Dua Tersangka Politik Uang Pilkada Mamasa Resmi Ditahan Polisi

Kompas.com - 10/07/2018, 09:39 WIB
Polres Mamasa resmi menahan dua tersangka kasus politik uang di pilkada Mamasa, Selasa (10/7/2018). KOMPAS.com/JUNAEDI Polres Mamasa resmi menahan dua tersangka kasus politik uang di pilkada Mamasa, Selasa (10/7/2018).

MAMASA, KOMPAS.com – Dua oknum aparat desa yang dilaporkan warga terlibat praktik politik uang atau money politic menjelang pilkada calon tunggal di Mamasa, Sulawesi Barat resmi ditahan Satreskrim Polres Mamasa pada Selasa (10/7/2018). 

Keduanya ditahan setelah menjalani serentetan pemeriksaan tim terpadu Gakkumdu Mamasa. Kasus keduanya dinyatakan memenuhi unsur dugaan pelanggaran pidana pemilu.

Kasatreskrim Polres Mamasa Iptu Dedy Yulianto mengatakan, kasus kedua tersangka akan segera dilimpahkan ke kejaksaan agar bisa disidangkan secepatnya.

“Dua-tiga hari ke depan rencananya akan diserahkan ke kejaksaan. Kepolisan hanya tinggal melengkapi beberapa kekurangan sebelum diserahkan,” jelas Dedy.


Baca juga: Temuan 186 Amplop Berisi Uang di Temanggung, Diduga Politik Uang

Sebagai informasi, kasus dugaan suap pilkada Mamasa ini bergulir setelah salah satu warga Desa Orobua, Kecamatan Sesena Padang, bernama Timotius melaporkan tersangka ke Panwaslih Mamasa.

Timotius mengaku dirinya dan istrinya telah diberikan uang Rp 100.000 sebanyak dua lembar agar dalam pemilihan tanggal 27 Juli 2018 yang lalu memilih pasangan calon tertentu.

Sementara warga Desa Parondo Bulawan, Kecamatan Tanduk Kalua bernama Dominggus juga mengaku diberikan uang sebesar Rp 500.000 untuk memilih pasangan calon bupati di Mamasa.

Sebelumnya, kasus ini telah ditangani tim penyidik Sentra Gakkumdu Panwaslih Mamasa. Setelah dinyatakan cukup bukti dan memenuhi unsur tindak pidana pelangaran pemilu, kasus ini kemudian dilimpahkan Gakkumdu ke Satreskrim Polres Mamasa.

Baca juga: Bawaslu Proses 35 Kasus Dugaan Politik Uang di Pilkada 2018, Terbanyak di Sulsel

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Sultan Bubohu Bongo Gorontalo Yosep Tahir Maruf Mangkat

Sultan Bubohu Bongo Gorontalo Yosep Tahir Maruf Mangkat

Regional
Fakta di Balik Ni Luh Djelantik Laporkan Lisa Marlina, Sebut Pelecehan Seks di Bali Biasa hingga Minta Maaf

Fakta di Balik Ni Luh Djelantik Laporkan Lisa Marlina, Sebut Pelecehan Seks di Bali Biasa hingga Minta Maaf

Regional
Rabu Pagi, Gunung Merapi Keluarkan Awan Panas Guguran

Rabu Pagi, Gunung Merapi Keluarkan Awan Panas Guguran

Regional
25 Tahun Tinggal di Gubuk Reyot, Mak Aroh Dapat Hibah Lahan dari Babinsa

25 Tahun Tinggal di Gubuk Reyot, Mak Aroh Dapat Hibah Lahan dari Babinsa

Regional
Tipu 30 Orang, Dua Anggota BIN Gadungan Ditangkap

Tipu 30 Orang, Dua Anggota BIN Gadungan Ditangkap

Regional
Pekerja Migran asal Karimun Dibunuh di Malaysia, Bupati Koordinasi dengan KBRI

Pekerja Migran asal Karimun Dibunuh di Malaysia, Bupati Koordinasi dengan KBRI

Regional
Kontak Senjata, TNI Sebut Ada Kelompok Separatis Terluka di Nduga

Kontak Senjata, TNI Sebut Ada Kelompok Separatis Terluka di Nduga

Regional
Fakta KPK Geledah Rumah Gubernur Kepri Nonaktif, Bongkar Paksa Pintu hingga Diduga Terima Gratifikasi Senilai Rp 6,1 Miliar

Fakta KPK Geledah Rumah Gubernur Kepri Nonaktif, Bongkar Paksa Pintu hingga Diduga Terima Gratifikasi Senilai Rp 6,1 Miliar

Regional
Pekerjakan WN Filipina, 8 Kapal Ikan Indonesia Ditangkap KKP

Pekerjakan WN Filipina, 8 Kapal Ikan Indonesia Ditangkap KKP

Regional
Penyebab Kebakaran Rumah yang Tewaskan 4 Bocah Masih Simpang Siur

Penyebab Kebakaran Rumah yang Tewaskan 4 Bocah Masih Simpang Siur

Regional
6 Fakta Proyek 'Underpass' Kentungan Yogyakarta Ambles, WNA Australia Jadi Korban hingga Proyek Dihentikan Sementara

6 Fakta Proyek "Underpass" Kentungan Yogyakarta Ambles, WNA Australia Jadi Korban hingga Proyek Dihentikan Sementara

Regional
Duduk Perkara Dokter Gigi Romi Gagal Jadi PNS karena Penyandang Disabilitas

Duduk Perkara Dokter Gigi Romi Gagal Jadi PNS karena Penyandang Disabilitas

Regional
Duduk Perkara Cerita Viral Perempuan Pendaki Gunung Rinjani Disetubuhi Saat Hipotermia...

Duduk Perkara Cerita Viral Perempuan Pendaki Gunung Rinjani Disetubuhi Saat Hipotermia...

Regional
Geger Bayi Meninggal karena Ditolak Rumah Sakit, Ini Penjelasannya

Geger Bayi Meninggal karena Ditolak Rumah Sakit, Ini Penjelasannya

Regional
[POPULER NUSANTARA] 'Underpass' Kentungan Yogyakarta Ambles | PAN Bantah Amien Rais Pernah Nazar Jalan Kaki Yogya-Jakarta

[POPULER NUSANTARA] "Underpass" Kentungan Yogyakarta Ambles | PAN Bantah Amien Rais Pernah Nazar Jalan Kaki Yogya-Jakarta

Regional
Close Ads X