Kompas.com - 29/06/2018, 09:58 WIB
Kampung Kauman Mangkunegaran KOMPAS.com/LUTHFIA AYU AZANELLAKampung Kauman Mangkunegaran

KOMPAS.com - Namanya sejak dilahirkan adalah Raden Mas Said. Menginjak dewasa, Raden Mas Said melakukan perjuangan untuk melawan kolonial.

Ia kemudian dikenal dengan Pangeran Sambernyawa.

Raden Mas Said atau Pangeran Sambernyawa lahir pada 25 April 1725 di Keraton Kartosuro.

Dia merupakan putra Pangeran Arya Mangkunegaran dan cucu dari Paku Buwono I.

Berbeda dengan keturunan raja pada umumnya yang mendapatkan kemewahan, hidup RM Said diwarnai keprihatinan.

Ketika berumur 2 tahun, ayahnya dibuang ke Srilanka oleh Belanda karena fitnah.

Ibu RM Said, Raden Ajeng Wulan, meninggal saat ia masih kecil.

Baca juga: Rumah Ini Dulu Kediaman Pangeran Sambernyawa, Cikal Bakal Kampung Kauman Mangkunegaran...

Kemudian, RM Said diasuh oleh Raden Ayu Sumarno, neneknya. Kehidupan di luar keraton telah mendidiknya menjadi seorang yang tangguh dan kuat.

Dalam buku "Sejarah & Warisan Nilai-Nilai Perjuangan Raden Mas Said" disebutkan, RM Said lebih suka menghabiskan masa kecilnya dengan anak-anak abdi dalem dan kawulo alit.

Pergaulan dengan kalangan ini membuatnya mengetahui realita kehidupan masyarakat luar keraton dan kehidupan kawulo alit.

Awal perjuangan Raden Mas Said

Memasuki usia remaja, RM Said mulai menyadari apa yang terjadi dengan ayahnya.

Kesadaran ini menimbulkan keinginan untuk melakukan perlawanan atas ketidakadilan.

Bagian dari rumah yang pernah didiami Pangeran Sambernyawa di Kampung Kauman Mangkunegaran, Surakarta, Jawa Tengah.KOMPAS.com/ASWAB NANDA PRATAMA Bagian dari rumah yang pernah didiami Pangeran Sambernyawa di Kampung Kauman Mangkunegaran, Surakarta, Jawa Tengah.
Bersama dengan temannya, Raden Mas Sutowijoyo, dan pamannya Wirodiwongso, ia membuat sebuah pasukan.

Pada 1742, bersama Raden Mas Garendi (Sunan Kuning), RM Said mencoba melakukan penyerangan ke Keraton Kartosuro.

Dalam penyerangan ini, tembok benteng keraton jebol.

Baca juga: Langgar Rawatib, Penjaga Identitas Kampung Kauman Mangkunegaran...

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Regional
Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Regional
Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Regional
Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Regional
Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Regional
Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Regional
Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Regional
Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi 'Landscape' Menarik

Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi "Landscape" Menarik

Regional
Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Regional
Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Regional
Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Regional
Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Regional
Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Regional
Ingin Warga'Survive' di Masa Pandemi, Dompet Dhuafa Kembangkan Budidaya Ikan Nila

Ingin Warga"Survive" di Masa Pandemi, Dompet Dhuafa Kembangkan Budidaya Ikan Nila

Regional
6 Kali Raih WTP, Pemkab Wonogiri Catat Penurunan Rekomendasi dalam LHP

6 Kali Raih WTP, Pemkab Wonogiri Catat Penurunan Rekomendasi dalam LHP

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X