Pesta Narkoba Bareng Wanita, Karyawan Bank dan Oknum Polisi Diamankan

Kompas.com - 07/07/2018, 16:22 WIB
ilustrasi narkoba shutterstockilustrasi narkoba

BIMA, KOMPAS.com - Jajaran Kepolisian Resor Bima Kota mengamankan tiga orang terduga pelaku penyalahgunaan narkoba.

Dua dari tiga terduga tersebut diantaranya merupakan anggota kepolisian dan seorang karyawan sebuah bank.

Karyawan bank dan oknum polisi ini digerebek Tim Opsnal Satuan Narkoba Polres Bima di salah satu kos-kosan milik warga Kelurahan Tanjung, Kecamatan Rasanae Barat, Kota Bima, Jumat (6/7/2018).

Kepala Subbagian Humas Polres Bima Kota Ipda Suratno membenarkan adanya pengungkapan penyalahgunaan narkotika tersebut.


Baca juga: BNN Palopo Tangkap 3 Bandar Narkoba, Salah Satunya DPO Oknum Ketua RT

“Ketiga orang yang diamankan masing-masing berinisial FT (40), asal Kelurahan Tanjung, dan satu orang pegawai Bank BPD SAP (30), warga BTN Gindi, serta oknum polisi SF (32). Mereka dibekuk karena diduga melakukan pesta narkotika pada Jumat malam sekitar pukul 22.00 Wita,” ungkap Suratno kepada wartawan, Sabtu (7/7).

Dia mengungkapkan, penangkapan dilakukan berkat dari adanya laporan masyarakat yang mencurigai bahwa di lokasi tempat kejadian perkara (TKP) kerap dijadikan tempat pesta narkoba.

“Kemudian tim Opsnal Sat Resnarkoba langsung memantau lokasi dan melakukan penggerebekan disebuah kos-kosan milik warga berinisial TI,” ujar Suratno.

Pada saat dilakukan penggerebakan petugas menemukan beberapa barang bukti sabu di sebuah kamar kos tempat tinggal seorang wanita yang tak lain adalah FT.

“Di dalam kamar tersebut terdapat pula dua orang lainnya yang diduga melakukan pesta narkotika. Adapun barang bukti yang diamankan sebanyak 0,64 gram sabu-sabu,” sebutnya.

Baca juga: Petugas Bandara Gagalkan Pengiriman Narkoba Dari Makassar ke Gorontalo

Setelah barang bukti dinyatakan lengkap, para pelaku langsung digelandang ke kantor Sat Narkoba untuk pemeriksaan lebih lanjut.

“Ketiga pelaku saat ini berada di Mapolres Bima Kota untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut,” tutur Suratno.

Ia menambahkan, oknum polisi yang ikut diamankan dalam kasus itu bahkan telah diserahkan ke Propam untuk dilakukan pemeriksaan khusus.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Puluhan Rumah di Medan Terbakar, Warga Bingung Tinggal di Mana

Puluhan Rumah di Medan Terbakar, Warga Bingung Tinggal di Mana

Regional
Cerita di Balik Terbakarnya Lamborghini Aventador Milik Raffi Ahmad, Tembus Harga Rp 19 Miliar...

Cerita di Balik Terbakarnya Lamborghini Aventador Milik Raffi Ahmad, Tembus Harga Rp 19 Miliar...

Regional
Kronologi Siswa Tikam Guru hingga Tewas Setelah Ditegur karena Ketahuan Merokok

Kronologi Siswa Tikam Guru hingga Tewas Setelah Ditegur karena Ketahuan Merokok

Regional
Ibu-ibu Ini Berhasil Olah Koro Beracun Jadi Keripik Lezat dan Sehat

Ibu-ibu Ini Berhasil Olah Koro Beracun Jadi Keripik Lezat dan Sehat

Regional
'Menghilang' 155 Tahun, Ibis Sendok Raja Kembali Terlihat di Sulawesi

"Menghilang" 155 Tahun, Ibis Sendok Raja Kembali Terlihat di Sulawesi

Regional
Kronologi Santri Tewas Jatuh dari Pohon Kelapa Versi Pesantren

Kronologi Santri Tewas Jatuh dari Pohon Kelapa Versi Pesantren

Regional
[POPULER NUSANTARA] Siswa SMA Nyamar Jadi Wanita Tipu Rp 141 Juta | Air Sumur Mendidih di Ambon

[POPULER NUSANTARA] Siswa SMA Nyamar Jadi Wanita Tipu Rp 141 Juta | Air Sumur Mendidih di Ambon

Regional
Fakta di Balik Nenek Paulina Tinggal Sendiri di Gubuk Reyot hingga Dapat Uang Rp 10 Juta dari Presiden Jokowi

Fakta di Balik Nenek Paulina Tinggal Sendiri di Gubuk Reyot hingga Dapat Uang Rp 10 Juta dari Presiden Jokowi

Regional
Bentrok di Universitas Negeri Makassar, 2 Mahasiswa Kena Tikam

Bentrok di Universitas Negeri Makassar, 2 Mahasiswa Kena Tikam

Regional
Angin Kencang Menerjang Puncak Bogor, 300 Penduduk Desa Diungsikan ke Masjid.

Angin Kencang Menerjang Puncak Bogor, 300 Penduduk Desa Diungsikan ke Masjid.

Regional
Peringati Hari Santri, Khofifah Minta Warga Jatim Mengheningkan Cipta

Peringati Hari Santri, Khofifah Minta Warga Jatim Mengheningkan Cipta

Regional
Mulai 2020, Disparbud Jabar Akan Jadikan Situs Purbakala Wisata Sejarah

Mulai 2020, Disparbud Jabar Akan Jadikan Situs Purbakala Wisata Sejarah

Regional
Ancam Akan Bunuh, Ayah Cabuli Putri Kandung Usia 14 Tahun

Ancam Akan Bunuh, Ayah Cabuli Putri Kandung Usia 14 Tahun

Regional
Kunjungi Pengungsi Angin Kencang, Khofifah Minta Sekolah Darurat Didirikan

Kunjungi Pengungsi Angin Kencang, Khofifah Minta Sekolah Darurat Didirikan

Regional
Sambut Hari Santri, Sivitas Akademika IAIN Jember 3 Hari Pakai Sarung

Sambut Hari Santri, Sivitas Akademika IAIN Jember 3 Hari Pakai Sarung

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X