Wisatawan Asal Perancis Diperkosa Pemandu Wisata di Labuan Bajo

Kompas.com - 20/06/2018, 17:12 WIB
Ilustrasi pelecehan.Shutterstock Ilustrasi pelecehan.

LABUAN BAJO, KOMPAS.com - Seorang wisatawan asing asal Perancis berinisial MB (22) diperkosa seseorang yang mengaku sebagai pemandu wisata.

Kapolres Manggarai Barat AKBP Julisa Kusumowardono mengatakan, pelaku diketahui berinisial A yang mengaku sebagai pemandu wisata lepas.

"Kejadian pemerkosaan itu terjadi pada Hari Selasa (12/6/2018) pukul 16.30 Wita dan dilaporkan ke kepolisian, Rabu (13/6/2018) pukul 15.00 Wita," ujar Julisa kepada Kompas.com, Rabu (20/6/2018) sore.

Baca juga: Perempuan Ini Diturunkan di Pasar Rebo Usai Dirampok dan Diperkosa Mantan Sopir Taksi Online

Kejadian itu, lanjut Julisa, bermula ketika korban dan pelaku sepakat menuju lokasi wisata Air Terjun Cunca Wulang dengan menggunakan sepeda motor.

Setelah keduanya pulang dari air terjun, pelaku mengajak korban untuk berhubungan badan. Namun, ajakan itu ditolak oleh korban.

Mendengar itu, pelaku pun mengancam korban.

"Pelaku mengancam akan memanggil teman-temannya yang lain untuk memerkosa korban," ucap dia. 

Baca juga: Seorang Gadis Palembang Diperkosa Pria yang Dikenalnya di Facebook

Setelah kejadian itu, pelaku membonceng korban ke penginapannya. Korban yang tak terima atas perlakuan tersebut kemudian melapor ke polisi. 

"Saat ini anggota lagi melakukan penyelidikan intensif dan mengejar pelaku yang belum ditangkap," ujar Julisa. 


Terkini Lainnya

Petugas KPPS Meninggal Dunia di DIY Bertambah Jadi Lima Orang

Petugas KPPS Meninggal Dunia di DIY Bertambah Jadi Lima Orang

Regional
Ini 4 Komedian yang Sukses Melangkah dari Panggung Komedi ke Politik

Ini 4 Komedian yang Sukses Melangkah dari Panggung Komedi ke Politik

Internasional
Dalam Putusan, Hakim Ikut Pertimbangkan Jabatan Idrus Sebagai Menteri Sosial

Dalam Putusan, Hakim Ikut Pertimbangkan Jabatan Idrus Sebagai Menteri Sosial

Nasional
5 Fakta Tragedi Petugas KPPS di Pemilu 2019, Korban Meninggal 91 Orang hingga Demo Tagih Honor

5 Fakta Tragedi Petugas KPPS di Pemilu 2019, Korban Meninggal 91 Orang hingga Demo Tagih Honor

Regional
Farhat Abbas Klarifikasi Pelaporan 17 Orang Terkait Kasus Ratna Sarumpaet di Polda Metro

Farhat Abbas Klarifikasi Pelaporan 17 Orang Terkait Kasus Ratna Sarumpaet di Polda Metro

Megapolitan
Jumlah Petugas KPPS Meninggal di Sumsel Bertambah Jadi 6 Orang

Jumlah Petugas KPPS Meninggal di Sumsel Bertambah Jadi 6 Orang

Regional
Bupati Mandailing Natal Sebut Jokowi Tolak Pengunduran Dirinya

Bupati Mandailing Natal Sebut Jokowi Tolak Pengunduran Dirinya

Regional
[UPDATE] Hasil Sementara Situng KPU di Jakarta: Jokowi-Ma'ruf Unggul 52,71 Persen

[UPDATE] Hasil Sementara Situng KPU di Jakarta: Jokowi-Ma'ruf Unggul 52,71 Persen

Megapolitan
Istana: Kalau Pasukan Turun Harus Merasa Nyaman, Jangan Ketakutan

Istana: Kalau Pasukan Turun Harus Merasa Nyaman, Jangan Ketakutan

Nasional
Tak Ada Penghitungan 'Real Count' di DPP Gerindra

Tak Ada Penghitungan "Real Count" di DPP Gerindra

Nasional
142 Lapak dan Kios di Pasar Girian Bitung Ludes Terbakar

142 Lapak dan Kios di Pasar Girian Bitung Ludes Terbakar

Regional
Warga Diterkam Buaya BKSDA Kirim Tim ke Aceh Timur

Warga Diterkam Buaya BKSDA Kirim Tim ke Aceh Timur

Regional
Hakim Nilai Idrus Marham Tak Menikmati Uang Korupsi

Hakim Nilai Idrus Marham Tak Menikmati Uang Korupsi

Nasional
Divonis 3 Tahun Penjara, Idrus Marham Belum Putuskan Banding

Divonis 3 Tahun Penjara, Idrus Marham Belum Putuskan Banding

Nasional
Ada Kejanggalan Suara Capres di Lubuk Linggau, Jumlah Pemilih dan Suara Sah Tak Sinkron

Ada Kejanggalan Suara Capres di Lubuk Linggau, Jumlah Pemilih dan Suara Sah Tak Sinkron

Regional

Close Ads X