Pesawat Rusak, Penumpang Sriwijaya Air Terlantar di Bandara Makassar

Kompas.com - 13/06/2018, 10:20 WIB
Karena penundaan penerbangan dengan alasan pesawat Sriwijaya Air mengalami kerusakan, penumpang tujuan Banjarmasin terlantar di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar,  Rabu (13/6/2018). KOMPAS.com/Hendra CiptoKarena penundaan penerbangan dengan alasan pesawat Sriwijaya Air mengalami kerusakan, penumpang tujuan Banjarmasin terlantar di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar, Rabu (13/6/2018).

MAKASSAR, KOMPAS.com – Alasan pesawat mengalami kerusakan, penerbangan Sriwijaya Air dari Makassar tujuan Banjarmasin ditunda lebih dari 4 jam.

Sesuai jadwal, seharusnya pesawat takeoff, Rabu (13/6/2018) pukul 08.55 Wita. Sayangnya, penumpang tidak mendapatkan info lebih awal tentang kerusakan tersebut. 

Pemudik yang sejak pagi menunggu di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar baru mendapatkan informasi setelah bertanya kepada petugas penjaga pintu 5 bandara sekitar pukul 10.15 Wita. 

Menurut petugas jaga pintu 5, pesawat Sriwijaya yang hendak melakukan penerbangan dari Makassar ke Banjarmasin mengalami kerusakan. Diperkirakan, pesawat takeoff pukul 13.00. 

Baca juga: Mbok, Aku Mudik Mung Gowo Roti, Durung Iso Gowo Calon Mantu

“Pesawat Sriwijaya tujuan Banjarmasin lagi rusak. Jadi kemungkinan akan berangkat pada pukul 13.00 Wita lewat,” kata salah seorang petugas jaga gate 5.

Beberapa penumpang pun mempertanyakan pihak Sriwijaya yang tidak menemui penumpang untuk memberitahukan informasi resmi.

“Kenapa tidak ada pihak Sriwijaya yang temui kami, ini sudah delay 4 jam,” kata salah seorang penumpang.

Lagi-lagi, petugas jaga gate 5 menimpali bahwa dirinya sudah menginformasikan penundaan penerbangan pesawat Sriwijaya.

“Ini kami sudah menginformasikan soal penundaan penerbangan pesawat Sriwijaya tujuan Banjarmasin,” tuturnya.

Baca juga: Mudik Lebaran, Kemenhub Bantah Isu Lonjakan Harga Tiket Pesawat

Penumpang pun sempat mempertanyakan kompensasi atas keterlambatan penerbangan yang lebih dari 4 jam, namun tidak mendapat respons dari petugas jaga gate 5.

Banyak penumpang yang terlantar memilih berbaring di lantai di ruang tunggu Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Makassar.

Manager Sriwijaya Air Risky yang dikonfirmasi via telepon selularnya mengaku tidak mengetahui akan penundaan penerbangan ke Banjarmasin.

“Saya belum tahu ini, soalnya saya baru tiba di bandara. Nanti ya,” singkat Risky yang kemudian telepon selularnya dimatikan.

Ketika dihubungi kembali, Risky tidak menerima telepon wartawan lagi. 



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Hari Sumpah Pemuda, Kelompok Influencer Deklarasi 'Surabaya Berenerji'

Hari Sumpah Pemuda, Kelompok Influencer Deklarasi "Surabaya Berenerji"

Regional
Pengacara Korban Penganiayaan Kaget Bahar bin Smith Jadi Tersangka

Pengacara Korban Penganiayaan Kaget Bahar bin Smith Jadi Tersangka

Regional
Jadi Zona Kuning Penularan Covid-19, Bupati Gresik Berharap Tak Ada Klaster Baru

Jadi Zona Kuning Penularan Covid-19, Bupati Gresik Berharap Tak Ada Klaster Baru

Regional
Polisi Periksa 2 Saksi Terkait Ditemukannya Mayat Pria dengan Tangan Terikat ke Belakang di TPA Punggur Batam

Polisi Periksa 2 Saksi Terkait Ditemukannya Mayat Pria dengan Tangan Terikat ke Belakang di TPA Punggur Batam

Regional
Murung dan Menangis di Sekolah, Siswi Keterbelakangan Mental Ternyata Diperkosa Tetangganya

Murung dan Menangis di Sekolah, Siswi Keterbelakangan Mental Ternyata Diperkosa Tetangganya

Regional
Libur Panjang, Penumpang di Terminal Tirtonadi Solo Meningkat 20 Persen

Libur Panjang, Penumpang di Terminal Tirtonadi Solo Meningkat 20 Persen

Regional
Operasi Zebra Kedua di Bandung, Ini yang Disasar Polisi

Operasi Zebra Kedua di Bandung, Ini yang Disasar Polisi

Regional
Pesan Risma pada Hari Sumpah Pemuda: Dengan Berbeda, Kita Akan Semakin Kaya

Pesan Risma pada Hari Sumpah Pemuda: Dengan Berbeda, Kita Akan Semakin Kaya

Regional
Jasa Marga: Kepadatan Kendaraan di Kilometer 48 Tol Japek

Jasa Marga: Kepadatan Kendaraan di Kilometer 48 Tol Japek

Regional
Rancang Penyelundupan Warga Rohingya ke Aceh, 5 Orang Ditangkap, 2 di Antaranya Nelayan

Rancang Penyelundupan Warga Rohingya ke Aceh, 5 Orang Ditangkap, 2 di Antaranya Nelayan

Regional
Kronologi Ditemukannya Mayat Pria dengan Tangan Terikat ke Belakang di TPA Punggur Batam

Kronologi Ditemukannya Mayat Pria dengan Tangan Terikat ke Belakang di TPA Punggur Batam

Regional
Hotel dan Obyek Wisata di Cianjur Diminta Batasi Pengunjung Saat Libur Panjang

Hotel dan Obyek Wisata di Cianjur Diminta Batasi Pengunjung Saat Libur Panjang

Regional
Gempa Magnitudo 5,7 Guncang Bolaang Mongondow Selatan, Terasa hingga Manado

Gempa Magnitudo 5,7 Guncang Bolaang Mongondow Selatan, Terasa hingga Manado

Regional
Uang Nasabah Rp 1 Miliar Raib, Bank di Salatiga Dilaporkan ke Polisi

Uang Nasabah Rp 1 Miliar Raib, Bank di Salatiga Dilaporkan ke Polisi

Regional
Peringati Hari Sumpah Pemuda, Mahasiswa Demo Tolak UU Cipta Kerja di DPRD Sulsel

Peringati Hari Sumpah Pemuda, Mahasiswa Demo Tolak UU Cipta Kerja di DPRD Sulsel

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X