Beroperasi di Beberapa Lapas, Dua Pemasok Narkoba Ditangkap Polisi

Kompas.com - 30/04/2018, 14:23 WIB
Polda Sulsel mengekspos pengungkapan kasus pemasok narkoba di beberapa lapas di Indonesia, Senin (30/4/2018). KOMPAS.com/Hendra CiptoPolda Sulsel mengekspos pengungkapan kasus pemasok narkoba di beberapa lapas di Indonesia, Senin (30/4/2018).


MAKASSAR, KOMPAS.com — Direktorat Narkoba Polda Sulsel mengungkap pemasok narkoba ke dalam beberapa lembaga pemasyarakatan ( lapas) di Indonesia.

Dari pengungkapan kasus tersebut, polisi menyita barang bukti 5 kg sabu dan 150 butir ekstasi.

Pemasok narkoba yang ditangkap adalah Hengki Suteja (48) dan Hance Wikiwidya (42). Keduanya merupakan warga Kota Makassar yang ditangkap di Medan, Sumatera Utara.

Kepala Polda Sulsel Irjen Umar Septono dalam keterangan persnya, Senin (30/4/2018), mengatakan, kedua tersangka merupakan pemasok narkoba di beberapa lapas di Indonesia, seperti Lapas Denpasar Bali, Lapas Sukamiskin Bandung, dan Lapas Tanjung Gusta.

"Kedua tersangka jaringan narkoba di Kota Makassar dan sudah dua tahun buron sejak tahun 2016. Keduanya pemasok narkoba di beberapa lapas di Indonesia. Mereka ini jaringan internasional yang memasukkan narkoba ke Indonesia," kata Umar.

Baca juga: 14 Narapidana Lapas Manokwari Kabur dengan Mengancam Sipir

Umar mengungkapkan, awalnya polisi menangkap tersangka Hengky Suteja di salah satu hotel di Medan.

Saat penggerebekan dan penggeledahan di kamar hotelnya, disita 5 kg sabu dan 150 butir ekstasi. Semua barang bukti rencananya diedarkan di Kota Makassar dan sekitarnya.

"Saat dilakukan pengembangan, polisi kembali menangkap Hance Wikiwidya yang selama ini sebagai kurir membantu Hengky mengedarkan narkoba. Penyelidikan terus dilakukan sejak tahun 2016 hingga kini," bebernya.

Umar menegaskan, tersangka dikenakan Pasal 114 Ayat 2 subsider Pasal 112 Ayat 2 UU RI No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara.

Baca juga: Terjerat Kriminalitas, 3 Siswa SMP/MTs Gunung Kidul Jalani UNBK di Lapas

Kompas TV Polda Metro Jaya menggagalkan peredaran ganja jaringan Aceh-Jakarta yang dikendalikan dari dalam Lapas Cipinang.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Diumumkan, Jadwal dan Lokasi Tes SKD CPNS Pemkot Surabaya hingga Aturan yang Tak Boleh Dilanggar

Diumumkan, Jadwal dan Lokasi Tes SKD CPNS Pemkot Surabaya hingga Aturan yang Tak Boleh Dilanggar

Regional
Mengaku Kehabisan Uang Saat Liburan, 4 Wanita Telibat Bisnis Prostitusi Online

Mengaku Kehabisan Uang Saat Liburan, 4 Wanita Telibat Bisnis Prostitusi Online

Regional
Potret Toleransi di Jember, 8 Agama Ikut Hadir dalam Perayaan Imlek

Potret Toleransi di Jember, 8 Agama Ikut Hadir dalam Perayaan Imlek

Regional
Iming-iming Uang, Bocah SD 3 Kali Dicabuli Seorang Pemuda di Pasaman Barat

Iming-iming Uang, Bocah SD 3 Kali Dicabuli Seorang Pemuda di Pasaman Barat

Regional
Kelaparan Selama Bersembunyi di Hutan, Buronan Pemerkosa Anak Kandung Akhirnya Serahkan Diri

Kelaparan Selama Bersembunyi di Hutan, Buronan Pemerkosa Anak Kandung Akhirnya Serahkan Diri

Regional
Kronologi Kepala Bocah 6 Tahun Tertancap Tang yang Dijatuhkan Pekerja Reklame

Kronologi Kepala Bocah 6 Tahun Tertancap Tang yang Dijatuhkan Pekerja Reklame

Regional
2 Santri Korban Pencabulan di Aceh Kembali Lanjutkan Pendidikan di Pesantren

2 Santri Korban Pencabulan di Aceh Kembali Lanjutkan Pendidikan di Pesantren

Regional
Cita Rasa Kue Keranjang Ong Eng Hwat, Dikemas Daun Pisang dan Dimasak Pakai Tungku Tua

Cita Rasa Kue Keranjang Ong Eng Hwat, Dikemas Daun Pisang dan Dimasak Pakai Tungku Tua

Regional
Kronologi Kapal Pompong Angkut 18 TKI Ilegal Tujuan Malaysia Tenggelam di Selat Malaka

Kronologi Kapal Pompong Angkut 18 TKI Ilegal Tujuan Malaysia Tenggelam di Selat Malaka

Regional
7 Peristiwa Paus Terdampar , Dikuburkan dengan Upacara Adat hingga Terjebak di PLTU

7 Peristiwa Paus Terdampar , Dikuburkan dengan Upacara Adat hingga Terjebak di PLTU

Regional
Cegah Banjir Surabaya Berulang, Pemkot Bangun Waduk Mini

Cegah Banjir Surabaya Berulang, Pemkot Bangun Waduk Mini

Regional
Sunda Empire Eksis di Aceh Utara, Bupati Minta Masyarakat Jangan Terkecoh

Sunda Empire Eksis di Aceh Utara, Bupati Minta Masyarakat Jangan Terkecoh

Regional
Ini Bahaya Ular Weling yang Tewaskan Anak 11 Tahun di Bandung

Ini Bahaya Ular Weling yang Tewaskan Anak 11 Tahun di Bandung

Regional
Kepada Polisi, Sunda Empire Aceh Klaim Miliki Ratusan Anggota

Kepada Polisi, Sunda Empire Aceh Klaim Miliki Ratusan Anggota

Regional
Fakta Pelajar SMA Hilang dan Ditemukan Tengkoraknya: Perilaku Seks Menyimpang Pelaku hingga Keluarga Tak Yakin

Fakta Pelajar SMA Hilang dan Ditemukan Tengkoraknya: Perilaku Seks Menyimpang Pelaku hingga Keluarga Tak Yakin

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X