Jalur Menuju Puncak Macet, Antrean di Gerbang Tol Ciawi hingga 1 Km

Kompas.com - 16/06/2018, 11:15 WIB
Ilustrasi kemacetan di jalur Simpang Gadog, Ciawi, Bogor, Jawa Barat. KOMPAS.com / RAMDHAN TRIYADI BEMPAHIlustrasi kemacetan di jalur Simpang Gadog, Ciawi, Bogor, Jawa Barat.

CIBINONG, KOMPAS.com - Kemacetan terjadi di jalur menuju Puncak, Bogor, Jawa Barat, Sabtu (16/6/2018) sejak pukul 06.30 WIB. Kepadatan kendaraan terjadi di jalur tol dari Jakarta menuju Gerbang Tol (GT) Ciawi.

"Itu karenanya setelah masyarakat melakukan tradisi silahturahmi dengan sanak saudara yang terjadi pada Jumat (15/6/2018) dan saat ini pergi ke tempat wisata," kata Kasat Lantas Polres Bogor, AKP Hasby Ristama di Cibinong, Sabtu.

Menurut dia, peningkatan volume kendaraan dari arah Jakarta menuju puncak menyebabkan terjadinya kepadatan serta antrean kendaraan sepanjang satu kilometer.

Baca juga: Seorang Wanita di Sulawesi Tewas Ditelan Ular Sanca Sepanjang 8 Meter

Dan dari data jumlah kendaraan yang masuk ke wilayah Puncak sejak tanggal 15 Juni 2018 hingga pagi ini sebanyak 33.754 kendaraan roda empat.

"Itu pada umumnya dalam liburan dari arah Jajarta menuju ke Puncak-Kabupaten Bogor didominasi oleh kendaraan pribadi," katanya.

Untuk itu petugas kepolisian memberlakukan sistem satu arah guna mengurangi kepadatan lalulintas tersebut. Itu dimulai sejak 07.00 Wib hingga waktu yang tidak dapat ditentukan (tentatif).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Polisi mengimbau pengguna jalan yang ingin menuju Cianjur menggunakan jalur Cibubur-Jonggol-Cariu-Cianjur.

Baca juga: Kapolda: Kami Kejar Pembunuh Sopir Taksi Online Sampai Ke Mana Pun...

Dia menambahkan, warga juga bisa menggunakan Jalur Tol Bocimi (Bogor, Cianjur, Sukabumi) jika ingin menuju Cianjur dan Sukabumi. Jarak tempuhnya hanya 15 km selama 20 menit.

Hasby menambahkan, warga yang hendak menuju Jakarta dari Cianjur juga dapat menggunakan jalur alternatif melalui kawasan jalur Bogor Puncak Cianjur, di antaranya Simpang Pasir Muncang, Simpang Pasir Angin, dan Simpang Mega Mendung.

Selain itu, bisa pula melalui Simpang Taman Wisata Matahari, Taman Safari, dan Simpang Warung Kaleng.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pemkab Tanah Bambu Minta Perusahaan Tambang Berpartisipasi dalam Pembangunan Daerah

Pemkab Tanah Bambu Minta Perusahaan Tambang Berpartisipasi dalam Pembangunan Daerah

Regional
Kejar Target Vaksinasi Dosis Kedua, Pemkab Lakukan Home Visit di 25 Kecamatan

Kejar Target Vaksinasi Dosis Kedua, Pemkab Lakukan Home Visit di 25 Kecamatan

Regional
Gelar Sosialisasi Sinergi APIP dan APH, Pemkab Luwu Utara Berkomitmen Ciptakan Pemerintahan Bersih

Gelar Sosialisasi Sinergi APIP dan APH, Pemkab Luwu Utara Berkomitmen Ciptakan Pemerintahan Bersih

Regional
Antisipasi Kelangkaan Pupuk Bersubsidi, Bupati Jekek Berharap Petani Kembangkan Modifikasi dan Inovasi

Antisipasi Kelangkaan Pupuk Bersubsidi, Bupati Jekek Berharap Petani Kembangkan Modifikasi dan Inovasi

Regional
Sebanyak 300 Pesepeda Gunung Ramaikan Event Wonderful Rongkong

Sebanyak 300 Pesepeda Gunung Ramaikan Event Wonderful Rongkong

Regional
Banjir Bandang Terjang Garut, JQR Dirikan Dapur Umum untuk Pengungsi dan Relawan

Banjir Bandang Terjang Garut, JQR Dirikan Dapur Umum untuk Pengungsi dan Relawan

Regional
Peringati HMPI dan BMPN, Perguruan Islam Al Syukro Dompet Dhuafa Tanam 1.000 Bibit Pohon

Peringati HMPI dan BMPN, Perguruan Islam Al Syukro Dompet Dhuafa Tanam 1.000 Bibit Pohon

Regional
Lika-liku Perjalanan Warga Desa Wanagiri di Bali untuk Mencari Air Bersih

Lika-liku Perjalanan Warga Desa Wanagiri di Bali untuk Mencari Air Bersih

Regional
ASN Dilarang Ambil Cuti Saat Libur Nataru, Kang Emil: Taat Saja

ASN Dilarang Ambil Cuti Saat Libur Nataru, Kang Emil: Taat Saja

Regional
Terobosan Walkot Bobby Dorong UMKM Naik Kelas di Medan

Terobosan Walkot Bobby Dorong UMKM Naik Kelas di Medan

Regional
Bantu Sumut Vaksinasi Pelajar SMA, Pemkot Medan Siapkan Logistik Vaksin

Bantu Sumut Vaksinasi Pelajar SMA, Pemkot Medan Siapkan Logistik Vaksin

Regional
Pemkot Jabar Sambut Baik Vaksinasi Covid-19 Massal yang Diselenggarakan PT MUJ

Pemkot Jabar Sambut Baik Vaksinasi Covid-19 Massal yang Diselenggarakan PT MUJ

Regional
Bobby Berhasil Percepat Pemulihan Ekonomi Medan, Akademisi USU Berikan Pujian

Bobby Berhasil Percepat Pemulihan Ekonomi Medan, Akademisi USU Berikan Pujian

Regional
Komisi III DPRD Kalsel Setuju Kewenangan Pajak Pertambangan Dikendalikan Pemda

Komisi III DPRD Kalsel Setuju Kewenangan Pajak Pertambangan Dikendalikan Pemda

Regional
Lewat 'Wonderful Rongkong', Luwu Utara Perkenalkan Potensi Pariwisata kepada Investor

Lewat "Wonderful Rongkong", Luwu Utara Perkenalkan Potensi Pariwisata kepada Investor

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.