarakat menjaga alam dan budaya untuk menampilkan Zohri-Zohri lain dari Lombok, Kamis (19/7/2018) malam.

LOMBOK UTARA, KOMPAS.com - Ada pertunjukan istimewa di Lapangan Desa Senaru, Lombok Utara, pada Kamis (19/7/2018) malam. Siswa Sekolah Pedalangan Wayang Sasak (SPWS) menggelar pertunjukan wayang dengan lakon dua pahlawan yang menghalau raksasa perusak hutan.

Di akhir cerita, muncullah wayang Zohri yang dibuat warna-warni, lengkap dengan video kemenangannya di kelir pertunjukan wayang yang memukau penonton.

Bayu Azmi, sang dalang muda dari SPWS, dengan lincah menceritakan kehebatan Lalu Muhammad Zohri melibas lawannya di kejuaraan dunia lari 100 meter U-20, kemudian mengharumkan nama Indonesia serta Lombok Utara.

“Ini dia pahlawan kita, muda, masih 18 tahun tapi sudah bisa membawa nama besar negara kita, Gumi Paer (Tanah Air) kita Indonesia...kita bangga padanya sebagai warga Lombok,” kata Amaq Baiq, tukoh panakawan yang dimainkan Bayu Azmi malam itu.

Baca juga: Cerita Pelda Subandi Jaga Sepatu Butut Zohri

Penonton bersorak dan tertawa, karena dalam kelir (layar wayang) muncul wayang Zohri yang bisa berwarna. Dari kelir juga muncul video pertandingan Zohri di Finlandia, sehingga mereka yang belum menyaksikan tayangan itu bisa melihat momen kemenangan Zohri menjadi juara dunia lari 100 meter U-20.

Menurut Raden Sawinggih, tokoh masyarakat adat Desa Senaru, pertunjukan wayang yang menghadirkan cerita menjaga alam dan budaya sangat menarik dibarengi dengan inovasi dan informasi terkini pada masyarakat.

Lakon cerita yang ditampilkan adalah kehebatan Raden Piringadi dan Raden Badiwalam, tokoh kanan wayang Sasak, melawan kebrutalan dan kejahatan raksasa yang merusak hutan.

“Pesannya sampai, saya juga terbantu menyampaikan pesan tentang alam dan pahlawan penjaga hutan, apalagi ada inovasi dalam pertunjukan wayang, ini sangat membantu memberikan informasi bagi masyarakat di Senaru,” katanya, Kamis malam.

Baca juga: 7 Hadiah untuk Zohri, Sang Juara Dunia dari NTB

Dia juga menyukai pola interaktif yang ditawarkan oleh dalang, berdialog dengan penonton, tokoh masyarakat dalam menyampaikan pesan pesan baik.

Pertunjukan wayang dengan tema menjaga alam dan budaya tersebit digelar oleh Masyarakat Untuk Transparansi (SOMASI) NTB. Lakon wayang Zohri sengaja disisipkan sebagai apresiasi atas prestasinya.

"Melalui pertunjukan wayang. Kami ingin berpesan bahwa menjaga alam dan budaya di Lombok Utara yang akan membantu melahirkan Zohri-Zohri lainnya di Lombok Utara ini,” kata Supriyadi, Direktur SOMASI NTB.



Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Viral Video Bupati Timor Tengah Utara NTT Marahi Polisi, Ini Sebabnya

Viral Video Bupati Timor Tengah Utara NTT Marahi Polisi, Ini Sebabnya

Regional
Urus Dana Hibah di Kemenkes, Direktur RSUD Pangkalpinang Positif Corona

Urus Dana Hibah di Kemenkes, Direktur RSUD Pangkalpinang Positif Corona

Regional
Kasus Covid-19 Meningkat, Warga Sumedang Dilarang Bepergian ke Zona Merah

Kasus Covid-19 Meningkat, Warga Sumedang Dilarang Bepergian ke Zona Merah

Regional
Cucu, Menantu, dan Istri Tertular Covid-19, Klaster Keluarga di Salatiga Bertambah

Cucu, Menantu, dan Istri Tertular Covid-19, Klaster Keluarga di Salatiga Bertambah

Regional
Kedapatan Miliki Sabu, Oknum Polisi di Bulukumba Ditangkap

Kedapatan Miliki Sabu, Oknum Polisi di Bulukumba Ditangkap

Regional
Diduga Tersengat Jebakan Tikus, Pemotor Tewas di Sawah

Diduga Tersengat Jebakan Tikus, Pemotor Tewas di Sawah

Regional
Anak yang Dianiaya Ibunya karena Tak Ikut Belajar Daring Selalu Jadi Juara Kelas

Anak yang Dianiaya Ibunya karena Tak Ikut Belajar Daring Selalu Jadi Juara Kelas

Regional
Fakta Telur Ayam Jumbo, Berisi Telur Lagi Saat Dipecahkan dan Pemilik Keheranan

Fakta Telur Ayam Jumbo, Berisi Telur Lagi Saat Dipecahkan dan Pemilik Keheranan

Regional
Tak Ikut Belajar Daring, Ibu Aniaya Anak Kandung dengan Balok Kayu dan Merekamnya

Tak Ikut Belajar Daring, Ibu Aniaya Anak Kandung dengan Balok Kayu dan Merekamnya

Regional
Dua Pejabat Pemkab Banyumas Positif Covid-19

Dua Pejabat Pemkab Banyumas Positif Covid-19

Regional
KPU Tetapkan Luas TPS Pilkada 2020 Minimal 60 Meter Persegi

KPU Tetapkan Luas TPS Pilkada 2020 Minimal 60 Meter Persegi

Regional
Kapolda Riau Sebut Pasien Covid-19 Membaik Setelah Diberi Avigan

Kapolda Riau Sebut Pasien Covid-19 Membaik Setelah Diberi Avigan

Regional
Detik-detik Kapal TNI AL Tangkap 2 Kapal Ikan Asing Vietnam di Natuna, 13 ABK Diamankan

Detik-detik Kapal TNI AL Tangkap 2 Kapal Ikan Asing Vietnam di Natuna, 13 ABK Diamankan

Regional
Heboh, Telur Ayam Ukuran Jumbo di Tasikmalaya, Dikupas Isinya Telur Normal

Heboh, Telur Ayam Ukuran Jumbo di Tasikmalaya, Dikupas Isinya Telur Normal

Regional
Hilang 8 Bulan, Perempuan di Bali Ditemukan Tinggal di Gorong-gorong

Hilang 8 Bulan, Perempuan di Bali Ditemukan Tinggal di Gorong-gorong

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X