Petugas TNGGP Amankan Belasan Pendaki Ilegal Gunung Gede Pangrango

Kompas.com - 07/05/2018, 05:29 WIB
Sejumlah wisatawan minat khusus pendakian gunung Gede beristirahat di Kampung Perbawati, Kecamatan/Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Minggu (6/5/2018) malam. KOMPAS.com/BUDIYANTOSejumlah wisatawan minat khusus pendakian gunung Gede beristirahat di Kampung Perbawati, Kecamatan/Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Minggu (6/5/2018) malam.

SUKABUMI, KOMPAS.com - Petugas Balai Besar Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGGP) mengamankan belasan wisatawan di Kampung Perbawati, Desa Perbawati, Kecamatan/Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Minggu (6/5/2018) malam.

Belasan wisatawan itu mayoritas berusia pelajar SMP dan SMA yang berasal dari dua kelompok.

Mereka diamankan karena tidak memiliki surat izin masuk kawasan konservasi ( Simaksi) dan keluar dari jalur ilegal, yakni dari Kampung Perbawati.  

Sementara pintu masuk dan keluar resmi dari jalur pendakian gunung Gede berada di Resor Selabintana, Kawasan Wisata Alam Pondok Halimun (PH), sekitar 2 kilometer dari Kampung Perbawati.

''Ya, kami masuk dari Perbawati Sabtu pagi, semuanya enam orang,'' ucap Um (20) warga Kecamatan Gunung Puyuh, Kota Sukabumi kepada Kompas.com saat ditemui di Kantor Resor Selabintana, Minggu malam.

Baca juga : Puluhan Pendaki Masuk Gede Pangrango Secara Ilegal, Satu Dievakuasi

Dia mengakui mendaki Gunung Gede dari Jalur Perbawati itu bersama teman-teman sekampungnya. Di antaranya ada yang baru ikut mendaki gunung, dan yang lainnya sudah pernah mendaki.

''Saya sendiri sudah lima kali melalui jalur Perbawati ini, dan belum pernah jalur yang lain. Kali pertama mendaki bersama teman beda kampung,'' aku pekerja swasta itu.

Sementara tiga temannya, yaitu Al (20) dan Mar (17) masing-masing pernah dua kali mendaki Gunung Gede melalui jalur Perbawati. Sedangkan Ai (17) pernah mendaki gunung Gede melalui jalur ilegal dan legal.

Dalam rombongan asal Kecamatan Gunung Puyuh ini terdapat dua pelajar SMP. Mereka tidak mengetahui prosedur pendakian ke Gunung Gede Pangrango.

''Saya baru sekarang ikut,'' ungkap seorang pelajar SMP yang masih berusia 14 tahun dan terlihat kelelahan.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Aksi Demo di Sorong Ricuh, 3 Brimob dan 1 Jurnalis Terluka Terkena Lemparan Batu dan Botol

Aksi Demo di Sorong Ricuh, 3 Brimob dan 1 Jurnalis Terluka Terkena Lemparan Batu dan Botol

Regional
UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 27 November 2020

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 27 November 2020

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 27 November 2020

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 27 November 2020

Regional
UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 27 November 2020

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 27 November 2020

Regional
Sejumlah Pejabat Jalani Swab Tes Usai Walkot Samarinda Positif Covid-19, Semua Negatif

Sejumlah Pejabat Jalani Swab Tes Usai Walkot Samarinda Positif Covid-19, Semua Negatif

Regional
Polisi Tangkap Warga Kota Palopo Penjual Tramadol di E-Commerce

Polisi Tangkap Warga Kota Palopo Penjual Tramadol di E-Commerce

Regional
Cerita dari Warga Suku Togutil yang Mendapat Manfaat dari BPJS Kesehatan

Cerita dari Warga Suku Togutil yang Mendapat Manfaat dari BPJS Kesehatan

Regional
UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar dan Kalsel 27 November 2020

UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar dan Kalsel 27 November 2020

Regional
Saat Zulkifli Hasan dan Putra Amien Rais Terjun ke Solo untuk Menangkan Gibran

Saat Zulkifli Hasan dan Putra Amien Rais Terjun ke Solo untuk Menangkan Gibran

Regional
3 Anak yang Hilang Secara Misterius Diduga Diculik, Polisi Bentuk Tim Gabungan

3 Anak yang Hilang Secara Misterius Diduga Diculik, Polisi Bentuk Tim Gabungan

Regional
Antisipasi Kerumunan Wisatawan Saat Libur Akhir Tahun, Ini Kata Kapolda Bali

Antisipasi Kerumunan Wisatawan Saat Libur Akhir Tahun, Ini Kata Kapolda Bali

Regional
'Pelaku Berjalan Keliling Rumah Sakit dan Ambil Ponsel Milik Penunggu Pasien'

"Pelaku Berjalan Keliling Rumah Sakit dan Ambil Ponsel Milik Penunggu Pasien"

Regional
Alasan Polisi Belum Tahan Terduga Pelaku Pencabulan 3 Anak di Rumah Kosong

Alasan Polisi Belum Tahan Terduga Pelaku Pencabulan 3 Anak di Rumah Kosong

Regional
Sudah Sebulan Lebih, 3 Anak yang Hilang Misterius Belum Ditemukan, Ini Dugaannya

Sudah Sebulan Lebih, 3 Anak yang Hilang Misterius Belum Ditemukan, Ini Dugaannya

Regional
Bawa Pasien Covid-19, Ambulans di Banyuwangi Tabrak Pengendara Motor, Korban Anggota Polisi

Bawa Pasien Covid-19, Ambulans di Banyuwangi Tabrak Pengendara Motor, Korban Anggota Polisi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X