Rayakan Idul Fitri Hari Ini, Jemaah Islam Aboge Lakukan Shalat Id

Kompas.com - 16/06/2018, 13:33 WIB
Ratusan penganut Islam Aboge melaksanakan shalat Idul Fitri di Masjid Sayyid Kuning, Desa Onje, Kecamatan Mrebet, Purbalingga, Jawa Tengah, Selasa (27/6/2017). KOMPAS.com/Iqbal FahmiRatusan penganut Islam Aboge melaksanakan shalat Idul Fitri di Masjid Sayyid Kuning, Desa Onje, Kecamatan Mrebet, Purbalingga, Jawa Tengah, Selasa (27/6/2017).

PURBALINGGA, KOMPAS.com - Kalimat takbir dan tahmid berkumandang di Desa Onje, Kecamatan Mrebet, Purbalingga, Jawa Tengah, Sabtu (16/6/2018).

Ratusan jemaah Islam Aboge di desa setempat berduyun-duyun mendatangi Masjid Sayid Kuning untuk menunaikan Shalat Idul Fitri 1439 Hijriyah.

Pemuka Agama Islam Aboge, Maksudi, mengatakan, para penganut aliran Aboge menetapkan bahwa 1 Syawal jatuh pada hari ini atau selang satu hari dari tanggal yang ditetapkan pemerintah.

Baca juga: Berbahasa Ibrani Kuno, Jemaah Hawariun Ansarullah Gelar Shalat Id

Dasar perhitungan Trah Sayid Kuning adalah almanak Jawa. Menurut penanggalan ini, waktu satu windu terdiri atas tahun Alif, Ha, Jim, Je, Dal, Be, Wawu, dan Jim akhir.

Mereka juga menggunakan hari pasaran berdasarkan perhitungan Jawa, seperti Pon, Wage, Kliwon, Manis (Legi), dan Pahing.

“Dalam hisab (perhitungan) kami, 1 Syawal tahun Dal jatuh pada Sabtu Pahing,” katanya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Kapolda: Kami Kejar Pembunuh Sopir Taksi Online Sampai Ke Mana Pun...

Maksudi menjelaskan, Aboge merupakan salah satu aliran Islam yang berasal dari akronim Alif Rebo Wage (Aboge). Karakter utama Aboge adalah keyakinan penganut yang berpedoman pada kalender Islam dalam kitab mujarobah yang dipadu dengan primbon Jawa.

“Aliran Aboge sudah ada dan dianut warga Onje sejak akhir Kerajaan Hindu,” ujarnya.

Sementara itu, lanjut Maksudi, awal puasa tahun ini ditetapkan bersamaan dengan tanggal yang ditetapkan pemerintah.

“Ini tahun 'Dal’, jadi bareng (dengan pemerintah). Rumusnya ‘Donemro’ artinya Romadon dina keenem pasaran keloro (Ramadhan jatuh di hari keenam pasaran kedua) sehingga jatuhnya Kamis Pahing,” ungkapnya.

Baca juga: Kisah Masjid Menara Kudus yang Pernah Dicetak di Uang Kertas Rp 5.000 (2)

Dalam tradisinya, setelah menunaikan Shalat Id, tokoh ulama Aboge memberikan khotbah di atas mimbar.

Sang khatib memberikan khotbah dalam bahasa Jawa sambil memegang tongkat suci peninggalan Raden Sayyid Kuning yang tidak lain masih dalam trah Prabu Siliwangi dari Pajajaran.

“Alhamdulillah, setiap tahun jumlah jemaah Aboge semakin bertambah. Kalau Idul Fitri seperti ini bisa 500 jemaah, pasti tumpah-ruah hingga halaman masjid,” ungkap Maksudi.

Baca juga: Jalur Menuju Puncak Macet, Antrean di Gerbang Tol Ciawi hingga 1 Km

Selain trah Sayid Kuning di Desa Onje, Purbalingga, masih ada beberapa sekte atau aliran Aboge di Banyumas Raya. Diantara yang paling besar yakni trah Bonokeling di Desa Pekuncen, dan Desa Cikakak Banyumas; hingga jemaah Aboge di Adipala, Cilacap.

Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Persentase BOR di Semarang Tinggi, Wali Kota Hendi Tambah 390 Tempat Tidur Pasien Covid-19

Persentase BOR di Semarang Tinggi, Wali Kota Hendi Tambah 390 Tempat Tidur Pasien Covid-19

Regional
Mobilitas Jadi Penyebab Kerumunan, Ganjar Ajak Masyarakat Tetap di Rumah

Mobilitas Jadi Penyebab Kerumunan, Ganjar Ajak Masyarakat Tetap di Rumah

Regional
BERITA FOTO: Tenaga Pikul Beristirahat di Atas Makam Usai Kuburkan Jenazah Pasien Covid-19

BERITA FOTO: Tenaga Pikul Beristirahat di Atas Makam Usai Kuburkan Jenazah Pasien Covid-19

Berita Foto
Kasus Covid-19 di Semarang Naik 700 Persen, Walkot Hendi Berlakukan PKM

Kasus Covid-19 di Semarang Naik 700 Persen, Walkot Hendi Berlakukan PKM

Regional
Kasus Covid-19 di Semarang Naik, Walkot Hendi Resmikan RS Darurat

Kasus Covid-19 di Semarang Naik, Walkot Hendi Resmikan RS Darurat

Regional
Akses ke Faskes Sulit, Dompet Dhuafa Sumbangkan Ambulans untuk Warga Desa Tanjung Raya

Akses ke Faskes Sulit, Dompet Dhuafa Sumbangkan Ambulans untuk Warga Desa Tanjung Raya

Regional
Peringati HUT Ke-103 Kota Madiun, Wali Kota Maidi Fokus Stop Covid-19 dan Genjot Ekonomi

Peringati HUT Ke-103 Kota Madiun, Wali Kota Maidi Fokus Stop Covid-19 dan Genjot Ekonomi

Regional
Hendi Terus Bergerak Cepat Sediakan Tempat Tidur untuk Pasien Covid-19 di Semarang

Hendi Terus Bergerak Cepat Sediakan Tempat Tidur untuk Pasien Covid-19 di Semarang

Regional
Hadiri Deklarasi Pilkades Damai, Bupati Luwu Utara Minta Cakades Tegakkan Protokol Kesehatan

Hadiri Deklarasi Pilkades Damai, Bupati Luwu Utara Minta Cakades Tegakkan Protokol Kesehatan

Regional
Bupati IDP Resmikan Program Pamsimas, Kini Warga Desa Dodolo Nikmati Air Bersih

Bupati IDP Resmikan Program Pamsimas, Kini Warga Desa Dodolo Nikmati Air Bersih

Regional
Gandeng KPK, Hendi Tegaskan Komitmen Cegah dan Berantas Korupsi

Gandeng KPK, Hendi Tegaskan Komitmen Cegah dan Berantas Korupsi

Regional
25 Persen Warga Sudah Divaksin, Menkes Tambah Jatah Vaksin Kota Madiun

25 Persen Warga Sudah Divaksin, Menkes Tambah Jatah Vaksin Kota Madiun

Regional
Kasus Covid-19 di Semarang Semakin Tinggi, Walkot Hendi Tutup 8 Ruas Jalan

Kasus Covid-19 di Semarang Semakin Tinggi, Walkot Hendi Tutup 8 Ruas Jalan

Regional
Belajar dari Pemkot Medan, Wali Kota Pariaman Akan Aplikasikan Strategi Pengelolaan Wisata Sejarah

Belajar dari Pemkot Medan, Wali Kota Pariaman Akan Aplikasikan Strategi Pengelolaan Wisata Sejarah

Regional
Banyak Warga Gelar Hajatan, Bupati IDP Minta Camat Berlakukan Syarat Khusus

Banyak Warga Gelar Hajatan, Bupati IDP Minta Camat Berlakukan Syarat Khusus

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X