Sekolah Disegel, Puluhan Murid SD Telantar di Hari Pertama Belajar

Kompas.com - 16/07/2018, 16:47 WIB
Puluhan murid SD di Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan terlantar setelah sekolahnya disegel terkait sengketa lahan. Senin, (16/7/2018). KOMPAS.com / ABDUL HAQPuluhan murid SD di Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan terlantar setelah sekolahnya disegel terkait sengketa lahan. Senin, (16/7/2018).

TAKALAR, KOMPAS.com - Puluhan murid Sekolah Dasar (SD) Negeri 99, Kampung Beru, Desa Palalakang, Kecamatan Galesong, Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan, telantar karena sekolah mereka disegel, Senin (16/7/2018).

Penyegelan ini terkait dengan sengketa lahan dan mutasi kepala sekolah.

Puluhan murid batal menikmati hari pertama belajar pasca-libur panjang lantaran sekolah mereka disegel oleh warga yang mengklaim kepemilikan lahan SD Negeri 99.

Para murid tak bisa masuk ke sekolah lantaran gerbang sekolahnya disegel menggunkan balok kayu dan ranting bambu.


"Saya tidak tahu apa masalahnya sehingga disegel, karena saya juga pertama kali menginjakkan kaki di sekolah ini sebagai kepala sekolah yang baru," jelas Hj Siti Hasma, Kepala SD 99 Kampung Beru.

Baca juga: Hari Pertama Sekolah, Seorang Pelajar SMA Di Bandung Dianiaya Temannya

Penyegelan tersebut dilakukan atas dasar hak kepemilikan tanah yang ditempati sekolah. Salah satu ahli waris dari Cole Daeng Banting, Sudirman Nawang mengaku bahwa tanah tersebut adalah milik neneknya yang dipinjamkan ke pemerintah dengan status hak pakai.

"Ini tanah miliknya nenek saya, makanya saya menyegelnya karena pemerintah tidak pernah mau ganti rugi," jelas Sudirman Nawang.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Takalar, Sudirman mengatakan bahwa tanah tersebut telah terdaftar di bagian aset pemerintah daerah (Pemda) dengan dasar hak sertifikat. Maka adanya bukti alas hak yang dimiliki pemda, pihak yang menyegel tidak boleh menutup sekolah tanpa didukung alat bukti kepemilikan.

"Kalau tetap memaksa saya akan melaporkannya ke polisi," ancam Sudirman.

Baca juga: Hari Pertama Sekolah, PNS Diberi Dispensasi Antar Anak ke Sekolah

Kompas TV Hari ini menjadi hari pertama masuk sekolah bagi siswa-siswi di Jakarta

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Suguhkan Body Rafting, Desa Kertayasa Jadi Juara Desa Wisata Nusantara 2019

Suguhkan Body Rafting, Desa Kertayasa Jadi Juara Desa Wisata Nusantara 2019

Regional
Banjir di Limapuluh Kota Sumatera Barat, 187 Warga Mengungsi

Banjir di Limapuluh Kota Sumatera Barat, 187 Warga Mengungsi

Regional
Polisi Ungkap Prostitusi yang Tawarkan Siswi SMP di Kupang

Polisi Ungkap Prostitusi yang Tawarkan Siswi SMP di Kupang

Regional
PT KAI Waspadai 15 Titik Rawan Bencana Alam di Pelintasan Kereta Api

PT KAI Waspadai 15 Titik Rawan Bencana Alam di Pelintasan Kereta Api

Regional
Kisah Pilu Balita Aina yang Menderita Kanker Kulit Langka dan Tumor Ganas di Mata

Kisah Pilu Balita Aina yang Menderita Kanker Kulit Langka dan Tumor Ganas di Mata

Regional
Amankan Natal di Bandung, 2.300 Personel Diterjunkan

Amankan Natal di Bandung, 2.300 Personel Diterjunkan

Regional
Diancam Dibunuh, Bocah 14 Tahun Dicabuli Ayah Tiri Selama 4 Tahun

Diancam Dibunuh, Bocah 14 Tahun Dicabuli Ayah Tiri Selama 4 Tahun

Regional
Curi Baut Rumah Tahan Gempa, 2 Pemuda Pengangguran Ditangkap

Curi Baut Rumah Tahan Gempa, 2 Pemuda Pengangguran Ditangkap

Regional
Gunakan Gergaji dan Kain hingga Ingin Hadiri Pernikahan Anak, Ini 4 Fakta Kaburnya Tahanan Malang

Gunakan Gergaji dan Kain hingga Ingin Hadiri Pernikahan Anak, Ini 4 Fakta Kaburnya Tahanan Malang

Regional
Banjir dan Longsor, Pemkab Limapuluh Kota Tetapkan Tanggap Darurat 7 Hari

Banjir dan Longsor, Pemkab Limapuluh Kota Tetapkan Tanggap Darurat 7 Hari

Regional
Duduk Perkara Balita Hilang dari PAUD, Dugaan Dimakan Reptil hingga Ditemukan Tanpa Kepala

Duduk Perkara Balita Hilang dari PAUD, Dugaan Dimakan Reptil hingga Ditemukan Tanpa Kepala

Regional
Ayah Hamili Putri Kandung Usia 16 Tahun dan Membawanya Kabur

Ayah Hamili Putri Kandung Usia 16 Tahun dan Membawanya Kabur

Regional
Akibat Endapan Minyak Goreng, Pabrik Tahu Terbakar

Akibat Endapan Minyak Goreng, Pabrik Tahu Terbakar

Regional
Rebutan Pohon Mangga, Dua Tetangga Dibacok, Satu Tewas

Rebutan Pohon Mangga, Dua Tetangga Dibacok, Satu Tewas

Regional
Wali Kota Bandung Keluhkan Bandara Husein Seperti Makam, Ini Jawaban Pemprov Jabar

Wali Kota Bandung Keluhkan Bandara Husein Seperti Makam, Ini Jawaban Pemprov Jabar

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X