Hasil Otopsi, Tidak Ditemukan Proyektil pada Jenazah Poro Duka

Kompas.com - 30/04/2018, 07:28 WIB
Sebanyak 131 personel gabungan dari Polres Sumba Barat, Brimob Polda NTT, dan Raimas Polda NTT, serta dari Kodim 1613 Sumba Barat dihadang dan diserang serta dilempari batu oleh warga. HandoutSebanyak 131 personel gabungan dari Polres Sumba Barat, Brimob Polda NTT, dan Raimas Polda NTT, serta dari Kodim 1613 Sumba Barat dihadang dan diserang serta dilempari batu oleh warga.

KUPANG, KOMPAS.com - Kepolisian Resor Sumba Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), telah merilis hasil otopsi jenazah Poro Duka (40).

Poro Duka tewas dalam bentrokan yang terjadi antara polisi dan warga Desa Patiala Bawa, Kecamatan Lamboya, Kabupaten Sumba Barat.

Kepala Bidang Humas Polda NTT Kombes Jules Abraham Abast mengatakan, dari hasil otopsi, tidak ditemukan proyektil di dalam tubuh Poro Duka.

"Proses otopsi dilakukan oleh pihak Biddokkes Rumah Sakit Bhayangkara Polda NTT dan disaksikan langsung oleh keluarga Poro Duka dan Kepala Desa Patiala Bawah," ungkap Jules kepada Kompas.com, Minggu (29/4/2018) malam.


(Baca juga : Pengukuran Tanah, Personel Polisi dan TNI Diserang, 1 Warga Tewas )

Untuk mengetahui lebih lanjut penyebab kematian Poro Duka, keluarga dan masyarakat diminta bersabar menunggu hasil dari tim ahli dan forensik.

Polisi berharap, hasil otopsi ini dapat menjawab pertanyaan keluarga dan seluruh masyarakat. Mengingat saat ini tengah ramai menjadi perbincangan di media sosial bahwa Poro Duka tewas ditembak anggota Polres Sumba Barat.

Tak hanya itu, muncul juga peryataan, ketika insiden berlangsung massa dihujani peluru oleh anggota Polres Sumba Barat, sehingga jatuh korban yang berjumlah sekitar 20 orang.

"Dipastikan bahwa statement-statement tersebut adalah hoax, karena praktik di lapangan tidaklah seperti itu," ujar Jules.

Jules mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk tidak terpengaruh apalagi mempercayai pernyataan terkait insiden ini di media sosial.

(Baca juga : Kronologi Tewasnya Poro Duka dalam Bentrokan Warga dan Polisi di Sumba Barat )

Ia juga mengecam oknum-oknum tak bertanggung jawab yang dengan sengaja membuat dan menyebarkan opini yang bersifat hoax.

Jules menyebut, seluruh tindakan polisi di lapangan, sesuai dengan prosedur pengamanan, karena ada permintaan bantuan pengamanan oleh masyarakat (PT SMK).

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Limbah Batubara PLTU Cilacap Ganggu Kesehatan, Warga Mengeluh

Limbah Batubara PLTU Cilacap Ganggu Kesehatan, Warga Mengeluh

Regional
Ratusan Unggas di Tegal Mati Terserang Flu Burung, Kandang Disemprot Disinfektan

Ratusan Unggas di Tegal Mati Terserang Flu Burung, Kandang Disemprot Disinfektan

Regional
Istri yang Dibakar Suami Luka Bakar 16 Persen, Sebagian Besar di Wajah dan Leher

Istri yang Dibakar Suami Luka Bakar 16 Persen, Sebagian Besar di Wajah dan Leher

Regional
Pengakuan Pelaku Pembunuhan Wanita Tanpa Busana di Hotel di Karawang

Pengakuan Pelaku Pembunuhan Wanita Tanpa Busana di Hotel di Karawang

Regional
Guru Silat Cabuli 5 Murid Saat Olimpiade Siswa Nasional dan Latihan

Guru Silat Cabuli 5 Murid Saat Olimpiade Siswa Nasional dan Latihan

Regional
Denny Indrayana Kembalikan Formulir Pendaftaran Cagub Kalsel ke Partai Nasdem

Denny Indrayana Kembalikan Formulir Pendaftaran Cagub Kalsel ke Partai Nasdem

Regional
Korban Penusukan di Pasar Kreneng Denpasar Meninggal Dunia

Korban Penusukan di Pasar Kreneng Denpasar Meninggal Dunia

Regional
Fakta Kasus Balita 3 Tahun yang Tewas Dianiaya Pacar Ibunya, Mengaku Kesal hingga Ditemukan Luka di Tubuh

Fakta Kasus Balita 3 Tahun yang Tewas Dianiaya Pacar Ibunya, Mengaku Kesal hingga Ditemukan Luka di Tubuh

Regional
Siswi SMP Korban Pencabulan Guru Les Alami Trauma dan Berhenti Sekolah Sementara

Siswi SMP Korban Pencabulan Guru Les Alami Trauma dan Berhenti Sekolah Sementara

Regional
Tokoh Adat Minta Foto 2 Bule yang Lecehkan Tempat Suci di Bali Tak Diviralkan

Tokoh Adat Minta Foto 2 Bule yang Lecehkan Tempat Suci di Bali Tak Diviralkan

Regional
Curi Laptop dan Berusaha Melawan, Pemuda asal Indramayu Ditembak Polisi

Curi Laptop dan Berusaha Melawan, Pemuda asal Indramayu Ditembak Polisi

Regional
Geledah 2 Rumah Terduga Teroris di Sukoharjo, Densus 88 Amankan Buku Jihad

Geledah 2 Rumah Terduga Teroris di Sukoharjo, Densus 88 Amankan Buku Jihad

Regional
Satu Pembunuh dan Pemerkosa Gadis 13 Tahun Divonis 7,5 Tahun Penjara

Satu Pembunuh dan Pemerkosa Gadis 13 Tahun Divonis 7,5 Tahun Penjara

Regional
Viral Foto 2 Bule Lecehkan Tempat Suci di Bali

Viral Foto 2 Bule Lecehkan Tempat Suci di Bali

Regional
Sempat Dilarang, Kini Demonstrasi Jelang Pelantikan Presiden Diperbolehkan

Sempat Dilarang, Kini Demonstrasi Jelang Pelantikan Presiden Diperbolehkan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X