Penganiaya Komandan Brigade Persis Didakwa Pembunuhan Berencana

Kompas.com - 24/05/2018, 16:09 WIB
Asep Maftuh (45) yang tampak mengenakan pakaian muslim tengah mendapatkan pengawalan usai menjalani sidang perdananya di Pengadilan Negeri (PN) Bandung, Jalan LLRE Martadinata, Kota Bandung, Kamis(24/5/2018). Asep didakwa Pembunuhan Berencana. KOMPAS.com/AGIEPERMADIAsep Maftuh (45) yang tampak mengenakan pakaian muslim tengah mendapatkan pengawalan usai menjalani sidang perdananya di Pengadilan Negeri (PN) Bandung, Jalan LLRE Martadinata, Kota Bandung, Kamis(24/5/2018). Asep didakwa Pembunuhan Berencana.

BANDUNG, KOMPAS.com - Asep Maftuh, penganiaya komandan Brigade PP Persatuan Islam (Persis) HR Prawoto hingga korban meninggal, didakwa pembunuhan berencana.

Sidang perdana kasus tersebut dilakukan di Pengadilan Negeri (PN) Bandung, Jalan LLRE Martadinata, Kota Bandung, Kamis (24/5/2018) dengan agenda pembacaan dakwaan.

Sidang dipimpin Majelis Hakim Wasdi Permana, yang diawali dengan pembacaan dakwaan terhadap Asep oleh Jaksa Penuntut Umum Kejari Bandung, Dina BA Situmorang.

Dalam dakwaan pertama, jaksa mendakwa Asep dengan Pasal 340 KUHPidana tentang pembunuhan berencana.

"Terdakwa dengan sengaja dan dengan direncanakan lebih dahulu menghilangkan jiwa orang lain, dihukum karena pembunuhan direncanakan," kata Dina saat membacakan dakwaan.

Menurut dakwaan, terencananya perbuatan tersebut lantaran Asep telah menyiapkan sebatang pipa besi yang dijadikan senjata olehnya untuk memukul Prawoto hingga terluka dan meninggal dunia.

"Bahwa terdakwa dengan sengaja dan direncanakan lebih dahulu menyiapkan satu batang pipa besi ukuran sekitar 120 centimeter," kata Dina.

Baca juga: Kasus Penganiayaan Komandan Brigade Persis, Polisi Lakukan Pemberkasan

Dakwaan kedua, lanjutnya, Asep didakwa Pasal 351 ayat 3 KUHPidana, yakni penganiayaan hingga mengakibatkan korban meninggal dunia.

Diberitakan, Asep Maftuh (45), adalah pelaku penganiayaa yang menyebabkan kematian Brigade PP Persatuan Islam (Persis) HR Prawoto pada Kamis, 1 Februari 2018 lalu.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

11 ASN di Banjarnegara Positif Corona, Sebagian di Antaranya Tenaga Medis Puskesmas

11 ASN di Banjarnegara Positif Corona, Sebagian di Antaranya Tenaga Medis Puskesmas

Regional
Menteri Koperasi dan UKM Harap Pelaku UMKM Dapat Topang Perekonomian Babel

Menteri Koperasi dan UKM Harap Pelaku UMKM Dapat Topang Perekonomian Babel

Regional
Gempa Juga Terjadi di Pangandaran

Gempa Juga Terjadi di Pangandaran

Regional
Gara-gara Dituding Curi Ayam, Pria di Tasikmalaya Bakar 3 Mobil Tetangga

Gara-gara Dituding Curi Ayam, Pria di Tasikmalaya Bakar 3 Mobil Tetangga

Regional
Berkunjung ke Aceh Wajib Bawa Surat Hasil Rapid Test

Berkunjung ke Aceh Wajib Bawa Surat Hasil Rapid Test

Regional
Seorang Wartawan Meninggal karena Covid-19, 20 Jurnalis Lainnya Jalani Rapid Test

Seorang Wartawan Meninggal karena Covid-19, 20 Jurnalis Lainnya Jalani Rapid Test

Regional
Duduk Perkara Lembaga Adat Baduy Minta Dihapus dari Destinasi Wisata

Duduk Perkara Lembaga Adat Baduy Minta Dihapus dari Destinasi Wisata

Regional
Satu Keluarga Jadi Korban Kecelakaan Kapal, Ayah Selamat, 2 Anaknya Meninggal

Satu Keluarga Jadi Korban Kecelakaan Kapal, Ayah Selamat, 2 Anaknya Meninggal

Regional
Danjen Akademi TNI: Pemkot Magelang Pindah Saja, Kalau Enggak Nanti Pakai Cara-cara Kita

Danjen Akademi TNI: Pemkot Magelang Pindah Saja, Kalau Enggak Nanti Pakai Cara-cara Kita

Regional
Gempa di Rangkasbitung, Warga Serang Merasa Pusing dan Mual

Gempa di Rangkasbitung, Warga Serang Merasa Pusing dan Mual

Regional
Di Jabar, Satpol PP dan Gugus Tugas Covid-19 Berkolaborasi Awasi Penerapan Protokol Kesehatan

Di Jabar, Satpol PP dan Gugus Tugas Covid-19 Berkolaborasi Awasi Penerapan Protokol Kesehatan

Regional
Kapal Pembawa 84 Ton Ikan ke Jakarta Tenggelam di Perairan Selayar

Kapal Pembawa 84 Ton Ikan ke Jakarta Tenggelam di Perairan Selayar

Regional
Gempa di Rangkasbitung, Guncangan Terasa 5 Detik

Gempa di Rangkasbitung, Guncangan Terasa 5 Detik

Regional
Dikira Bansos Bantuan Covid-19, Ternyata Isinya Narkoba

Dikira Bansos Bantuan Covid-19, Ternyata Isinya Narkoba

Regional
Masih Pandemi, Bali Terima Lagi Wisatawan di Akhir Juli, Pakar Sebut Terlalu Buru-buru

Masih Pandemi, Bali Terima Lagi Wisatawan di Akhir Juli, Pakar Sebut Terlalu Buru-buru

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X