Polda Jabar Klaim Angka Kriminalitas Di Wilayahnya Turun

Kompas.com - 17/05/2018, 10:47 WIB
Kapolda Jabar Irjen Pol Agung Budi Maryoto bersama Kapolres Garut saat inspeksi jalur mudik Ari Maulana Karang/kompas.com Kapolda Jabar Irjen Pol Agung Budi Maryoto bersama Kapolres Garut saat inspeksi jalur mudik

BANDUNG, KOMPAS.com - Kapolda Jawa Barat (Jabar) Irjen Pol Agung Budi Maryoto mengklaim bahwa jumlah kriminalitas di jawa Barat mengalami penurunan pada 2018 dibanding 2017. 

"Kalau secara totalitas jumlah kriminalitas itu turun satu hari normalnya 70 kejadian (pada 2017), tapi kita bisa tekan sampai turun 20, ini bagus," kata Agung, di Mapolda Jabar, Kamis (17/5/2018). 

Menurut dia, turunnya angka kriminalitas ini dikarenakan Polda Jabar telah memerintahkan jajarannya untuk melakukan kegiatan pencegahan baik berupa patroli maupun razia, terutama memasuki bulan Ramadhan.

"Kenapa bisa turun karena sudah saya perintahkan jajaran khususnya memasuki bulan Ramadhan mereka ditekankan untuk melakukan kegiatan secara maksimal baik patroli razia, dibantu dari teman-teman TNI, dan ini hasilnya efektif," terangnya.


Baca juga: Angka Kriminalitas di Jakarta Tahun 2015 Turun 0,8 Persen

Menurutnya, kejahatan muncul ketika seseorang memiliki niat dan kesempatan untuk melakukan tindakan kriminal. Namun ketika orang tersebut tidak memiliki kesempatan maka ia akan mengurungkan niatnya.

Dengan melakukan patroli dan pengawasan di sejumlah tempat maka tindakan kriminal ini bisa ditekan, dengan mempersempit ruang bagi mereka melakukan hal tersebut.

"Tapi itu belum mengurangi masalah,paling tidak kita bisa kurangi, dan itu ternyata benar," jelasnya.

Selain itu, pihaknya pun memerintahkan anggotanya untuk melakukan tindakan tegas namun terukur terhadap tindakan kejahatan jalanan. 

Baca juga: Kehadiran Tenaga Kerja Asing Disebut Picu Kriminalitas

"Tindakan kriminal kejahatan seperti copet, jambret rampok, itu tidak ada maaf. Itu harus dengan hukum landasannya, ada ancaman berimbang lakukan penegakan hukum yang tegas termasuk narkoba harus diberantas. Ini sudah dilakukan jajaran," jelasnya.

Selain itu, langkah persuasif juga dilakukan anggotanya untuk mengurangi tindakan kriminalitas ini.

"Langkah Persuasif dilakukan Babinsa, Babinkamtibmas, dan Kepala Desa, mereka muter, sambang, mengingatkan ?mengimbau, itu strategi kita," tuturnya.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kejati Babel Telusuri Kredit BRI Rp 39 Miliar yang Diduga Bermasalah

Kejati Babel Telusuri Kredit BRI Rp 39 Miliar yang Diduga Bermasalah

Regional
Perampokan dan Penyekapan di Toko Tesktil di Prabumulih Ternyata Rekayasa ART

Perampokan dan Penyekapan di Toko Tesktil di Prabumulih Ternyata Rekayasa ART

Regional
Senjata TNI Korban Helikopter MI-17 Belum Ditemukan, Polda Papua Minta Masyarakat Tak Sepelekan Imbauan

Senjata TNI Korban Helikopter MI-17 Belum Ditemukan, Polda Papua Minta Masyarakat Tak Sepelekan Imbauan

Regional
Turis China yang Bertahan di Bali Tinggal 600 Orang

Turis China yang Bertahan di Bali Tinggal 600 Orang

Regional
Tebang Kayu Jati Milik Perhutani untuk Perbaiki Rumah, Dua Warga Ditangkap

Tebang Kayu Jati Milik Perhutani untuk Perbaiki Rumah, Dua Warga Ditangkap

Regional
Warga Gunungkidul Tewas Tersengat Kabel Listrik yang Menjuntai di Jalan, Tubuh dan Motornya Hangus Terbakar

Warga Gunungkidul Tewas Tersengat Kabel Listrik yang Menjuntai di Jalan, Tubuh dan Motornya Hangus Terbakar

Regional
Pasangan Penjahit-Ketua RW di Solo Butuh 9 Bulan untuk Kumpulkan 40 Ribu KTP Pendukung

Pasangan Penjahit-Ketua RW di Solo Butuh 9 Bulan untuk Kumpulkan 40 Ribu KTP Pendukung

Regional
BPBD Tanimbar: Gempa 5,5 Magnitudo Tak Timbulkan Kerusakan

BPBD Tanimbar: Gempa 5,5 Magnitudo Tak Timbulkan Kerusakan

Regional
Pasca-rusuh Rutan Kabanjahe, 167 Warga Binaan Dipulangkan

Pasca-rusuh Rutan Kabanjahe, 167 Warga Binaan Dipulangkan

Regional
Cerita Suami Istri Dihadiahi Bemo Senilai Rp 65 Juta dari Bule Jerman

Cerita Suami Istri Dihadiahi Bemo Senilai Rp 65 Juta dari Bule Jerman

Regional
Rumah Produksi Kosmetik Ilegal di Bandung Digerebek, Produknya Dijual Via Shopee

Rumah Produksi Kosmetik Ilegal di Bandung Digerebek, Produknya Dijual Via Shopee

Regional
Kronologi Penemuan Jenazah Kakek di Bali, Hilang 15 Hari dan Isi Perut Hilang

Kronologi Penemuan Jenazah Kakek di Bali, Hilang 15 Hari dan Isi Perut Hilang

Regional
Perampok Rumah Keponakan Bupati Soppeng di Makassar adalah Pacar Temannya

Perampok Rumah Keponakan Bupati Soppeng di Makassar adalah Pacar Temannya

Regional
Jelang PON Papua, Kapolda Klaim Direstui Kapolri Perkuat Pengamanan

Jelang PON Papua, Kapolda Klaim Direstui Kapolri Perkuat Pengamanan

Regional
Virus Corona, Wisatawan ke Tanah Lot Turun Drastis, Kenaikan Tarif Tiket Ditunda?

Virus Corona, Wisatawan ke Tanah Lot Turun Drastis, Kenaikan Tarif Tiket Ditunda?

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X