Hampir 2 Pekan Berlalu, Anak Korban Bom Pasuruan Belum Dijenguk Ibunya

Kompas.com - 17/07/2018, 17:29 WIB
Anak korban bom Pasuruan dirawat di RS Bhayangkara Polda JatimKOMPAS.com/Achmad Faizal Anak korban bom Pasuruan dirawat di RS Bhayangkara Polda Jatim

SURABAYA, KOMPAS.com - Anak korban ledakan belum sama sekali dijenguk oleh ibunya padahal sudah 12 hari berlalu pasca-ledakan bom di Desa Pogar, Kecamatan Bangil, Pasuruan, Jawa Timur.

D, ibunya, saat ini masih diperiksa intensif oleh Tim Densus 88 di Mapolda Jatim.

"Ibu dari korban anak masih diperiksa, bahkan waktu pemeriksaannya ditambah dari 14 hari menjadi 21 hari, jadi belum diperkenankan bertemu putranya," kata Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Frans Barung Mangera, Senin (17/7/2018).

Baca juga: Foto Anak Korban Bom Pasuruan Viral, Polisi Ancam Pidanakan Pengunggah

Kondisi U, anak korban ledakan bom, hingga hari ini terus membaik. Tim dari Rumah Sakit Bhayangkara Polda Jatim selain memberi pelayanan medis, juga memberikan pendampingan untuk pemulihan psikologis.

"Rencana polisi selanjutnya, penanganan anak korban ledakan bom akan diserahkan kepada Kementerian Sosial, sama dengan korban anak di peristiwa bom di Surabaya dan Sidoarjo sebelumnya," ungkap Barung.

Baca juga: Elegi Anak-anak di Ledakan Bom Surabaya

U langsung dirujuk ke RS Bhayangkara Polda Jatim usai menjadi korban ledakan bom yang dirangkai ayahnya sendiri pada Kamis (5/6/2018) di Desa Pogar, Kecamatan Bangil, Kabupaten Pasuruan.

Ayahnya yang diduga sebagai pemilik bom melarikan diri usai bom tersebut meledak, sementara ibu dari anak tersebut sampai saat ini masih diamankan polisi untuk diperiksa intensif.

Baca juga: 7 Hadiah untuk Zohri, Sang Juara Dunia dari NTB

Belakangan, pemilik bom di Pasuruan tersebut adalah mantan narapidana teroris, pelaku bom sepeda di Pospol Kalimalang Jakarta Timur pada 2010.


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:

Terkini Lainnya

Anggota ISIS Berjuluk 'Suara Serangan Paris' Terbunuh di Suriah

Anggota ISIS Berjuluk "Suara Serangan Paris" Terbunuh di Suriah

Internasional
Majelis Lintas Agama di Bali Serukan Provider Hentikan Layanan Internet Saat Nyepi

Majelis Lintas Agama di Bali Serukan Provider Hentikan Layanan Internet Saat Nyepi

Regional
KPU dan Bawaslu Ingatkan Menteri yang Kampanye Harus Cuti

KPU dan Bawaslu Ingatkan Menteri yang Kampanye Harus Cuti

Nasional
24 Februari, Jokowi Akan Pidato 'Optimis Indonesia Maju'

24 Februari, Jokowi Akan Pidato "Optimis Indonesia Maju"

Nasional
5 Fakta Bocah Ditembak Oknum Pejabat di Ambon, Gara-gara Mangga Jatuh hingga Masih Kerabat Wali Kota

5 Fakta Bocah Ditembak Oknum Pejabat di Ambon, Gara-gara Mangga Jatuh hingga Masih Kerabat Wali Kota

Regional
Pemilih Berhak Mendapatkan Informasi Komprehensif tentang Paslon

Pemilih Berhak Mendapatkan Informasi Komprehensif tentang Paslon

Nasional
Bayi dari Ibu Hamil yang Dibunuh Suami dalam Kondisi Sehat

Bayi dari Ibu Hamil yang Dibunuh Suami dalam Kondisi Sehat

Regional
Putrinya Ditolak Trump Masuk AS, Ayah Pengantin ISIS Gugat Pemerintah

Putrinya Ditolak Trump Masuk AS, Ayah Pengantin ISIS Gugat Pemerintah

Internasional
Terancam Kekurangan Pangan hingga 1,4 Juta Ton, Korut Minta Bantuan PBB

Terancam Kekurangan Pangan hingga 1,4 Juta Ton, Korut Minta Bantuan PBB

Internasional
Korban Tewas Tragedi Kebakaran di Bangladesh Bertambah Jadi 78 Orang

Korban Tewas Tragedi Kebakaran di Bangladesh Bertambah Jadi 78 Orang

Internasional
Pesan Jokowi untuk Polri, Usut Mafia Bola sampai Tuntas!

Pesan Jokowi untuk Polri, Usut Mafia Bola sampai Tuntas!

Nasional
Hoda Muthana: Dari Siswi Pemalu Berubah Menjadi Corong ISIS

Hoda Muthana: Dari Siswi Pemalu Berubah Menjadi Corong ISIS

Internasional
Ditjen Gakkum LHK Bongkar Kasus Perdagangan Satwa Dilindungi dengan Jaringan hingga ke Malaysia

Ditjen Gakkum LHK Bongkar Kasus Perdagangan Satwa Dilindungi dengan Jaringan hingga ke Malaysia

Regional
Diduga Lakukan Pelecehan Seksual pada 15 Siswa, Guru Honorer Ditangkap

Diduga Lakukan Pelecehan Seksual pada 15 Siswa, Guru Honorer Ditangkap

Regional
Ibu Ini Suapi Anaknya yang Main Game Online Selama 48 Jam

Ibu Ini Suapi Anaknya yang Main Game Online Selama 48 Jam

Internasional

Close Ads X