6 Penangkapan Buaya yang Menghebohkan

Kompas.com - 19/07/2018, 13:56 WIB
Sejumlah warga Nunukan nekat melakukan swafoto dengan buaya muara liar yang terluka setelah berkelahi dengan sesama buaya. Meski terluka, buaya muara sangat berbahaya untuk didekati. Selama tahun 2017, laporan dari Kantor Pencarian dan Pertolongan Kabupaten Nunukan mencatat lebih dari 5 warga Nunukan menjadi korban diserang buaya. (Foto: Suprapto) Kompas.com/SukocoSejumlah warga Nunukan nekat melakukan swafoto dengan buaya muara liar yang terluka setelah berkelahi dengan sesama buaya. Meski terluka, buaya muara sangat berbahaya untuk didekati. Selama tahun 2017, laporan dari Kantor Pencarian dan Pertolongan Kabupaten Nunukan mencatat lebih dari 5 warga Nunukan menjadi korban diserang buaya. (Foto: Suprapto)

SOLO.KOMPAS.com - Peristiwa pembantaian ratusan buaya di Sorong, Papua Barat, beberapa waktu lalu, menghebohkan warga. Pembunuhan massal itu dipicu oleh peristiwa penyerangan buaya tarhadap manusia yang menyebabkan korban tewas.

Aparat hukum pun turun tangan untuk memediasi antara warga dengan pemilik penangkaran buaya itu.

Pembantaian buaya di Sorong itu adalah salah satu dari sekian peristiwa penangkapan buaya yang menghebohkan warga baik di dunia maya maupun di kenyataan.

Kompas.com merangkum sejumlah peristiwa penangkapan buaya yang menghebohkan warga di sejumlah daerah di Indonesia. 

1. Buaya berkalung ban motor

Warga Kota palu, Sulawesi Tengah, digemparkan dengan kemunculan seekor buaya dengan ban motor tersangkut di lehernya. Warga melihat buaya tersebut sering berjemur di Sungai Palu.

Imel, salah satu warga Palu, Rabu (21/9/2016), menyaksikan kemunculan buaya berkalung ban. Ia melihat kepala buaya muncul dengan benda hitam di lehernya. Belakangan diketahui benda hitam itu adalah ban motor.

Baca juga: Buaya Berkalung Ban Motor Muncul di Sekitar Sungai Palu

Badan Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sulawesi Tengah menduga ada upaya penangkapan buaya dengan menggunakan ban motor, namun gagal. Akibatnya, ban motor tersebut membelit leher buaya.

2. Buaya raksasa di Pangkalan Bun

Seekor buaya sepanjang 6 meter dan berat 1 ton ditangkap petugas Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA), Sesi Kerja Wilayah II Pangakalan Bun pada hari Rabu (10/1/2017).

Buaya jenis sinyulong itu ditangkap di Desa Batu Agung, Kecamatan Seruyan Tengah, Kabuapten Seruyan, Kalimantan Tengah, atau sekitar 120 kilometer dari Pangkalan Bun.

Proses evakuasi berlangsung dramatis karena buaya sempat berontak dan memecahkan kaca mobil milik petugas. Penangkapan buaya besar ini menghebohkan warga sekitar.

Baca juga: Buaya Raksasa Dilepasliarkan di Kawasan Taman Nasional Tanjung Puting

Agung Widodo, Kepala SKW II BKSDA Kalimantan Tengah, mengatakan, habitat buaya sinyulong ada di Sungai Mengkahing.

"Besar sekali. Bahkan tidak normal untuk ukuran buaya sapit. Karena rata-rata ukuran buaya sapit biasaya 3-3,5 meter. Kami lihat sekarang bahkan di atas lima meter," ujarnya.

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bagikan Sembako di 4 Daerah, Kang Emil: 2/3 Warga Jabar Butuh Bantuan

Bagikan Sembako di 4 Daerah, Kang Emil: 2/3 Warga Jabar Butuh Bantuan

Regional
Stop Penularan Covid-19, Jabar Maksimalkan Lakukan 'Contact Tracing'

Stop Penularan Covid-19, Jabar Maksimalkan Lakukan "Contact Tracing"

Regional
Kapal Tenggelam Dihantam Gelombang, 5 Penumpang Hilang, 1 Selamat

Kapal Tenggelam Dihantam Gelombang, 5 Penumpang Hilang, 1 Selamat

Regional
Kasus Penganiayaan Pengemudi Ojol, Tersangka Sempat Mengancam akan Menembak Korban

Kasus Penganiayaan Pengemudi Ojol, Tersangka Sempat Mengancam akan Menembak Korban

Regional
Sebelum Hilang Misterius, Pendaki di Gunung Guntur Sempat Begadang hingga Jam 2 Pagi

Sebelum Hilang Misterius, Pendaki di Gunung Guntur Sempat Begadang hingga Jam 2 Pagi

Regional
Pilkada Banyuwangi 2020, PDI-P Beri Rekomendasi untuk Istri Bupati Azwar Anas

Pilkada Banyuwangi 2020, PDI-P Beri Rekomendasi untuk Istri Bupati Azwar Anas

Regional
Duduk Perkara Penganiayaan Pengemudi Ojol di Pekanbaru, Berawal Saling Klakson

Duduk Perkara Penganiayaan Pengemudi Ojol di Pekanbaru, Berawal Saling Klakson

Regional
Pilkada Gresik 2020, Rekomendasi PKB Turun kepada Pasangan Qosim-Alif

Pilkada Gresik 2020, Rekomendasi PKB Turun kepada Pasangan Qosim-Alif

Regional
Beri Mahar Sandal Jepit dan Segelas Air, Pengantin Pria: Tak Ada Niat Ingin Viral

Beri Mahar Sandal Jepit dan Segelas Air, Pengantin Pria: Tak Ada Niat Ingin Viral

Regional
Bentrok di Madina, 3 Warga Menyerahkan Diri, Total 17 Diamankan

Bentrok di Madina, 3 Warga Menyerahkan Diri, Total 17 Diamankan

Regional
Ditetapkan Jadi Tersangka Kasus Suap, Bupati Kutai Timur Dipecat Nasdem

Ditetapkan Jadi Tersangka Kasus Suap, Bupati Kutai Timur Dipecat Nasdem

Regional
Tawa Lepas 2 Gadis Cilik di Tengah Kepungan Banjir di Kotawaringin Barat

Tawa Lepas 2 Gadis Cilik di Tengah Kepungan Banjir di Kotawaringin Barat

Regional
Kronologi ABK Jatuh dari Kapal dan Hilang di Laut Aru, Berawal Perbaiki Lampu Rusak

Kronologi ABK Jatuh dari Kapal dan Hilang di Laut Aru, Berawal Perbaiki Lampu Rusak

Regional
Penganiaya Pengemudi Ojol di Pekanbaru Ternyata dalam Pengaruh Narkoba

Penganiaya Pengemudi Ojol di Pekanbaru Ternyata dalam Pengaruh Narkoba

Regional
Detik-detik Pendaki Hilang di Gunung Guntur, Berhasil Ditemukan Berkat Ritual Penjaga Parkir

Detik-detik Pendaki Hilang di Gunung Guntur, Berhasil Ditemukan Berkat Ritual Penjaga Parkir

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X