Dalang Andalan dan Anaknya Pun Tewas di Sanggar Seni Tempatnya Mengabdi - Kompas.com

Dalang Andalan dan Anaknya Pun Tewas di Sanggar Seni Tempatnya Mengabdi

Kompas.com - 16/04/2018, 21:31 WIB
Proses pencarian jenazah oleh petugas dan warga Desa Gegesik Wetan, Kecamatan Gegesik, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, Senin (16/4/2018). Sanggar seni tertimpa bangunan walet setinggi 30 meter yang roboh. Akibatnya, 7 orang tewas dan 1 orang luka.Tribun Jabar/Siti Masithoh Proses pencarian jenazah oleh petugas dan warga Desa Gegesik Wetan, Kecamatan Gegesik, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, Senin (16/4/2018). Sanggar seni tertimpa bangunan walet setinggi 30 meter yang roboh. Akibatnya, 7 orang tewas dan 1 orang luka.

CIREBON, KOMPAS.com - Seorang dalang asal Cirebon bernama Suherman (48) beserta anak laki-lakinya bernama Arid (22) turut tewas dalam peristiwa robohnya bangunan sarang burung walet hingga menimpa sanggar Kesenian Wayang Kulit Hidayat Jati di Desa Gegesik Wetan, Kecamatan Gegesik, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, Senin (16/4/2018) sekitar pukul 10.30 WIB.

Keduanya diketahui berperan sebagai pembimbing kesenian di sanggar tersebut.

"Kami berduka cita atas meninggalnya seniman di Cirebon, yaitu Suherman," ujar Kepala Disbudparpora Kabupaten Cirebon, Hartono, saat ditemui di Desa Gegesik Wetan, Senin (16/4/2018).

Semasa hidupnya, Suherman dikenal sebagai seniman yang aktif melatih para siswa di beberapa sekolah.

(Baca juga: Bangunan Walet Roboh dan Timpa Sanggar Seni, 7 Orang Tewas)

Jenazah Suherman dan Arid dibawa ke rumah sebelum dikebumikan di pemakaman setempat. Selain mereka, ada lima korban tewas lainnya

Sementara itu, seorang korban luka, terbaring lemah di Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Arjawinangun, Kabupaten Cirebon, Senin (15/4/2018).

Warga Desa Gegesik Lor, Kecamatan Gegesik, Kabupaten Cirebonitu tertimpa reruntuhan bangunan sarang burung walet tua di Sanggar Kesenian Hidayat Jati, Desa Gegesik Wetan, Kecamatan Gegesik, Kabupaten Cirebon.

Siswi SMPN 1 Gegesik itu mendapat luka patah tulang kaki kanan dan rahang.

"Kondisinya masih sadar, dari tadi bisa diajak ngobrol," kata Elisa Rahma (26), sepupu Tri Intan Apriani, saat ditemui di RSUD Arjawinangun, Kabupaten Cirebon, Senin (16/4/2018).

Ia mengatakan, luka yang dialami Tri Intan Apriani tergolong parah.

Namun, pihak keluarga belum mendapat keterangan resmi dari dokter yang menanganinya.

"Katanya mau dirujuk ke RSUD Gunung Jati, Kota Cirebon, untuk dioperasi rahangnya," ujar Elisa Rahma.

Artikel ini telah tayang di tribun-medan.com dengan judul Tujuh Orang Tewas, termasuk sang Dalang dan Anaknya, saat Sanggar Roboh, Ini Foto dan Videonya


Terkini Lainnya

Cuaca Panas Ekstrem di Seluruh Australia Capai 45 Derajat Celsius

Cuaca Panas Ekstrem di Seluruh Australia Capai 45 Derajat Celsius

Internasional
14 Jenazah Korban Longsor Gowa Ditemukan, Jumlah Korban Tewas Jadi 25

14 Jenazah Korban Longsor Gowa Ditemukan, Jumlah Korban Tewas Jadi 25

Regional
Jet Tempur China Melintas Dekat Taiwan, Taipei: Tetap Tenang

Jet Tempur China Melintas Dekat Taiwan, Taipei: Tetap Tenang

Internasional
Pakar Hukum: Syarat Ikrar Setia NKRI Berlaku untuk Bebas Bersyarat Ba'asyir

Pakar Hukum: Syarat Ikrar Setia NKRI Berlaku untuk Bebas Bersyarat Ba'asyir

Nasional
Pelatihan Etiket di Turki Anjurkan Perempuan Tidak Menjilat Es Krim

Pelatihan Etiket di Turki Anjurkan Perempuan Tidak Menjilat Es Krim

Internasional
Hasil Otopsi Dinyatakan Selesai, Jenazah IA Diserahkan ke Keluarga

Hasil Otopsi Dinyatakan Selesai, Jenazah IA Diserahkan ke Keluarga

Regional
Isu Penculikan Anak SD Hebohkan Warga Ruteng Flores

Isu Penculikan Anak SD Hebohkan Warga Ruteng Flores

Regional
Di Jakarta, Nyamuk Aedes Aegypti Kerap Gigit Anak-anak Saat Sekolah

Di Jakarta, Nyamuk Aedes Aegypti Kerap Gigit Anak-anak Saat Sekolah

Megapolitan
Soal Perubahan Status Kawasan Cagar Alam, Bupati Garut Minta KLHK Tegas dalam Penegakan Hukum

Soal Perubahan Status Kawasan Cagar Alam, Bupati Garut Minta KLHK Tegas dalam Penegakan Hukum

Regional
Hari Ini, Malaysia Memilih Sultan Baru

Hari Ini, Malaysia Memilih Sultan Baru

Internasional
AS: Kami Tak Mengakui Rezim Maduro sebagai Pemerintah Sah Venezuela

AS: Kami Tak Mengakui Rezim Maduro sebagai Pemerintah Sah Venezuela

Internasional
Kapolda Sumsel: Otak Pembunuhan IA Mudah-mudahan Tertangkap Hidup

Kapolda Sumsel: Otak Pembunuhan IA Mudah-mudahan Tertangkap Hidup

Regional
Pemilik Nama Mirip Presiden dan Wapres Bisa Makan Gratis di Sini

Pemilik Nama Mirip Presiden dan Wapres Bisa Makan Gratis di Sini

Megapolitan
6 Fakta Pembunuhan IA yang Dibakar di Ogan Ilir, Pelaku Pesta Sabu Sebelum Eksekusi hingga Dipicu Masalah Utang

6 Fakta Pembunuhan IA yang Dibakar di Ogan Ilir, Pelaku Pesta Sabu Sebelum Eksekusi hingga Dipicu Masalah Utang

Regional
Bertemu Pengusaha Beras, Jokowi Minta Masukan

Bertemu Pengusaha Beras, Jokowi Minta Masukan

Nasional

Close Ads X