Bertambah, Total SKTM PPDB di Jawa Tengah yang Dibatalkan Jadi 78.404 - Kompas.com

Bertambah, Total SKTM PPDB di Jawa Tengah yang Dibatalkan Jadi 78.404

Kompas.com - 11/07/2018, 16:58 WIB
Kepala Dinas Pendidikan Jawa Tengah Gatot Bambang Hastowo, Rabu (11/7/2018)KOMPAS.com/NAZAR NURDIN Kepala Dinas Pendidikan Jawa Tengah Gatot Bambang Hastowo, Rabu (11/7/2018)

SEMARANG, KOMPAS.com - Jumlah Surat Keterangan Tidak Mampu ( SKTM) yang diduga tidak sesuai fakta di masa Penerimaan Peserta Didik Baru ( PPDB) online di Jawa Tengah terus bertambah.

Hingga Rabu (11/7/2018) pukul 15.00 WIB, total pendaftar yang memakai SKTM yang dicoret atau dibatalkan mencapai 17.404.

Jumlah itu meningkat sejak pada Selasa (10/7/2018) lalu yang 78.065. Dalam sehari, pencoretan telah mencapai 339 SKTM.

"Hingga tadi yang dicoret 78.404, tapi data ini terus bertambah hingga nanti dilakukan penutupan," kata Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Jawa Tengah Gatot Bambang Hastowo, di posko PPDB Online, Rabu (11/7/2018).

Baca juga: Ada Masalah SKTM Palsu, Pengumuman Seleksi PPDB SMA Terganggu

Gatot menerangkan, pembatalan peserta PPDB dilakukan dengan banyak cara. Ada temuan petugas seusia melakukan verifikasi di rumah pengguna SKTM, ada juga pihak orang tua yang menarik SKTM.

Terhadap orang tua yang menarik SKTM sebelum tanggal 7 Juli, maka anak didik jika kembali mendaftar maka masuk kategori umum. Namun jika lebih dari tanggal 7 Juli, dipastikan tidak dapat masuk lagi ke data base pendaftaran.

"Setelah tanggal 7 Juli kalau dicabut enggak bisa masuk lagi. Kalau sebelum tanggal itu lalu SKTM dicabut lalu daftar lagi itu gak masalah. Itu dihitung ikut umum," tambahnya.

Jumlah 78.404 SKTM, sambung Gatot, ada yang dicoret serta ada yang mencabut berkas itu. Jumlah itu terus bertambah seiring masih belum selesainya proses verifikasi.

"Yang diumumkan itu ada yang dicoret, ada yang mundur sendiri dan mencabut. Itu dihitung semua," tambahnya. 

Baca juga: Mendusta dengan SKTM Palsu demi Sekolah Anak (1)


Terkini Lainnya

 ICJR: Rutan dan Lapas di Indonesia Sudah 'Extreme Overcrowding'

ICJR: Rutan dan Lapas di Indonesia Sudah "Extreme Overcrowding"

Nasional
Kepolisian Turki Geledah Kediaman Konsul Arab Saudi di Istanbul

Kepolisian Turki Geledah Kediaman Konsul Arab Saudi di Istanbul

Internasional
Pramuka Teriak '2019 Ganti Presiden', Gus Ipul Minta Kwarnas Ambil Tindakan Tegas

Pramuka Teriak "2019 Ganti Presiden", Gus Ipul Minta Kwarnas Ambil Tindakan Tegas

Regional
KPK Nilai Permohonan Praperadilan Irwandi Yusuf Tak Berdasar

KPK Nilai Permohonan Praperadilan Irwandi Yusuf Tak Berdasar

Nasional
Suap Bupati Bekasi Diduga untuk Dapatkan IMB Meikarta

Suap Bupati Bekasi Diduga untuk Dapatkan IMB Meikarta

Nasional
Aparat Gabungan Segera Razia Alat Pengolahan Emas di Gunung Botak

Aparat Gabungan Segera Razia Alat Pengolahan Emas di Gunung Botak

Regional
7 Jam Penggeledahan, KPK Bawa Dokumen Terkait Izin Meikarta, Undangan, hingga Notulensi Rapat

7 Jam Penggeledahan, KPK Bawa Dokumen Terkait Izin Meikarta, Undangan, hingga Notulensi Rapat

Megapolitan
Guru Besar UGM: 75-375 Juta Manusia Terancam Alih Profesi di Era 4.0

Guru Besar UGM: 75-375 Juta Manusia Terancam Alih Profesi di Era 4.0

Edukasi
Biografi Tokoh Dunia: Pu Yi, Kaisar Terakhir China

Biografi Tokoh Dunia: Pu Yi, Kaisar Terakhir China

Internasional
Cerita Ni'matul Fauziah, Atlet Tuna Netra Peraih Perak Lawnball Asian Para Games 2018 (2)

Cerita Ni'matul Fauziah, Atlet Tuna Netra Peraih Perak Lawnball Asian Para Games 2018 (2)

Regional
Unggah Foto Bareng Prabowo, Jokowi Ucapkan Selamat Ulang Tahun

Unggah Foto Bareng Prabowo, Jokowi Ucapkan Selamat Ulang Tahun

Nasional
Sekjen Koalisi Prabowo Datangi KPU Minta Penjelasan 31 Juta Pemilih yang Belum Masuk DPT

Sekjen Koalisi Prabowo Datangi KPU Minta Penjelasan 31 Juta Pemilih yang Belum Masuk DPT

Nasional
KPK Geledah Rumah Billy Sindoro di Tangerang

KPK Geledah Rumah Billy Sindoro di Tangerang

Nasional
Terjebak Akibat Badai Michael, Keluarga Ini Selamat Berkat Foto Satelit

Terjebak Akibat Badai Michael, Keluarga Ini Selamat Berkat Foto Satelit

Internasional
Ada Keributan di Depan Diskotek Bandara, 1 Orang Tewas

Ada Keributan di Depan Diskotek Bandara, 1 Orang Tewas

Megapolitan
Close Ads X